Warga Muntah Darah Usai Divaksin di Pamekasan Ternyata Bukan KIPI

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Pamekasan, dr Achmad Marsuki . SP/KMDR
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Pamekasan, dr Achmad Marsuki . SP/KMDR

i

SURABAYAPAGI, Pamekasan - Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan memastikan seorang warga yang dilaporkan muntah darah usai menjalani suntik vaksin Covid-19 bukan karena kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI), namun akibat penyakit lain.

Hal tersebut diungkap langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Pamekasan, dr Achmad Marsuki .

"Itu bukan karena KIPI, namun karena kejadian lain yang waktunya memang hampir bersamaan," kata Marzuki, saat menjelaskan hasil diagnosa tim medis dari Dinkes Pamekasan terhadap warga yang mengalami muntah darah pascavaksinasi Covid-19, kemarin.

Saat ini, kata Marsuki, kondisi warga tersebut sudah membaik dan telah mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, Pamekasan.

Warga yang mengalami muntah darah setelah mengikuti vaksinasi Covid-19 itu bernama Mario Tri Atnarto, asal Dusun Tengah, Desa Potoan Laok, Kecamatan Palengaan, Pamekasan.

Mario yang merupakan tenaga honorer di Dinas Pertanian Kabupaten Pamekasan mengikuti vaksinasi Covid-19 bersama teman sekantor di Puskesmas Pademawu.

Pegawai dengan nomor tiket P-GRIR2MSI ini menerima suntikan pertama vaksin Coronavac pada 24 Maret 2021 di Pademawu-13370301. Kemudian vaksinasi kedua dilakukan pada 7 April 2021.

Ketika masih di tempat vaksinasi, Mario tidak merasakan gejala apa pun Pegawai dengan nomor tiket P-GRIR2MSI ini menerima suntikan vaksin Covid-19. Hanya saja, Mario kembali ke rumahnya, dia mengalami mual, lalu muntah darah.

Pihak keluarga Mario Atnarto menduga kuat akibat vaksinasi Covid-19 karena yang bersangkutan tidak memiliki riwayat penyakit apa pun. Karena semakin parah, Mario dirujuk ke Puskesmas Larangan Badung, terdekat dari rumahnya.Setibanya di puskesmas, dia diinfus oleh petugas medis karena kondisi tubuhnya lemah.

Namun, infus tidak langsung bisa terpasang dengan baik karena pasien diduga mengalami pembekuan darah. Infus baru berhasil terpasang pada percobaan keempat.

Hasil pemeriksaan laboratorium oleh petugas medis menyebutkan bahwa Mario Atnarto ternyata menderita infeksi paru-paru dan kondisi itu sudah terjadi sebelum vaksinasi pertama.

"Jadi, yang dialami Mario itu bukan karena KIPI, tapi karena penyakit lain yang menyertainya," kata Marzuki

Kasus muntah darah pascavaksinasi sebagaimana terjadi pada tenaga horoner di Dinas Pertanian Pamekasan ini merupakan kali pertama sejak vaksinasi Covid-19 digelar di Kabupaten Pamekasan.tr/na

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Dapat Apresiasi Kementan RI, Proyek UPLAND Bawang Merah Jadi Percontohan Nasional

Bupati Sumenep Dapat Apresiasi Kementan RI, Proyek UPLAND Bawang Merah Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 15:49 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menerima apresiasi dari Kementerian Pertanian RI atas keberhasilan pelaksanaan Proyek UPLAND…

RUPSLB Tetapkan Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama PLN

RUPSLB Tetapkan Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama PLN

Kamis, 15 Okt 2026 15:46 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:46 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT PLN (Persero) menetapkan Suroso Isnandar sebagai Direktur Utama PLN, menggantikan D…

Pemkab Jombang Bidik Sendang Made Jadi Cagar Peringkat Kabupaten 2026

Pemkab Jombang Bidik Sendang Made Jadi Cagar Peringkat Kabupaten 2026

Kamis, 15 Okt 2026 15:40 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menargetkan penetapan Situs Sendang Made di Desa Made, Kecamatan Kudu, sebagai cagar budaya…

Kontrak Puluhan P3K Paruh Waktu Ponorogo Tidak Diperpanjang, Pemkab Ungkap Penyebabnya

Kontrak Puluhan P3K Paruh Waktu Ponorogo Tidak Diperpanjang, Pemkab Ungkap Penyebabnya

Kamis, 15 Okt 2026 15:34 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Sebanyak 1.779 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu (PW) di Kabupaten Ponorogo menjalani perpanjangan…

Klaim Hemat Rp 464 Juta per Bulan, Pemkab Lumajang Perpanjang WFH ASN

Klaim Hemat Rp 464 Juta per Bulan, Pemkab Lumajang Perpanjang WFH ASN

Kamis, 15 Okt 2026 15:16 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti kebijakan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi…

Bidik Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Glow in the Dark

Bidik Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Glow in the Dark

Kamis, 15 Okt 2026 15:04 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Untuk pertama kalinya dalam 14 tahun penyelenggaraan, pagelaran tari kolosal Gandrung Sewu 2026 di Banyuwangi, akan menghadirkan…