Durasi Tidur yang Kurang dan Berlebihan Berisiko Demensia dan Kematian

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Durasi Tidur Pengaruhi Risiko Demensia dan Kematian Dini. SP/ SBY
Durasi Tidur Pengaruhi Risiko Demensia dan Kematian Dini. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pada dasarnya, kurang tidur maupun tidur terlalu lama tidak baik untuk tubuh, ada sejumlah masalah kesehatan yang dapat terjadi jika sering tidur berlebihan, seperti diabetes, obesitas, sakit kepala, nyeri punggung, depresi, dan penyakit jantung.

Dilansir Newsweek, penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Universitas Kyushu, Jepang, berhasil menemukan hubungan antara durasi tidur dengan risiko terjadinya demensia serta kematian dini.

Dari penelitian tersebut, risiko demensia dan kematian dini secara signifikan lebih besar pada mereka yang tidur kurang dari 5 jam atau lebih dari 10 jam. Berbeda dengan mereka yang tidur antara 5 hingga 6,9 jam. Tak hanya itu. Peserta yang menggunakan pil tidur, terlepas dari berapa lama mereka tidur, memiliki risiko kematian atau demensia yang lebih tinggi daripada mereka yang tidur antara 5 hingga 6,9 jam.

Selain itu, sekitar 30 persennya lebih mungkin mengembangkan demensia di usia tua. Ini terlepas dari apakah mereka memiliki faktor risiko lain seperti kondisi jantung, pola makan yang buruk, kesehatan mental yang buruk, atau kebiasaan merokok.

Meski studi ini tidak secara langsung membuktikan bahwa kurang tidur memicu demensia, namun menurut peneliti, studi ini menambah bukti bahwa kurang tidur secara terus-menerus bisa menjadi faktor penyebab gangguan otak.

“Satu teori untuk memperkuat argumentasi itu adalah bahwa racun dan protein yang menumpuk di otak dikeluarkan saat tidur, saat cairan bening yang disebut cairan serebrospinal bergerak melalui otak. Jadi ketika kurang tidur, maka akan terjadi penumpukan racun dalam otak,” kata peneliti, dikutip Kamis (22/4/2021).

Penelitian tersebut juga memperkuat studi dalam European Heart Journal yang menyoroti pentingnya tidur. Studi tersebut menemukan bahwa gangguan tidur yang parah hampir dapat menggandakan risiko wanita meninggal karena penyakit jantung. Risiko pada pria meningkat sekitar seperempat jika mereka secara teratur kurang tidur.

Demensia sendiri telah mempengaruhi sekitar satu dari 14 orang berusia di atas 65, dan sekitar satu dari enam orang di atas 80.

Risiko demensia bisa lebih rendah pada orang yang aktif secara fisik. Lebih lanjut, mereka menyimpulkan bahwa manfaat dari aktivitas fisik untuk tidur malam adalah membuatnya lebih nyenyak.

Sementara itu, dampak dari kurang tidur antara lain membuat seseorang rentan kecelakaan, lebih mudah emosi, dan sulit konsentrasi. Jika mengalami kurang tidur dalam jangka panjang, efeknya akan lebih buruk mulai dari obesitas, diabetes, bahkan kematian. Dsy2

Berita Terbaru

Kawanan Nadiem, Dihukum Lebih Berat

Kawanan Nadiem, Dihukum Lebih Berat

Selasa, 01 Sep 2026 07:02 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 07:02 WIB

SURABAYAPAGI.com – Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta memperberat hukuman terdakwa kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (…

PRABOWO, PUJI GUS KIKIN DAN KH MIFTACHUL AKHYAR

PRABOWO, PUJI GUS KIKIN DAN KH MIFTACHUL AKHYAR

Selasa, 01 Sep 2026 06:59 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 06:59 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kini, Muktamar ke-35 NU telah memilih Ketua Umum PBNU yang baru. KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin terpilih menjadi Ketum PBNU periode 2…

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Rp88,7 Miliar Berputar, Rp10,5 Miliar Belum Kembali: Kesaksian Korban Ungkap Investasi Buah Impor di Surabaya

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

Senin, 31 Agu 2026 21:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Persidangan perkara dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi perdagangan buah impor yang menjerat Dimas Helmi Achmad …

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Kejar PAD di Tengah Tekanan Fiskal, DPRD Madiun: Jangan Bebani Masyarakat

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – DPRD Kabupaten Madiun meminta Pemkab Madiun tidak menjadikan masyarakat sebagai tumpuan utama untuk mendongkrak Pendapatan Asli D…

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Waduh!! Motor Penonton Konser Jos Jis Fest Hilang, Polres Ponorogo Turun Tangan

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

Senin, 31 Agu 2026 20:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Seorang warga Kabupaten Ponorogo melaporkan kehilangan sepeda motor setelah menghadiri konser JOSJIS Fest 2026 di Stadion Batoro…

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Diduga Kurang Konsentrasi, Truk Mitsubishi Tabrak Yembok Sekolahan di Blitar

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

Senin, 31 Agu 2026 18:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Warga sekitar Sekolahan SDN Malirsn 3 Kecamatan Ponggok Kab.Blitar di kejutkan suara benturan keras dari depan SDN Maliran, setelah…