Terpisah dari Keluarga dan Hadapi Stigma Kusta Selama 30 Tahun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sardi. SP/ NGK
Sardi. SP/ NGK

i

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Sardi yang hampir 30 tahun ini hidup tersiksa karena harus tinggal terpisah dari keluarganya dan juga harus menghadapi stigma akibat mengidap penyakit kusta. Tidak hanya harus tinggal terpisah dari keluarganya, dia juga harus menghadapi stigma.

Penyakit akibat bakteri mycobacterium leprae membuatnya harus berpisah dengan dengan istrinya. Beberapa saat kemudian dia juga harus tinggal terpisah dari keluarganya. Sebab, mereka tidak ingin tertular penyakit tersebut.

Dalam kesedihannya, pria yang sehari-hari hanya mencari rumput untuk pakan kambing dan sapi itu hanya bisa pasrah. Dia pun menempati gubuk beratap jerami di dekat kandang kambing dan kandang sapi di rumahnya.

Selain itu, akibat penyakit kusta yang ida derita tersebut, ada bagian tubuhnya yang tidak sama dengan orang kebanyakan. Salah satunya, jari-jari tangannya banyak yang peretel. Terutama ibu jari tangan kiri yang nyaris habis. Adapun beberapa jari lain di tangan kiri juga tidak utuh lagi. Sebagian terlihat melengkung.

Kondisi jari tangan kanannya juga tak lebih baik. Beberapa jarinya melengkung dan sebagian sudah tidak utuh. “Sebelumnya juga baik-baik saja,” lanjutnya, Selasa (18/5/2021).

Saat itu, tangan, kaki, hingga kulitnya terasa sakit. Setelah diperiksakan ke dokter, dia divonis menderita penyakit kusta. “Tidak tahu tertular dari siapa. Tiba-tiba saja diberitahu kalau menderita penyakit kusta,” urainya.

Hingga saat ini Sardi hanya dirawat oleh keluarganya. Kakaknya yang bertugas membuatkan makanan. Dia bersyukur karena tetangganya juga banyak yang peduli.

Hidup terasing di keramaian, agaknya Sardi sudah terbiasa. Dia menyadari jika penyakitnya mudah menular. Tentunya, tidak ada orang yang ingin tertular. Keluarga terdekatnya sekali pun.

Puluhan tahun tinggal sendiri, radio merupakan satu-satunya teman Sardi. Selain mendengarkan lagu-lagu lawas, biasanya dia juga memutar gending kesukaannya.

Setelah puluhan tahun melawan kusta, Sardi bersyukur mulai mendapat penanganan medis yang layak sejak sekitar 10 tahun lalu. Sebelumnya dia hanya mengonsumsi obat untuk mengeringkan lukanya. Akibatnya, beberapa jarinya peretel diserang bakteri leprae.

Sekitar 10 tahun menjalani pengobatan, petugas medis menyatakan pengobatannya sudah tuntas. Dia juga dinyatakan sembuh dari kusta.

Meski kondisinya sudah jauh lebih baik dari puluhan tahun lalu, ada satu hal yang masih mengganjal di benaknya. Sardi yang sudah sembuh dari kusta ingin kembali bermasyarakat.

Walaupun saat ini keluarga sudah terbiasa berkomunikasi dengannya, Sardi sadar jika masih banyak tetangganya yang takut. “Sebelum mereka menghindar, biasanya saya menghindar duluan,” kenangnya kangen akan masa-masa mudanya dulu saat belum terkena kusta. Dsy9

Berita Terbaru

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Pemkot Madiun Optimalkan Bantuan Disabilitas-Lansia, Dapat Rp8 Juta per Tahun Sesuai Kebutuhan

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berencana mengoptimalkan penyesuaian pemanfaatan bantuan yang diberikan Rp8 juta pertahun untuk…

Harga Komoditas Cabai dan Tomat di Jombang Meroket, Dampak Cuaca Ekstrem

Harga Komoditas Cabai dan Tomat di Jombang Meroket, Dampak Cuaca Ekstrem

Rabu, 23 Sep 2026 14:27 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Jombang dalam beberapa pekan terakhir, memicu kenaikan sejumlah komoditas harga cabai…

RDP dengan DPRD Kota Mojokerto, PKL Benpas Minta Lahan Pemkot untuk Sentra Dagang

RDP dengan DPRD Kota Mojokerto, PKL Benpas Minta Lahan Pemkot untuk Sentra Dagang

Rabu, 23 Sep 2026 14:23 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Paguyuban Pedagang Benpas Sore meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto memfasilitasi lahan di sisi selatan kawasan Benteng…