Pondok Ramadhan di Kediri Bakal Dilakukan Secara PTM

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Dinas Pendidikan Kota Kediri akan melakukan uji coba pendidikan secara tatap muka dalam kegiatan Pondok Ramadhan 2021. SP/PEMKAB KEDIRI
Dinas Pendidikan Kota Kediri akan melakukan uji coba pendidikan secara tatap muka dalam kegiatan Pondok Ramadhan 2021. SP/PEMKAB KEDIRI

i

SURABAYAPAGI, Kediri - Menteri Pendidikan Nadiem Anwar Makarim telah membolehkan kegiatan belajar mengajar tatap muka bagi daerah yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19 pada tenaga pendidikan. Maka dari itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto mengemukakan, akan melakukan uji coba pendidikan secara tatap muka dalam kegiatan Pondok Ramadhan 2021 yang dilakukan di lingkungan sekolah.

Siswanto menuturkan vaksinasi untuk tenaga pendidikan di Kediri sudah dilakukan. Namun, semua juga harus mendapatkan izin dari ketua satgas penanganan Covid-19 di daerah termasuk di Kota Kediri.

"Ada sekitar 4 ribu orang tenaga pendidik divaksinasi Covid-19. Untuk itu, kami akan uji coba dengan rencana pondok Ramadhan ini, tanggal 15-16 April 2021," kata Siswanto di Kediri. Rabu (15/4).

Nantinya kegiatan pondok Ramadhan ini  hanya dilaksanakan di dua sekolah per kecamatan. Sekolah itu baik tingkat sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Kediri baik negeri dan swasta.

Selama pondok Ramadhan tersebut, anak-anak masuk maksimal tiga jam. Mereka mulai masuk jam 07.30 hingga tiga jam kemudian pulang.Misalnya untuk SMP, mereka pun dibagi antara kelas satu (kelas tujuh) dan dua (kelas delapan).

Karena saat ini kelas tiga (kelas sembilan) sudah ujian, sehingga pondok Ramadhan hanya diikuti kelas satu dan dua, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat. "Nantinya dibagi per shift, jadi misalnya Senin, kelas tujuh itu shift satu dan dua, Selasa kelas delapan. Begitu seterusnya. Anak-anak istirahat, tapi tidak boleh keluar dari kelas," kata dia.

Untuk kegiatan pondok Ramadhan, pihaknya masih uji coba dua hari tersebut yakni 15-16 April 2021. Nantinya pada 17 April 2021 baru dievaluasi, apakah kegiatan belajar mengajar terus bisa dilakukan tatap muka atau daring sepenuhnya.

Jika baik, pekan depan kegiatan belajar mengajar tetap muka bisa diselenggarakan. Ia juga menegaskan, di sekolah untuk penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan secara optimal.

Para guru juga sudah laporan bahwa di sekolah mereka sudah siap menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar tatap muka."Persiapan oke, dengan prokes (protokol kesehatan) dan itu tidak ada masalah. Semua guru juga sudah divaksin (vaksinasi Covid-19). Tapi ini tetap kami konsultasikan dulu ke Pak Wali Kota sebagai ketua satgas penanganan Covid-19," kata dia.

Ia juga mengakui selama ini banyak orang tua mempertanyakan kapan kegiatan belajar mengajar tatap muka akan diselenggarakan, namun karena saat ini masih pandemi Covid-19, kegiatan masih dilakukan secara daring.

"Yang banyak mengeluh orang tua. Kalau guru mau tidak mau harus mengikuti tuntutan (sekolah daring termasuk membuat RPP daring). Yang penting semua sehat," kata dia.re/na

Berita Terbaru

Miris, Pelaku Pencurian Diesel di 53 TKP di Lamongan Bawa Anak dan Istri Saat Melakukan Aksinya

Miris, Pelaku Pencurian Diesel di 53 TKP di Lamongan Bawa Anak dan Istri Saat Melakukan Aksinya

Selasa, 19 Mei 2026 17:12 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 17:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Miris sekali dengan apa yang dilakukan oleh RM, salah seorang pelaku pencurian spesialis mesin diesel di 53 Tempat Kejadian…

Setelah Resmi Beroperasi, KDKMP Kini Menjadi Pilihan Warga Lamongan Berbelanja Penuhi Kebutuhan

Setelah Resmi Beroperasi, KDKMP Kini Menjadi Pilihan Warga Lamongan Berbelanja Penuhi Kebutuhan

Selasa, 19 Mei 2026 17:10 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 17:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sejak resmi operasional empat hari ini,  Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lamongan mulai menunjukkan hasil …

TP PKK Kota Mojokerto Diajak Kembangkan Ekonomi Kreatif Lewat Membatik

TP PKK Kota Mojokerto Diajak Kembangkan Ekonomi Kreatif Lewat Membatik

Selasa, 19 Mei 2026 17:05 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Membatik tidak lagi sekadar menjadi cara melestarikan budaya. Di Kota Mojokerto, batik juga didorong menjadi peluang ekonomi…

Mojo Indah jadi Ekosistem Inovasi, Kota Mojokerto Kini Miliki 276 Inovasi Daerah

Mojo Indah jadi Ekosistem Inovasi, Kota Mojokerto Kini Miliki 276 Inovasi Daerah

Selasa, 19 Mei 2026 17:04 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Penganugerahan Lomba Mojo Indah Tahun 2026 dan Evaluasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2025 …

Jelang SPMB 2026, Pemkot Mojokerto Perkuat Pemahaman Teknis Sekolah

Jelang SPMB 2026, Pemkot Mojokerto Perkuat Pemahaman Teknis Sekolah

Selasa, 19 Mei 2026 17:02 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 17:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar sosialisasi pedoman teknis pelaksanaan Sistem…

Taman Wisata Genilangit Suguhkan Spot Instagramable ala Sakura Jepang di Magetan

Taman Wisata Genilangit Suguhkan Spot Instagramable ala Sakura Jepang di Magetan

Selasa, 19 Mei 2026 15:23 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Kabupaten Magetan ternyata memiliki tempat wisata ala Negeri Sakura, Jepang yang instagramable bernama Genilangit, yang berlokasi…