Sulap Barang Bekas Jadi Kerajinan Tangan Bernilai Ratusan Juta

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Eni Aryani dengan produk wastraloka. SP/ YGK
Eni Aryani dengan produk wastraloka. SP/ YGK

i

SURABAYAPAGI.com, Yogyakarta - Eni Aryani dengan keterampilannya mampu menyulap sampah kaleng dan kayu bekas yang tak berguna menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual timggi dan unik. Karyanya memiliki ciri khas tersendiri pada motif dan desainnya yang membedakan dari produk kerajinan lain pada umumnya.

Awalnya Eni memulai bisnis hanya menggunakan modal sebesar Rp 5 juta. Sebagian besar hanya digunakan untuk membeli bahan baku berupa cat akrilik dan barang bekas. Meski hanya berasal dari kaleng dan kayu bekas, barang hiasan kerajianan tangan buatan Eni ternyata di jual cukup mahal yaitu ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Semakin hari, produk wastraloka semakin banyak di kenal orang, apalagi setelah setahun menjalankan bisnis ini atau tepat nya tahun 2015, Eni mulai mendapatkan tawaran untuk mengikuti ajang pameran kerajian tangan terbesar di Indonesia, inacraft. Eni telah berhasil membuat lebih dari 20 macam produk misalnya, kaleng krupuk, tenong, guci tempel, vas bunga, ceret angkringan, dan barang-barang keperluan rumah lain nya.

Salah satu produk wastraloka milik Eni. SP/ YGK

”Tahun 2015 tiba-tiba ada tawaran untuk ikut inacraft. Nah untuk modal inacraft itu pas kebetulan uang saya dari asuransi cair. Jadi bisa di gunakan untuk modal ke inacraft. Kan modal untuk pameran inacraft secara mandiri tidak sedikit, sekitar belasan juta itu pas saya di ajak pas ada permintaan produk dari costumer” tutur Eni, dikutip Rabu (21/4/2021).

Sementara untuk lokasi bisnis wastraloka, Eni memiliki tempat workhshop kerajinan tangan di Yogyakarta. Dan untuk pemasarannya wastraloka memiliki galeri pemasaran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Untuk pembelinya sendiri tidak hanya dari kalangan perorangan atau individu, tetapi juga dari kalangan korporasi besar seperti restoran dan hotel. Bahkan sampai di ekspor ke Jepang dan Australia.

Saat ini, Eni mampu meraup omzet hingga puluhan juta bahkan ratusan juta rupiah. Ia berhasil menyulap sampah seperti kaleng dan kayu bekas menjadi barang hiasan yang bernilai jual. Diantaranya yaitu guci stempel, kaleng krupuk, vas bunga, tenong, ceret angkringan, tempat kue, ember, pensil, siraman bunga, dan barang-barang keperluan rumah tangga lainnya.

Dalam proses produksinya, Eni dibantu oleh 8 orang pegawai. Namun jika orderan sedang banyak-banyaknya Eni juga mempekerjakan 5 freelancer. Untuk pengerajin kalengnya ada 3 orang dan dibantu 2 orang freelance. Sementara pelukisnya ada 5 orang dan dibantu 2 orang freelance. Dsy9

Berita Terbaru

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang — Jajaran Polsek Pasirian bergerak cepat mengevakuasi seekor buaya liar berukuran dua meter dari area rawa di Dusun Kaliwelang, Desa Go…

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…