Krisis Covid-19, RS India Kekurangan Pasokan Oksigen Medis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Orang-orang mengantre untuk mengisi ulang oksigen dalam silinder di New Delhi, India. SP/ IND
Orang-orang mengantre untuk mengisi ulang oksigen dalam silinder di New Delhi, India. SP/ IND

i

SURABAYAPAGI.com, India - Jumlah kasus baru, dan pasien meninggal akibat Covid-19 di India telah mencatat rekor baru untuk hari ketiga secara berturut-turut. India mencatatkan kasus corona harian terbesar di dunia untuk hari kedua pada hari Jumat kemarin dengan 332.730 kasus baru dan 2.263 kematian.

Pemerintah India berjuang untuk mendapatkan pasokan oksigen ke rumah sakit yang kewalahan oleh ratusan ribu kasus harian baru setiap harinya. Pihak berwenang pun bergegas untuk memasok oksigen medis ke banyak rumah sakit India terutama di ibu kota New Delhi.

Banyak pasien yang tidak bertahan hingga meninggal di tengah persediaan oksigen yang rendah. Di ibu kota India, New Delhi, tingkat satu kematian Covid-19 terjadi setiap empat menit, yang ditambah sistem kesehatan ibu kota kekurang dana.

Rumah sakit di Delhi telah memperingatkan, mereka berada di titik puncak. Di RS Keluarga Kudus Delhi, unit perawatan intensif penuh dan tidak ada ruang untuk tempat tidur lagi.

"Hampir setiap rumah sakit terancam. Jika oksigen (di tabung) habis, tidak ada kelonggaran bagi banyak pasien," kata Dr Sumit Ray, Senin (26/4/2021).

"Dalam beberapa menit, mereka akan mati. Anda dapat melihat pasien-pasien ini, mereka menggunakan ventilator, mereka membutuhkan oksigen aliran tinggi. Jika oksigen berhenti, kebanyakan dari mereka akan meninggal".

Selain itu, Pemerintah kota telah mengerahkan pesawat dan kereta militer untuk mendapatkan oksigen dari berbagai penjuru negara ke New Delhi. Saluran berita TV menunjukkan truk oksigen tiba di Rumah Sakit Batra di New Delhi setelah mengeluarkan SOS yang mengatakan bahwa oksigen tersisa 90 menit untuk 260 pasiennya.

"Tolong bantu kami mendapatkan oksigen, akan ada tragedi di sini," ujar Kepala Menteri Delhi Arvind Kejriwal meminta kepada Perdana Menteri Narendra Modi dalam konferensi pers pada Jumat.

Pemerintah kota mengatakan akan mulai menyiapkan stok penyangga oksigen untuk mempercepat pasokan ke rumah sakit ketika dalam beberapa jam kehabisan. Dr Upendra Kaul, ahli jantung di Rumah Sakit Batra di Delhi, mengatakan, situasi di sana sangat genting.

"Kami menggunakan sekitar 8.000 liter oksigen per hari selama periode tersebut, tapi sayangnya, beberapa hari terakhir ini telah berkurang menjadi sekitar 2.000 atau 1.500 liter per hari yang masuk, akibatnya pasien mendapat masalah besar," ujarnya.

Kaul mengatakan, pemasok oksigen ke Batra selama 30 tahun terakhir tidak tanggap. "Mereka telah menunda panggilan teleponnya, kami tidak dapat mengirim email kepada mereka. Jelas, mereka tidak memiliki oksigen," ujarnya. Dsy6

Berita Terbaru

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…