Raih Omzet Miliaran Lewat Inovasi Budidayakan Lalat BSF

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rendria Labde sukses lewat sepak terjang di Magalarva. SP/ SBY
Rendria Labde sukses lewat sepak terjang di Magalarva. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Rendria Labde merupakan salah satu generasi milenial yang berhasil mendirikan perusahaan start up yang bergerak di bidang budidaya lalat. Perusahaan tersebut dikenal dengan nama Magalarva. Berkat inovasi yang ia ciptakan tersebut ternyata lalat mampu menjadi hewan yang sangat bermanfaat, khususnya dalam mengurangi limbah sampah organic, Kamis (20/5/2021).

Kini Labde berhasil menemukan inovasi baru dengan menemukan spesies lalat bernama Black Soldier Fly (BSF). Lalat inilah yang dimanfaatkan pegiat lingkungan asal Depok ini untuk menghancurkan sampah organik dengan lebih efisien.

Sebelum mendirikan Magalarva, Labde sempat bekerja di sejumlah perusahaan seperti PT. JGC Indonesia sebagai Project Control Engineer. Selain itu, ia juga sempat menjajal bisnis properti dengan menjabat sebagai CEO di PT Magale Sayana Indonesia. Ia juga merupakan Co-Founder dari Kebun Kumara, pusat pendidikan yang bergerak di bidang perkebunan.

Awalnya, tak pernah terlintas di benaknya bahwa kini ia menjadikan lalat dan sampah sebagai sumber penghasilan dan kesuksesannya. Di umur yang baru 28 tahun, Labde bahkan berhasil masuk ke dalam jajaran Forbes 30 Under 30 Asia tahun 2021 melalui sepak terjangnya di Magalarva.

Saat itu, Labde terpikir untuk bergerak dengan sampah organik. Berdasarkan riset yang ia lakukan, sampah organik merupakan sampah yang paling banyak dihasilkan. Selain itu, pemberdayaan sampah organik di Tanah Air saat itu masih menggunakan teknik yang terlalu umum.

Awalnya, sampah yang di input oleh Magalarva hanya sekitar 60 kilogram. Kini, sampah yang diinput oleh Magalarva mampu mencapai 100 ton per bulannya dengan perkiraan 300 ton sampah per Desember 2020. Adapun sumber sampah-sampah tersebut berasal dari tempat sampah terpusat seperti sampah hotel, restoran, dan lain-lain.

Larva dari lalat-lalat tersebut ternyata banyak peminat karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak. Kandungan protein dari larva BSF cukup tinggi dan mampu setara dengan protein yang dimiliki tepung ikan.

Magalarva dalam sebulan mampu memproduksi hingga sekitar 4,5 ton larva BSF. Larva-larva tersebut bahkan sudah menjadi produk ekspor hingga menjangkau pasar Eropa dan Amerika Serikat. Harga yang dipatok Labde untuk produk larva tersebut adalah sekitar Rp 35 ribu hingga Rp 45 ribu per kilogram untuk pasar internasional. Sementara di Indonesia adalah sekitar Rp 15 ribu hingga Rp 18 ribu per kg.

Selama menjalankan Magalarva, Labde bahkan berhasil memperoleh dana investasi sebesar USD 500 ribu atau sekitar Rp 7,1 miliar (kurs Rp 14.000). Selain itu, Magalarva juga menjadi bagian dalam program akselerator yang dicetuskan oleh konglomerat Indonesia Salim Group bersama Green Ventures Jepang. Dsy11

Berita Terbaru

Pesona Wisata Pantai Kuyon Trenggalek Tawarkan Panorama Unik Berbalut Sawah Hijau

Pesona Wisata Pantai Kuyon Trenggalek Tawarkan Panorama Unik Berbalut Sawah Hijau

Kamis, 30 Jul 2026 14:46 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menikmati akhir pekan yang menenangkan, wajib mengunjungi wisata Pantai Kuyon yang berlokasi di pesisir selatan Jawa Timur,…

Sambut Hari Jadi ke-530, Pemkab Ponorogo Gelar "Culinary Sale" Diskon hingga 53 Persen

Sambut Hari Jadi ke-530, Pemkab Ponorogo Gelar "Culinary Sale" Diskon hingga 53 Persen

Kamis, 30 Jul 2026 14:32 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:32 WIB

Foto:            SURABAYA PAGI, Ponorogo- Surabya Pagi-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disp…

Kejari Ponorogo Raup Rp 77,5 Juta dari Penjualan Langsung Barang Bukti

Kejari Ponorogo Raup Rp 77,5 Juta dari Penjualan Langsung Barang Bukti

Kamis, 30 Jul 2026 14:29 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:29 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Surabaya Pagi-Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo sukses mengoptimalkan penyelamatan keuangan negara melalui mekanisme penjualan…

Reses di Balongbendo, Adam Rusydi Perjuangkan SMAN Baru hingga Penguatan UMKM

Reses di Balongbendo, Adam Rusydi Perjuangkan SMAN Baru hingga Penguatan UMKM

Kamis, 30 Jul 2026 14:09 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pembangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di Kecamatan Balongbendo menjadi aspirasi utama masyarakat dalam kegiatan reses K…

Adu Banteng Pengendara Motor dengan Motor di Blitar, Satu Tewas di TKP dan Dua Luka Berat

Adu Banteng Pengendara Motor dengan Motor di Blitar, Satu Tewas di TKP dan Dua Luka Berat

Kamis, 30 Jul 2026 14:07 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kejadian laka lantas Di Jln Umum Kec.Kanigoro Kabupaten Blitar terjadi pada Hari Kamis, 30 Juli 2026, Jam: 03.00 dini hari, antara…

Pekerja Bangunan Harian di Blitar Ditemukan Tewas Tersengat Aliran Listrik

Pekerja Bangunan Harian di Blitar Ditemukan Tewas Tersengat Aliran Listrik

Kamis, 30 Jul 2026 14:03 WIB

Kamis, 30 Jul 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar -  Para pekerja bangunan di Jln Aryo Jeding Kec.Sukorejo Kota Blitar di kejutkan suara letupan kecil di lantai dua bangunan yang di …