Dirikan Komunitas SAPUAN, Perjuangkan Hak Kaum Perempuan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Titim Fatmawati. SP/ BLT
Titim Fatmawati. SP/ BLT

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Titim Fatmawati merupakan pendiri komunitas Sahabat Perempuan dan Anak atau yang kerap dikenal dengan SAPUAN. Dia sudah lama mengabdikan diri sebagai aktivis perempuan, memperjuangkan hak kaum perempuan hingga mendirikan sekolah perempuan sebagai sarana edukasi juga digagasnya untuk membantu para perempuan yang juga penyintas dan korban kekerasan agar kembali tersenyum. 

Sekolah perempuan tersebut dibuat khusus bagi perempuan untuk mendapatkan edukasi. Tak hanya remaja perempuan, tapi juga menyasar ibu-ibu untuk saling terbuka dalam menyampaikan pengalamannya.

"Kami mau mereka dapat ilmu, kewirausahaan, parenting, reproduksi, dan sebagainya. Ini sebagai wadah untuk kita saling sharing pengalaman. Jadi kami sisipkan edukasi di samping mereka terbantu ekonominya," tandasnya, Selasa (27/4/2021).

Berbekal keyakinan dan niat yang kuat, dia pergi seorang diri ke tempat lokalisasi, pada 2000 silam. Upaya pendekatan itu tak semudah membalikkan telapak tangan.  Kala itu, meski tak mudah dan kerap dipandang aneh, tekadnya bulat. Yakni membatu memberdayakan perempuan di sana.

"Ya pasti dianggap aneh dan banyak omong. Saya berkerudung terus ke sana (lokalisasi, Red) pasti dilihat aneh. Tapi karena saya mau memberdayakan mereka, ya saya jalani pendekatan ke mereka," katanya.

Titim hampir sekitar 10 tahun pendekatan secara one by one di lokalisasi. Dirinya menghampiri satu per satu perempuan yang bersedia untuk diajak berbincang. Dia tak pernah memaksa penghuni lokalisasi untuk berhenti dan sebagainya. Sebab, seperti diketahui, mereka di sana juga belum tentu keinginan sendiri.

Pasca ditutupnya lokalisasi, Titim mengaku tak sedikit perempuan dari sana yang datang untuk dibantu memperoleh kehidupan yang layak. Melalui saran dari rekannya yang juga organisasi ataupun komunitas khusus perempuan dan anak, dia pun dapat membantu para perempuan tersebut.

Perempuan ramah itu lantas memutuskan mendirikan komunitas sahabat perempuan dan anak (SAPUAN) sekitar 2015 lalu. Sebab, kala itu belum ada pergerakan ataupun wadah khusus bagi perempuan dan anak untuk memperoleh perlindungan.

"Meskipun saya pas itu tidak kuliah, bersama dengan rekan yang mau menemani. Saya yakin bisa memberikan tempat bagi perempuan yang merupakan penyintas atau korban kekerasan dan sebagainya," tuturnya. Dsy5

Berita Terbaru

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Hadir di Surabaya, BSI Fest Ramadan 2026 Bidik Inklusi Keuangan Syariah di Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 23:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menghadirkan BSI Fest Ramadan 2026 di Surabaya pada 19–22 Februari 2026. Kegiatan ini me…

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Bukti Arkeologis Mengungkap Fakta Gajah Mada Lahir Di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 22:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Bukti Arkeologis mengungkap Flkakta Gajah Mada lahir di Gunung Ratu Ngimbang Lamongan Jawa Timur, dari Dewi Andogsari tidak …

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

PN Surabaya Vonis Debitur FIFGroup dalam Kasus Fidusia, Pelaku Utama Diganjal 3,5 Tahun

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis bersalah kepada sejumlah debitur pembiayaan FIFGroup dalam perkara p…

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…