Kasus Covid-19 Dalam Sepekan

Kemenkes: Ada Indikasi Kasus Covid-19 di Indonesia, Melonjak Drastis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 sekaligus Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (Dirjen P2P) Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi. (Foto: Sp/bnpb)
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 sekaligus Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (Dirjen P2P) Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi. (Foto: Sp/bnpb)

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi melaporkan adanya indikasi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia dalam kurun sepekan terakhir akibat perilaku abai masyarakat terhadap protokol kesehatan.

"Kemarin kita tahu, biasanya laju kasus Covid-19 di Indonesia di bawah 5.500 kasus. Kemarin faktanya meningkat sebanyak 5.800. Artinya ada tambahan sebanyak 600 kasus," katanya saat memberikan keterangan kepada wartawan secara virtual, Jumat (30/4/2021).

Siti Nadia menjelaskan, meski peningkatan kasus sebanyak 600, bukan angka yang signifikan. Namun, menurut Nadia yang perlu diperhatikan lebih jauh adalah peningkatan kasus kematian. Pasalnya, dalam sepekan meningkat sebanyak 20 persen.

"Begitu juga dengan pelayanan rawat inap di rumah sakit yang terjadi peningkatan sebanyak 1,28 persen dengan jumlah spesimen rata-rata 12,2 persen," katanya.

Menurutnya, mobilisasi manusia akan semakin meningkatkan angka kasus harian Covid-19. Sejak awal April 2021, kata Siti Nadia, Kemenkes telah memonitor adanya peningkatan mobilitas masyarakat menuju sejumlah lokasi seperti di kota transit, daerah wisata, maupun daerah lainnya.

Menurut Siti Nadia, situasi tersebut berkorelasi pada peningkatan jumlah kabupaten/kota berkriteria risiko tinggi, dari semula enam kabupaten, saat ini menjadi 19 kabupaten. Kemudian daerah dengan risiko sedang yang semula 322 lokasi, saat ini bertambah menjadi 340 kabupaten/kota.

"Banyak daerah dengan risiko rendah, saat ini berubah jadi berisiko sedang dan tinggi," katanya.

Provinsi yang memperlihatkan laju peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per pekan di antaranya Banten, Jawa Barat, Aceh, Sulawesi Utara, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Papua Barat, Gorontalo dan Lampung. Berdasarkan data terakhir Kemenkes, saat ini jumlah daerah yang memiliki risiko tinggi meningkat, dari sebelumnya enam kabupaten/kota menjadi 19 kabupaten/kota.

Sementara itu, daerah dengan risiko sedang yang tadinya berjumlah 322 kabupaten/kota menjadi 340 kabupaten/kota. "Ini yang harus menjadi catatan kita. Berarti pada daerah-daerah yang sudah berisiko rendah, kembali terjadi penambahan kasus," ujar dia.

Karena itu, ia berharap, pelarangan mudik betul-betul ditaati oleh masyarakat. Sebab, mobilisasi manusia yang meningkat sudah terbukti ikut menambah jumlah kasus harian Covid-19. (erk/cr2/rmc)

Berita Terbaru

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Kapolres Blitar Ajak Siswa Disiplin untuk Jadi Generasi Penerus Bangsa yang Berkualitas

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar.Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution, S.I.K., S.H., menjadi Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara bendera hari Senin di SMAN…

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Dengan Pola, Sistem Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 657 Barang Ratusan Juta Milik Penumpang

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

Senin, 24 Agu 2026 12:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sejak awal bulan Januari sampai Bulan Juli 2026, PT KAI (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengamankan barang barang milik penumpang…

Dituding Mematikan Fungsi Lapangan, Ini Penjelasan Kades Piryantono

Dituding Mematikan Fungsi Lapangan, Ini Penjelasan Kades Piryantono

Senin, 24 Agu 2026 11:28 WIB

Senin, 24 Agu 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Polemik lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Janti, Kecamatan Tarik yang dituding bakal mematikan fungsi…

Warga Punjul Tolak Pengembangan TPST, Mengaku Tak Dilibatkan dalam Musyawarah

Warga Punjul Tolak Pengembangan TPST, Mengaku Tak Dilibatkan dalam Musyawarah

Senin, 24 Agu 2026 10:30 WIB

Senin, 24 Agu 2026 10:30 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - ‎Ratusan warga RW 07 Dusun Punjul lakukan aksi unjuk rasa di kantor kelurahan Bangunsari Kecamatan Dolopo, Minggu (23/8/2026) mala…

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Alat Bukti Baru Ditemukan (22/8), Konstruksi Perkara Fiktif Terkuak

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:58 WIB

"Becik ketitik, olo ketoro. Yang baik akan kelihatan titiknya, yang jahat akan kelihatan nyata kebusukannya.”   SURPRISE!! Ada penemuan barang bukti baru sa…

Orang Kaya Kejam, Anggap Kebal Hukum 

Orang Kaya Kejam, Anggap Kebal Hukum 

Senin, 24 Agu 2026 07:56 WIB

Senin, 24 Agu 2026 07:56 WIB

DI awal sebuah kisah, Yesus menceritakan sebuah perumpamaan tentang seorang pria yang dituduh menghambur-hamburkan hartanya (1b). Kemudian Yesus menegur…