Mutasi Covid-19 Turunkan Akurasi Tes Swab dan Vaksin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. SP/ JKT
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Wabah Covid-19 mulai bermutasi di berbagai negara dengan sangat cepat, hal tersebut dikhawatirkan dapat menurunkan akurasi tes pemeriksaan covid-19 menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) alias tes swab.

"Ini berpotensi juga menurunkan akurasi testing, karena lokasi-lokasi mutasi atau hotspot yang berbeda-beda pada setiap varian. Sehingga dapat menurunkan akurasi pemeriksaan PCR," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Jumat (7/5/2021).

Selain itu, mutasi virus Corona juga dapat menurunkan efektifitas vaksin Covid-19 yang ada dalam membendung penyebaran. "Menurunkan efektivitas vaksin karena umumnya vaksin dikembangkan dengan jenis-jenis virus spesifik," jelas dia.

Hal ini disikapi pemerintah dengan meningkatkan upaya penanganan pandemi hingga mengeluarkan kebijakan pengetatan mobilitas pelaku perjalanan, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, pemerintah tengah fokus terus melakukan metode pencarian strain virus baru dengan Whole Genome Sequencing. Data Kementerian Kesehatan per 4 Mei lalu menyebutkan saat ini Indonesia berhasil melakukan pemeriksaan WGS sebanyak 1.228 kasus.

"Jika mutasi virus dibiarkan, akan semakin banyak varian virus corona yang muncul dan berpotensi berdampak buruk dalam upaya pengendalian Covid-19," ujar Wiku.

"Pembiaran terhadap mutasi virus akan berdampak buruk pada meningkatnya laju penularan akibat terjadinya perubahan pada karakteristik virus dan akan juga merubah sifat bilogisnya," lanjut Wiku. Selain itu, mutasi virus juga dapat menurunkan efektivitas vaksin karena umumnya vaksin dikembangkan dengan jenis-jenis virus yang spesifik.

Masih terkait mutasi virus, Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) telah mengklasifikasi jenis mutasi virus berdasarkan karakteristik yang ditimbulkan akibat mutasi.

Pertama yakni varian of concern, yakni varian yang sudah ditetapkan sebagai varian yang mengalami perubahan karakteristik dari karakteristik semula yang berupa angka dan huruf seperti B117, B1357 B11281 atau P1. Kedua, adalah varian of interest, yaitu virus yang mengalami perubahan genetik, tetapi karakteristiknya masih belum bisa dipastikan.

Wiku lantas menjelaskan, virus corona merupakan virus berbentuk RNA yang secara alamiah, jumlah kejadian mutasinya lebih banyak dari pada virus berbentuk DNA. Kondisi itu membuat sangat wajar apabila saat ini sudah banyak bermunculan mutasi virus corona secara masif dalam waktu yang cepat.

Sehingga apabila mutasi virus corona dibiarkan dan semakin berkembang, maka menurutnya dapat berpotensi buruk terhadap pengendalian covid-19 di berbagai negara. Seperti meningkatnya laju penularan covid-19 dan memperburuk keadaan pasien covid-19.

"Namun dengan adanya karakteristik bawaan virus covid-18 ini kita tidak bisa kemudian berserah diri dan tidak berbuat apa-apa," kata dia.

Dari hasil pemeriksaan itu, kini terpantau sudah ada tujuh varian corona yang berhasil teridentifikasi di Indonesia, yakni varian D614G, B117, N439K, E484K, B1525, B1617, dan B1351. Dsy14

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pajak Malu

Direktur Jenderal Pajak Malu

Senin, 12 Jan 2026 19:29 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dampak tiga Pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara ditangkap oleh KPK, langsung menampar Direktorat Jenderal…

Hakim Minta JPU Serahkan Hasil Audit, Jaksa Ngeyel

Hakim Minta JPU Serahkan Hasil Audit, Jaksa Ngeyel

Senin, 12 Jan 2026 19:26 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:26 WIB

Eksepsi terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Ditolak     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat meminta jaksa m…

Eks Menag Yaqut, Seperti Mencela Diri Sendiri

Eks Menag Yaqut, Seperti Mencela Diri Sendiri

Senin, 12 Jan 2026 19:24 WIB

Senin, 12 Jan 2026 19:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Berita harian kita edisi Senin (12/1) ada yang berjudul "Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos". Berita itu…

Indeks Pelayanan Publik Kota Mojokerto Melonjak, Nilai Tertinggi dalam Lima Tahun

Indeks Pelayanan Publik Kota Mojokerto Melonjak, Nilai Tertinggi dalam Lima Tahun

Senin, 12 Jan 2026 16:48 WIB

Senin, 12 Jan 2026 16:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto- Kualitas pelayanan publik di Kota Mojokerto menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, Indeks Pelayanan Publik (IPP) Kota…

Tolak Pindah, Ratusan Jagal Demo DPRD Surabaya

Tolak Pindah, Ratusan Jagal Demo DPRD Surabaya

Senin, 12 Jan 2026 15:29 WIB

Senin, 12 Jan 2026 15:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ratusan jagal dan pedagang daging yang beraktivitas di Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirikan menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPRD…

Siap Meluncur di Pasar India, Volkswagen Tayron 7-Seater Hadir dengan Pilihan eTSI

Siap Meluncur di Pasar India, Volkswagen Tayron 7-Seater Hadir dengan Pilihan eTSI

Senin, 12 Jan 2026 15:05 WIB

Senin, 12 Jan 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jerman, Volkswagen saat ini tengah menyiapkan model terbarunya ‘SUV 7 seater’ untuk pasar India, dan pel…