Jika Belum Divaksin Covid-19, Guru di Tulungagung Dilarang Mengajar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pencapaian vaksinasi bagi guru dan para staf sekolah hampir menjangkau 100 persen.SP/PEMKAB Tulungagung
Pencapaian vaksinasi bagi guru dan para staf sekolah hampir menjangkau 100 persen.SP/PEMKAB Tulungagung

i

SURABAYAPAGI, Tulungagung – Tahun ajaran baru akan segera dilakukan pada 13 Juli 2021 mendatang di Tulungagung. Seluruh SMA dan SMK Negeri di wilatah setempat tengah mempersiapkan pembelajaran tatap muka. Salah satu yang dipersiapkan adalah vaksinasi virus Corona ( Covid-19 ) bagi para tenaga pendidikan, mulai dari guru dan para staf di sekolah. Untuk guru yang belum divaksinasi dipastikan tidak boleh mengajar.

“Masih ada waktu untuk menuntaskan vaksinasi bagi para guru dan staf sekolah,” ujar Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Tulungagung-Trenggalek, Solikin.

Solikin mengaku belum melihat data terbaru pencapaian vaksinasi bagi guru dan para staf sekolah. Namun menurutnya proses ini hampir menjangkau 100 persen.

Karena itu  pihaknya memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk menuntaskan vaksinasi. “Saya yakin semua sudah siap saat akan tatap muka nanti,” tegasnya.

Solikin pun membuat kebijakan, guru yang belum melakukan vaksinasi tidak boleh mengajar. Langkah ini diambil untuk melindungi para guru, staf dan para siswa dari paparan virus Corona.

Selain itu setiap sekolah juga telah dibentuk Satgas untuk memastikan penerapan protokol kesehatan.“Ini untuk kepentingan bersama, saling menjaga agar tidak ada paparan di sekolah,” ucap Solokin.

Total ada 3000 guru dan staf yang membutuhkan vaksinasi. Pembelajaran tatap muka nantinya dilakukan bertahap, sesuai dengan kondisi sekolah. Ada yang melakukan 50 persen saja, ada pula yang hanya 30 persen.

Pada siswa akan dibagi 2-3 shift secara bergantian. Setiap hari waktu pembelajaran dibatasi 8x 30 menit dimulai pukul 07.15 WIB. Dengan demikian para siswa sudah pulang sebelum pukul 12.00 WIB. “Nanti jika ada kasus penularan akan dihentikan. Kita lakukan tracing sampai dirasa aman, baru dimulai lagi,”  pungkas Solikin. nt/na

Berita Terbaru

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Ekspresikan Potensi dan Lestarikan Budaya dengan Gelar Lomba Desian Batik

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Lamongan terus mendorong kreativitas generasi muda dan masyarakat dalam…

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Tarik Minat Milenial Muda untuk Jaga Keberlangsungan Pertanian

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Seiring dengan kemampuan swasembada pangan serta etos kerja petani yang luar biasa dimiliki Kabupaten Lamongan, Bupati Yuhronur…

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Terinspirasi Kampung Malaka Jaya, Ketua Komisi A Dorong Ketahanan Pangan dari Kampung

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam upaya membangun ekosistem ketahanan pangan dari tingkat rumah tangga. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Ledakan di Pakuwon City Surabaya, 41 Bangunan Rusak Parah hingga 5 Orang Luka

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ledakan keras di RM Nasi Tempong Sri Dewi di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, yang terjadi pada Selasa (6/10) sekitar…

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Pastikan Pembelajaran Efektif, Pemkab Madiun Terus Evaluasi Sekolah Rakyat

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna memastikan proses belajar dan mengajar berjalan tertib, efektif, dan sesuai dengan ketentuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Per 2026, Pemkab Catat Serapan Pembelian Tembakau di Pamekasan Capai 42.575 Ton

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

Selasa, 06 Okt 2026 15:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, mencatat serapan pembelian tembakau petani oleh pabrikan pada musim tanam tembakau 2026…