Belum Ber e-KTP, 18 Ribu KPM Terancam Tidak Terima Sembako

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
M. Kamil Kadinsos Lamongan.SP/MUHAJIRIN KASRUN
M. Kamil Kadinsos Lamongan.SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Sebanyak 18 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dari Kementerian Sosial di Lamongan terancam tidak menerima sembako dari Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), karena sampai saat ini proses pergantian dari kependudukan lama ke e-KTP belum selesai.

Pergantian kartu identitas lama dari yang manual ke e-KTP tersebut, seperti disampaikan oleh M. Kamil Kepala Dinas Sosial Lamongan, adalah sudah menjadi ketentuan yang harus diperhatikan oleh penerima KPM. 

Tujuannya kata Kamil, Penerima Manfaat (KPM) harus satu dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sudah terkoneksi dengan data Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), sesuai amanat Perpres No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. 

"Jadi sebanyak 18 ribu KPM itu data kependudukannya masih belum terkoneksi dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan syaratnya mutlak harus identitasnya adalah harus e KTP dan satu NIK," kata Kamil kepada surabayapagi.com Kamis (20/5/2021).

Di Lamongan sendiri lanjut Kamil, yang menerima bantuan sembako dari Kemensos pagunya sejumlah 87 ribu KPM, dan sampai saat ini setelah dilakukan perbaikan kependudukan baru 62 ribu yang datanya sudah ber e KTP. 

"Kami juga sudah mengajukan lagi 7 ribu KPM ke Kemensos setelah perbaikan kependudukan, semoga pada periode Mei ini bisa menerima sembako bersamaan dengan 62 ribu KPM," harap Kamil menambahkan.

Terhadap 18 ribu KPM ini pihaknya terus berusaha untuk melakukan perbaikan dengan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lamongan, agar bisa membantu KPM yang mengurus e-KTP. "Hari-hari ini kami terus berusaha untuk melengkapi kependudukan dengan kerja sama para pendamping di lapangan, agar bisa membantu penerima KPM mengurus e KTP sebelum tanggal 29 Mei 2021 dikirim ke Kemensos," terangnya.

Meski rasanya sulit untuk bisa secepat nya selesai, tapi pihaknya tetap berharap KPM bisa memenuhi persyaratan itu secepatnya, karena sudah menjadi ketentuan dari Kemensos seperti itu. "Kami terus berusaha dengan stakeholder yang ada untuk membantu para KPM bisa memiliki e KTP," harapnya.

Sementara itu, sembako untuk PKM sendiri pada periode Mei ini dalam waktu 4-5 hari kedepan sudah bisa didistribusikan ke penerima melalui supplier yang tersebar di 27 Kecamatan. 

Saat ini pihaknya masih menunggu Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dari Bank BNI, untuk segera dilakukan penyaluran sembako ke KPM. "Kalau surat SP2D kami terima Jum'at, maka penyalurannya dilakukan pada hari Selasa mendatang, karena itu saya minta supplier untuk segera menyiapkan dengan barang kualitas, dan kami akan terus memantaunya," pungkasnya.jir

Berita Terbaru

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Awal 2026, Disnak Tulungagung identifikasi 59 Ekor Ternak Terjangkit PMK

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 12:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pada awal 2026, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengidentifikasi kasus…

LBH Maritim Laporkan Dugaan SHGB Laut PT SSM ke Kejagung, Diduga Langgar Hukum Kelautan dan Tata Ruang

LBH Maritim Laporkan Dugaan SHGB Laut PT SSM ke Kejagung, Diduga Langgar Hukum Kelautan dan Tata Ruang

Rabu, 04 Feb 2026 11:56 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 11:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan penerbitan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) di wilayah laut kembali mencuat di Kabupaten Gresik. Lembaga Bantuan Hukum (…

Dukung Usaha Kecil, Petrokimia Gresik Bangun Outlet UMKM "Trate Rasa" di Kelurahan Trate

Dukung Usaha Kecil, Petrokimia Gresik Bangun Outlet UMKM "Trate Rasa" di Kelurahan Trate

Rabu, 04 Feb 2026 11:54 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 11:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Upaya mendorong kebangkitan ekonomi warga terus dilakukan Pemerintah Kelurahan Trate, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Setelah s…

Dongkrak Swasembada Pangan, Poktan Probolinggo Mulai Percepat Tanam Padi

Dongkrak Swasembada Pangan, Poktan Probolinggo Mulai Percepat Tanam Padi

Rabu, 04 Feb 2026 11:52 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 11:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka mendongkrak swasembada pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kelompok Tani (Poktan) di…

Pemkab Pamekasan Fasilitasi Program pinjaman Modal Usaha Bunga Rendah ke Pelaku UMKM

Pemkab Pamekasan Fasilitasi Program pinjaman Modal Usaha Bunga Rendah ke Pelaku UMKM

Rabu, 04 Feb 2026 11:43 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 11:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Sebagai upaya untuk membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur,…

Meresahkan! Musim Hujan Picu Banjir hingga Ular Masuk Rumah Warga di Pasuruan

Meresahkan! Musim Hujan Picu Banjir hingga Ular Masuk Rumah Warga di Pasuruan

Rabu, 04 Feb 2026 11:34 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 11:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Musim hujan dengan intensitas tinggi membuat warga di Kota Pasuruan. Pasalnya, selain banjir, hujan deras juga turut memicu banyak…