Mantan Satpam yang Eksis Berbisnis Tenun Ikat Woro Putri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cipto yang tengah mengerjakan pesanan kain tenun. SP/ KDR
Cipto yang tengah mengerjakan pesanan kain tenun. SP/ KDR

i

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Usaha tenun ikat Woro Putri yang dirintis Cipto sejak tahun 2014 silam itu, terus  berkembang. Bahkan, usaha tersebut terus menunjukkan geliatnya dan sama sekali tidak terpengaruh kondisi pailit ekonomi global lantaran pandemi covid -19. Dalam sehari, Cipto Roso mengaku bisa memproduksi 5 kain tenun ikat sekaligus.

Berawal dari hanya sekedar belajar karena keinginan tahuan cara membuat kain tenun ikat, seorang pria yang berprofesi sebagai satuan pengamanan (satpam) di Kediri, sukses membuka usaha sebagai pengrajin kain tenun ikat.

Menurutnya, ia lebih suka menjual kain produksinya ke luar Pulau Jawa. Karena harga pasar disana dinilainya sangat bagus ketimbang di Kediri. Setelah setahun berjalan, Cipto Roso tidak mengira jika minat konsumen terhadap kain tenun ikat hasil produksinya tersebut sangat tinggi. Karena ramainya pesanan,ia kemudian memutuskan untuk membeli 3 unit mesin tradisonal tenun ikat.

Selain melayani pembelian masyarakat umum yang datang ke rumah, Cipto Roso juga melayani pesanan dalam jumlah banyak ke intansi Pemerintahan, bank dan rumah sakit. Kain tenun ikat merk Woro Putri produknya memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh produk lainya.  Motif khasnya terdapat gambar hewan.

Harga tenun ikat yang dijualnya bervariasi, antara Rp 175-180 ribu per potong. Meski sekarang  masih fase pandemi covid -19,  Cipto Roso mengaku tidak membawa dampak atau  pengaruh apa pun terhadap penjualan produknya.

“Justru pesanan tambah banyak mas, kalau disini saya tidak menyimpan bahan semuanya habis dipakai. Bahan untuk membuat kain tenun ikat, saya beli langsung ke jalan KH Mansyur Surabaya. Bahanya kan ini import mas dari Hindia,” tukasnya, Minggu (25/4/2021).

Disamping itu dalam memasarkan produknya ke Intansi Pemerintahan, ia juga dibantu oleh adiknya yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN)  dilingkup Pemkot Kediri. Pesanan paling banyak yang pernah ia produksi  sebanyak 100 potong kain. Pesanan itu ia Terima dari Rumah Sakit Syaifull Anwar Malang. Proses pengerjaanya waktu itu memakan waktu kurang lebih 3 bulan.

Pria yang berprofesi sebagai satpam selama 7 tahun ini kembali bercerita  jika selama pandemi ia juga pernah memasok  kain tenun ikat yang diperuntukan sebagai bahan pembuatan masker. Pengadaan kain itu ia jual langsung ke desperindag sebanyak 3 kali. Dalam memasarkan produknya, Cipto lebih fokus ke penjuLan offline selama ini.

“Kalau online itu biasanya, ada  free lance yang ikut membantu menjualkan. Jika ada pesanan dia datang kesini untuk ambil barang,” ujar dia. Dsy10

 

Berita Terbaru

Harga Cabai di Magetan Naik Tembus Rp72 Ribu per Kilogram saat Kemarau Panjang

Harga Cabai di Magetan Naik Tembus Rp72 Ribu per Kilogram saat Kemarau Panjang

Kamis, 10 Sep 2026 14:00 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI,com, Magetan - Musim kemarau panjang, sejumlah harga cabai di Pasar Sayur Magetan kembali naik karena pasokan cabai ke pasar berkurang. Padahal,…

Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan

Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan

Kamis, 10 Sep 2026 13:45 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berkah teriknya matahari di musim kemarau panjang menjadikan proses pengeringan batu bata lebih cepat yang disertai peningkatan…

Embung dan Kanal Mengering, Musim Kemarau Susutkan 27 Sumber Air di Magetan

Embung dan Kanal Mengering, Musim Kemarau Susutkan 27 Sumber Air di Magetan

Kamis, 10 Sep 2026 13:37 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan mencatat sedikitnya 27 sumber air, mulai telaga, waduk, bendungan hingga…

Masifkan Gerakan Pangan Murah, Pemkot Surabaya Gandeng KKMP-Poktan

Masifkan Gerakan Pangan Murah, Pemkot Surabaya Gandeng KKMP-Poktan

Kamis, 10 Sep 2026 13:12 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menggalakkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menggandeng berbagai pihak mulai dari…

Perkuat SDM ASN, Pemkot Madiun Gencarkan Kelompok Belajar Bahasa Inggris

Perkuat SDM ASN, Pemkot Madiun Gencarkan Kelompok Belajar Bahasa Inggris

Kamis, 10 Sep 2026 13:05 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya mendukung visi Madiun Mendunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN)…

Anggarkan Rp10 Miliar, Pemkab Trenggalek Segera Perbaiki Jalan Rusak Krandekan-Gandusari

Anggarkan Rp10 Miliar, Pemkab Trenggalek Segera Perbaiki Jalan Rusak Krandekan-Gandusari

Kamis, 10 Sep 2026 13:00 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya dalam memperbaiki akses transportasi dan mendukung mobilitas masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek,…