Tingkatkan Mutu Pendidikan, Kepsek SMPN 3 Sapeken Sumenep Ikut Tes PSP

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
H. Ibnu Ma'rup, S.Pd, M.Si, Kepsek SMPN 3 Sapeken kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman
H. Ibnu Ma'rup, S.Pd, M.Si, Kepsek SMPN 3 Sapeken kab. Sumenep. SP/Ainur Rahman

i

SURABAYA PAGI, Sumenep -  Kepala Sekolah SMPN 3 Sapeken, Kabupaten Sumenep, H. Ibnu Ma'rup, S. Pd. M. Si, mengaku sangat apresiatif terkait Program Sekolah Penggerak (PSP) yang digagas oleh Kemendikbud untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

Menurutnya, Program Sekolah Penggerak (PSP) itu berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dan mencakup secara kompetensi (literasi dan numerasi) terutama pembentukan karakter. “Tentu saja hal semacam itu diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru),” katanya kepada surabaya pagi, Kamis (22/04).

Selain itu Ibnu Ma'rup mengatakan, bahwa Program Sekolah Penggerak (PSP) merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. PSP akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. “Makanya hal seperti itu banyak diikuti oleh lembaga pendidikan,” ucapnya.

Oleh karenanya sambung Ibnu , program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi PSP, untuk Kabupaten Sumenep kurang lebih ada 22 kepala sekolah yg mengikuti tes PSP tersebut. 

"Nanti bagi kepala sekolah yang dinyatakan lulus , sekolahnya bisa diperhatikan oleh pusat bukan hanya kepala sekolahnya saja. Nanti sekolahnya pun dibantu oleh pusat apa yang harus dibenahi mulai dari fisik maupun pengadaan sekolah yang dibutuhkan," ucapnya penuh harap.

Kata Ibnu, salah satu dari anggota yang mengikuti tes PSP, tujuannya tak ada lain hanya agar sekolah yang pimpin ada perubahan, dan kemajuan terutama dalam pembangunan sarana dan prasarana sekolah.

Dikatakan Ibnu, mengikuti tes secara daring sebenarnya menjadi kendala karena dikepulauan itu terkendala dengan jaringan, namun tidak dijadikan kendala didalam memperjuangkan sekolah. “Hanya saja jika nanti saya lulus saya bisa mengajukan ke pusat untuk pengadaan alat komunikasi yg bisa tembus ke udara jadi pusat jg bisa memperhatikan sekolah kami,” tegasnya.

Keberadaan PSP ini dinilai sangat bagus karena melibatkan semua kalangan di berbagai organisasi, mulai dari orang tua, tokoh masyarakat dan adat, organisasi, cendekiawan, relawan, dan pemangku kepentingan lainnya. “Untuk mewujudkan pendidikan terbaik bagi seluruh murid di Indonesia secara umum,” kilahnya.

Bahkan sambung dia, semua pemangku kepentingan bersama Kemendikbud perlu berkomitmen untuk bergotong royong menciptakan inovasi-inovasi pembelajaran.”Inovasi-inovasi ini harus relevan dan berdampak baik untuk mencapai tujuan utama kita semua, yaitu peningkatan kualitas belajar murid,” urainya.

"Untuk menjadi guru penggerak, guru harus mengikuti proses seleksi dan pendidikan selama 9 bulan. Selama proses pendidikan, calon guru penggerak akan didukung oleh Instruktur, fasilitator, dan pendamping yang profesional," pungkasnya. ar

Berita Terbaru

Tanam 10.000 Mangrove di Randuboto, Pemkab Gresik dan PT Smelting Bidik Pesisir Tahan Abrasi hingga Ekonomi Warga

Tanam 10.000 Mangrove di Randuboto, Pemkab Gresik dan PT Smelting Bidik Pesisir Tahan Abrasi hingga Ekonomi Warga

Selasa, 11 Agu 2026 22:35 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 22:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Upaya memperkuat perlindungan kawasan pesisir Kabupaten Gresik terus dilakukan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama PT S…

Curanmor di Sawah Balongpanggang Terungkap, Polisi Dalami Dugaan Aksi Tersangka di 4 Lokasi

Curanmor di Sawah Balongpanggang Terungkap, Polisi Dalami Dugaan Aksi Tersangka di 4 Lokasi

Selasa, 11 Agu 2026 22:33 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 22:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, berhasil digagalkan setelah k…

Demokrat Gaungkan Gerakan Bersih Lingkungan, Benderanya Justru Masih Bertebaran di Ruang Publik

Demokrat Gaungkan Gerakan Bersih Lingkungan, Benderanya Justru Masih Bertebaran di Ruang Publik

Selasa, 11 Agu 2026 21:24 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 21:24 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Semangat menjaga kebersihan lingkungan yang digaungkan Partai Demokrat Kota Madiun melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri ternyata b…

Sidang Praperadilan, Agendakan Keterangan Saksi dan Penyerahan Bukti

Sidang Praperadilan, Agendakan Keterangan Saksi dan Penyerahan Bukti

Selasa, 11 Agu 2026 18:50 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 18:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sidang praperadilan kasus dugaan salah tahan Pimpinan Redaksi (Pimred) Surabaya Pagi masih berlanjut. Hari ini, sidang b…

Tahapan Musda Demokrat Jatim, Kandidat Ketua DPD Segera Dijaring

Tahapan Musda Demokrat Jatim, Kandidat Ketua DPD Segera Dijaring

Selasa, 11 Agu 2026 18:45 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 18:45 WIB

SURABAYAPAGI.com — Panitia Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Timur mulai menggelar berbagai tahapan persiapan menuju forum pemilihan Ketua DPD P…

Dari Sampah Menjadi Makanan Bergizi, Inovasi Posyandu Uteran Dapat Apresiasi Bupati 

Dari Sampah Menjadi Makanan Bergizi, Inovasi Posyandu Uteran Dapat Apresiasi Bupati 

Selasa, 11 Agu 2026 18:44 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 18:44 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi inovasi Posyandu Kartini Desa Uteran, Kecamatan Geger, yang mengajak masyarakat m…