Peduli Pandemi Covid-19, Cetuskan Gerakan Rumah Makan Gratis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rumah Makan Gratis atau RMG di Jalan Anjasmoro Kecamatan Kepanjenkidul yang menyediakan makanan gratis. SP/ BLT
Rumah Makan Gratis atau RMG di Jalan Anjasmoro Kecamatan Kepanjenkidul yang menyediakan makanan gratis. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak memandang status sosial ditambah wabah pandemi Covid-19 yang sedang melanda ini, membuat Didin Andriani yang merupakan Pengagas Rumah Makan Gratis (RMG) yang bermarkas di Jalan Anjasmara, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul ini mendirikan RMG tersebut sebagai gerakan sosial yang sedang tren di Blitar. Memiliki misi membantu sesama yang membutuhkan.

Di tambah kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, keadaan ekonomi mereka sudah tak berdaya. Penghasilannya turun drastis. "Saat itu saya pernah tanya-tanya tukang becak sudah dapat penumpang belum, bapaknya jawab belum. Di situ saya merasa sedih. Saya tanya juga belum makan dari pagi hingga siang," tuturnya, Minggu (25/4/2021).

Berawal dari hobinya naik gunung, jiwa sosialnya semakin kental, terutama di bidang lingkungan serta alam. Hingga kini dia memiliki komunitas yang bernama Sahabat Alam. Ide mulia tersebut lantas diutarakan kepada beberapa teman komunitasnya.

Hasilnya, banyak yang menanggapinya secara positif. "Di situ saya tekankan bahwa kegiatam ini sifatnya sosial. Semua materi yang kami donasikan diniatkan sedekah. Baik itu berupa uang maupun bahan-bahan sembako," terangnya.

Dari situlah, sejumlah donasi terkumpul. Bukan hanya sekedar materi uang tetapi juga ada dalam bentuk sembako. "Donasi ini berasal dari teman-teman relawan. Mereka sangat support. Tak hanya berasal dari anggota komunitas kami saja, melainkan juga banyak dari kelompok lainnya," jelasnya, yang mengaku hingga kini sedikitnya sudah ada 30 relawan.

Selain itu, RMG memang sudah lama menjadi cita-citanya. Ide tersebut ketika dirinya melihat kondisi sekitar terutama mereka, kaum lemah secara ekonomi. Mulai dari tukang becak, tunawisma, pemulung, bahkan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Didin mengaku, rumah makan gratis ini bukanlah kelompok atau golongan tertentu. Juga bukan naungan dari kelompok ormas maupun parpol. "Ini murni sosial kemanusiaan. Semua yang terlibat adalah relawan," tegasnya.

Dirinya tidak membatasi siapa yang ingin bergabung atau menyumbangkan materinya. "Siapa pun boleh makan, siapa pun boleh sedekah di sini," ujarnya.

Kebanyakan mereka yang makan di rumah makan gratis adalah abang tukang becak. Setiap pagi mereka rutin datang untuk makan. Ada juga tunawisma dan pemulung.

Sedikitnya dalam sehari, Didin menghabiskan beras rata-rata 8-10 kilogram (km). Sementara sayurnya, kebanyakan berasal dari donatur. "Jika sebelum jam tutup sayuran maupun lauk sudah habis, paling tidak kami harus siap nasi pecel," ungkapnya.

Dia berharap, rumah makan gratis tersebut bisa terus berlanjut dan istikamah. Semoga makin banyak yang terbantu dan terdorong untuk bersedekah. "Semoga bisa istikamah," harapnya. Dsy3

Berita Terbaru

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

PT PAL Indonesia Percepat Produksi LPD, Menko AHY : Bukti Transformasi Industri Maritim

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — PT PAL Indonesia berhasil mempercepat produksi Landing Platform Dock (LPD). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan K…

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Jejak Kontroversial Jayadi: Dari Dukun Sunat, Politisi, hingga Jadi Tersangka Pencabulan Santri di Ponorogo

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 15:08 WIB

  SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kasus dugaan kekerasan asusila yang menjerat Jayadi (55), pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzul Qur'an Raden Wijaya di …

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

KAI Daop 7 Madiun Sosialisasikan Keselamatan dan Keamanan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tepat tanggal 20 Mei 2026 merupakan Hari Kebangkitan Nasional, menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk merefleksikan semangat…

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Serapan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global, Jatim Lepas 3.600 Lulusan SMK dan LKP ke Luar Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:46 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti melepas 3.600 lulusan Sekolah Me…

Fenomena Olahraga Lari Kian Marak, RunXperience 2026 Targetkan Ribuan Peserta

Fenomena Olahraga Lari Kian Marak, RunXperience 2026 Targetkan Ribuan Peserta

Kamis, 21 Mei 2026 12:39 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tren olahraga lari di Indonesia terus menunjukkan peningkatan dan berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Sejumlah k…

Direktur Perumda BPR Kota Blitar Diduga Korupsi Penyaluran Kredit Perumda BPR, Kini di Tahan

Direktur Perumda BPR Kota Blitar Diduga Korupsi Penyaluran Kredit Perumda BPR, Kini di Tahan

Kamis, 21 Mei 2026 12:24 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Blitar akhirnya menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor)…