Kini, WHO Perlonggar Penerbitan Vaksin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi
Ilustrasi

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta- Belakangan ini WHO melonggarkan penerbitan emergency use listing untuk vaksin COVID-19 Moderna yang berbasis MRNA. Hal ini setelah dilakukan berbagai pertimbangan dan mempercepat herd immunity.

“Tujuannya adalah untuk membuat obat-obatan, vaksin dan diagnosa tersedia secepat mungkin untuk mengatasi keadaan darurat,” kata WHO dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Reuters, Minggu (2/5).

Asisten Direktur Jenderal WHO Mariangela Simao mengatakan, penting untuk memiliki lebih banyak vaksin yang tersedia karena masalah embargo pasokan vaksin lain di sejumlah negara, termasuk dari India. Padahal India merupakan salah satu sumber utama vaksin bagi negara-negara lain yang tergabung dalam GAVI (Global Alliance for Vaccines and Immunization)

Sementara itu, pihak Moderna mengumumkan rencana perluasan jaringan produksinya guna meningkatkan kapasitasnya hingga 3 miliar dosis pada tahun 2022.

 

Izin darurat untuk Pfizer

Pada bulan Januari 2021 lalu, Strategic Advisory Group of Experts WHO (SAGE WHO) telah merekomendasikan vaksin Moderna untuk semua kelompok usia 18 tahun ke atas.

Sebelum Moderna, WHO telah memberikan izin darurat untuk vaksin Pfizer. Setelah itu secara berturut-turut WHO memberikan EUL untuk AstraZeneca serta Johnson n Johnson.

Sejak itu, WHO telah menambahkan vaksin dari Astrazeneca-SK Bio, Serum Institute of India dan vaksin Johnson & Johnson (JNJ.N) ke dalam daftar.

Sebagai informasi, vaksin Moderna juga akan dipakai di Indonesia dalam program vaksinasi gotong royong atau mandiri. Rencananya vaksin ini akan tiba pada akhir Mei atau awal Juni 2021.

Lalu, bagaimana dengan nasib vaksin yang sudah dan akan dipakai di Indonesia lainnya seperti Sinovac dan Sinopharm?

Sampai saat ini WHO masih menganalisis dan mempertimbangkan vaksin COVID-19 dari Sinopharm dan Sinovac peninjauan. Diperkirakan keputusan soal pemberian izin darurat untuk kedua vaksin ini diambil minggu depan atau pekan kedua Mei 2021.

Vaksin Sinovac sudah dipakai di Indonesia sejak Januari 2021. Sementara Sinopharm akan segera dipakai dalam vaksinasi mandiri di bulan Mei ini.

Izin dari WHO sangat penting demi pengakuan dari negara-negara lain. Di Arab Saudi misalnya, mereka punya kebijakan orang dari negara lain boleh umrah apabila divaksin menggunakan produk yang dapat izin darurat WHO. rtr/rmc

Berita Terbaru

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …