Kena Refocusing Anggaran, Pemkab Ponorogo Tunda Ujian Perangkat Desa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono. SP/PEMKAB PONOROGO
Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono. SP/PEMKAB PONOROGO

i

SURABAYAPAGI, Ponorogo - Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghentikan pelaksanaan rekruitmen atau ujian perangkat desa untuk 68 jabatan perangkat desa se-Ponorogo.

Penghentian tersebut didasari kemampuan keuangan daerah yang terbatas akibat adanya refocusing untuk penanganan Covid-19 (virus Corona).

Menurut Sekda Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono, proses perekrutan jabatan perangkat desa ini membutuhkan anggaran yang tidak kecil dan ujian perangkat desa tersebut tidak dibatalkan akan tetapi ditunda pelaksanaanya, hingga menunggu perubahan P APBD Ponorogo.

“Jadi untuk ujian perangkat desa ini nanti bukan dibatalkan, akan tetapi ditunda pelaksanaanya, sambil menunggu perubahan APBD, “ucapnya ,  Rabu (28/4/2021). Sehingga ketika perekrutan dimulai lagi, maka tinggal melanjutkan tahapan yang telah dilaksanakan.

Disebutkan Agus Pramono, hal ini ditempuh karena berkaitan dengan adanya refocusing anggaran, dimana pelaksanaanya membutuhkan anggaran mencapai Rp2 miliar.

“Dalam kondisi seperti ini, tidak mungkin kita mengalokasikan anggaran untuk menggaji, sehingga harus kita alokasikan pada perubahan APBD mendatang,”tegasnya

Pemkab Ponorogo sendiri tidak ingin gegabah dengan meneruskan perekrutan jabatan perangkat desa.

Karena bukan hanya membutuhkan dana saat perekrutan saja, Pemkab Ponorogo juga harus menyiapkan penghasilan tetap (siltap) untuk perangkat desa yang baru ini.

"Kalau sudah dilantik dan bekerja namun siltapnya belum cair atau tidak digaji maka akan menimbulkan masalah juga," pungkasnya.na

Berita Terbaru

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Kini, Banyak Calon Manajer Kopdes Bertanya Kepastian Kerjanya

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:19 WIB

SURABAYAPAGI.com - Belakangan ini banyak sekali calon manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan yang bertanya-tanya soal kepastian kerjanya. Sebagian besar…