Pelaku UMKM Keluhkan Butuh Bantuan Modal Usaha

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku UMKM perlu dukungan dan perhatian Pemerintah untuk meningkatkan dan memajukan UKM dibidang industri demi pemulihan ekonomi.
Pelaku UMKM perlu dukungan dan perhatian Pemerintah untuk meningkatkan dan memajukan UKM dibidang industri demi pemulihan ekonomi.

i

SURABAYAPAGI,Surabaya - DPRD Kota Surabaya menerima banyak keluhan dari sejumlah sejumlah pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) saat melakukan reses di Wonokromo. Mereka mengeluh saat ini membutuhkan bantuan modal usaha sebagai upaya menggerakkan kembali perekonomian di tengah pandemi COVID-19.

" Kami banyak menerima keluhan dari pelaku UMKM salah satunya usaha toko kelontong. Mereka membutuhkan bantuan dari pemerintah," kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti, Jumat. (07/5).

Menurut dia, sebetulnya ada program dari pemerintah pusat untuk pelaku UMKM yaitu Bantuan Langsung Tunai (BLT) UMKM senilai Rp2,4 juta. “Namun, masih banyak warga Surabaya yang belum mendapatkan bantuan itu karena memang kuota dari pemerintah pusat terbatas” ujarnya.

Meski bantuan di pemerintah pusat kuotanya terbatas, lanjut dia, maka tidak ada salahnya jika Pemerintah Kota Surabaya memikirkan memberikan bantuan kepada UMKM yang dianggarkan melalui APBD Surabaya.  "Pemerintah kota harus hadir di masyarakat saat masa pandemi seperti sekarang ini," ujarnya.

Untuk menampung keluhan warga terkait pemberdayaan UMKM dan persoalan lain di Surabaya, Reni telah meluncurkan program hotline Wadul Bu Reni. Program hotline ini sifatnya mendengar dan melayani dan memberikan kesempatan warga mengutarakan keluhan. "Kalau mengandalkan reses waktu pendek tidak bisa semua keluhan warga tersampaikan," katanya.

Reni sebelumnya mengatakan dari data Pemkot Surabaya pada 2019 disebutkan ada 26.854 UMKM di Surabaya. Ia berharap pemkot kolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk membina dan mempromosikan produk UMKM.  

Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Wonokromo Mohammad Umsi Fauzi mengapresiasi kegiatan reses yang dilakukan Reni Astuti yang lebih banyak menampung keluhan terkait pemberdayaan perekonomian masyarakat. 

"Kalau soal pembangunan infrastruktur di Kelurahan Wonokromo sudah cukup bagus jadi tidak banyak yang ditanyakan," katanya.nt/na

Berita Terbaru

Demo LSM di Kantor Perhutani Kediri Nyaris Ricuh

Demo LSM di Kantor Perhutani Kediri Nyaris Ricuh

Selasa, 24 Feb 2026 18:30 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 18:30 WIB

Massa Tuntut Segera Realisasikan KDMP di Kabupaten Kediri   SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Aksi damai yang digelar massa gabungan sejumlah lembaga swadaya …

Jalan Masangan Wetan Sudah Bagus, Sebelum Hari Raya Ruas Jalan Rusak Dikebut Pekerjaanya

Jalan Masangan Wetan Sudah Bagus, Sebelum Hari Raya Ruas Jalan Rusak Dikebut Pekerjaanya

Selasa, 24 Feb 2026 17:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM) terus mempercepat penanganan…

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Bangkalan – Mengawali bulan suci Ramadan dengan semangat berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk T…

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wali Kot…

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Berbagai program mulai jalan, meski banyak pekerjaan rumah yang menanti gebrakan bupati dan wakil bupati Lamongan, namun capaian…

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di  SDN 01 Klegen Kota Madiun menuai kritikan. Dengan anggaran yang disebut-sebut Rp. 8.000 hi…