Pamit Cari Rumput, Pemuda di Blitar Ditemukan Tewas di Ladang Jagung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lokasi tempat warga menemukan jasad korban. SP/Hadi Lestariono
Lokasi tempat warga menemukan jasad korban. SP/Hadi Lestariono

i

SURABAYAPAGI.COM, Blitar -  Hengki Setiawan (25) ditemukan tidak bernyawa di ladang jagung, Sabtu (24/4) malam. Pemuda asal desa Panggungrejo Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar ini ditemukan tewas  setelah warga desa dan keluarganya mencari korban pada Sabtu (24/4) malam. 

Kejadian itu berawal ketika  pria lajang ini pada Sabtu (24/4) siang  berangkat ke ladang jagung untuk mencari rumput guna pakan lembunya yang tak jauh dari rumahnya.

Namun hingga jelang berbuka korban tak kunjung pulang, karena kekhawatiran pihak keluarga mencari korban, apalagi kondisi korban masih sakit usai diseruduk sapi miliknya beberapa hari yang lalu.

Pencarian korban dibantu warga tak menemui titik terang meski mencari di sekitar perkampungan. Karena khawatir pencarian korban tetap dilanjutkan, namun kali ini pencarian difokuskan di ladang jadung tempat terakhir kali korban diketahui.

Benar saja, tak lama warga mencari, tubuh korban ditermukan dengan  posisi tergeletak diantara tanaman jagung agak di tengah ladang, dan saat diperiksa ternyata korban sudah tidak bernyawa.

Atashal itu warga kemudian malpor ke perangkat Desa Panggungrejo dan diteruskan ke Polsek Panggungrejo.

Kapolsek Panggungrejo AKP Rusmin melalui Kasubag Humas Polres Blitar membenarkan peristiwa penemuan korban atas laporan perangkat desa dan masyarakat setempat.

"Betul korban di temukan warga di Kebun jagung  jaraknya kurang lebih 25 meter dari rumah korban dalam keadaan meninggal dunia dan sudah ditangani Polsek Panggungrejo dan Reserse Kriminal (Tim Inafis)," kata AKP Imam Subechi se ijin Kapolres Blitar AKBP.Leonard M Sinambela.

Masih menurut mantan Kapolsek Sutojayan ini, dari keterangan dari paman korban, korban sebelumnya sekitar 3 hari lalu (Kamis 22/4) sore sempat diseruduk sapinya saat sedang memberi makan lembunya di kandang, sehingga korban terlempar dan membentur tiang kandang yang terbuat dari beton, tepat mengenai kepala bagian belakang dan sempat pingsan karena benturan tiang beton, selain itu pipi korban juga mengalami luka akibat kejadian tersebut.

"Oleh pihak keluarga Korban sempat dibawa ke fasilitas kesehatan di Puskesmas setempat, rupanya korban tidak mau dirawat dan meminta pulang," AKP Imam Subechi menambahkan.

Atas kejadian ditemukannya korban tewas di ladang jagung, setelah dilakukan pemeriksaan kondisi luar oleh dokter jaga Puskesmas dengan disaksikan perangkat desa bersama pihak keluarga, dan tidak ada tanda tanda kekerasan, maka pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan tidak berkenan untuk dilakukan autopsi, dari pihak keluarga membuat surat pernyataan yang diketahui Kepala Desa Panggungrejo dan saksi dari keluarga.

"Karena pihak keluarga korban tidak menghendaki untuk di otopsi, selanjutnya kita serahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan," pungkas AKP Imam Subechi. Les

 

Berita Terbaru

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Babak Baru Perkara Wire Rope, Rangkaian Fakta Mulai Dipertarungkan di Persidangan

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Penolakan eksepsi oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjadi pintu masuk bagi perkara dugaan pelanggaran ketentuan …

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Kerugian Rp83 Miliar Tak Otomatis Jadi Kesalahan Direksi, Ahli UNEJ Soroti Beban Pembuktian

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Besarnya nilai kerugian perusahaan belum serta-merta dapat menjadi dasar untuk menyatakan seorang direksi melakukan kesalahan atau …

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Sengketa Ijazah Sukur Prijanto Masuk Babak Baru, Mediasi Terbentur Legal Standing

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 20:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa dugaan ketidakabsahan ijazah yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Sukur Prijanto memasuki babak penting di P…

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Jembatan Garuda di Madiun Tak Cuma Soal Konstruksi, Dampak ke Warga Jadi Tujuan

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Jembatan Garuda yang dibangun di beberapa wilayah di kabupaten Madiun tak hanya diuji kekuatan konstruksinya. Korem 081/DSJ…

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Perubahan APBD TA 2026 Disepakati, Belanja Daerah Naik Rp84,8 Miliar

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto bersama DPRD Kota Mojokerto menyepakati Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan …

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Untuk Surabaya Berkeadilan, ARSAS Tegaskan Sikap: Satu Tuntutan, Empat Usulan

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

Rabu, 02 Sep 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Arek Suroboyo Asli (ARSAS) menegaskan sikap organisasi terhadap sejumlah persoalan yang dinilai berkaitan langsung dengan k…