Warga Putat Jaya Tewas, Diduga Overdosis Miras

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Anggadia
Petugas saat mengevakuasi jenazah korban. SP/Anggadia

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Hartoyo (51) tinggal di kos Jl Putat Jaya C, Surabaya meregang nyawa di depan kamar kosnya, Rabu (26/5/2021) sekitar pukul 01.00 WIB. Penyebab kematian hartoyo diduga karena terlalu banyak menenggak miras.

Kapolsek Sawahan, AKP A. Risky Fardian Caropeboka mengatakan, berdasarkan keterangan saksi yang dia terima, korban diduga sempat pesta miras di Jl Simo Kwagean sebelum meregang nyawa.

Korban yang mabuk parah tak bisa kembali ke kosan, akhirnya memutuskan menghubungi Panji Saputra (41) rekan korban, untuk meminta jemput untuk diantarkan pulang.

"Setiba di depan kos, korban diturunkan dan dalam posisi duduk di depan kos. Selanjutnya saksi ke kamar kos untuk mengambil uang dengan maksud akan membawa korban ke rumah sakit," paparnya, Rabu (26/5/2021).

Setelah Panji mengambil uang, korban yang semula dalam posisi duduk tiba-tiba tergeletak tak tak bernapas.

AKP Risky menambahkan, saat menenggak miras itu, korban dalam keadaan kurang sehat. "Berdasarkan keterangan saksi, korban saat itu dalam keadaan sakit,” ujarnya.

Jenazah Hartoyo dibawah ke kamar mayat RSUD dr. Soetomo menggunakan ambulans dari PMI Surabaya, untuk diberikan penanganan lebih lanjut.

Tim Inafis dari Polrestabes Surabaya yang datang ke TKP untuk melakukan pemeriksaan, hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. ang

Berita Terbaru

Ungkap Dugaan TPPU, 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas Ponorogo Diperiksa KPK

Ungkap Dugaan TPPU, 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas Ponorogo Diperiksa KPK

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 21:42 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bergerak mendalami dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus korupsi yang m…

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Gubernur Khofifah Pimpin Tanam Tebu Perdana, Perkuat Ekosistem Industri Gula

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:21 WIB

SurabayaPagi, Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin tanam tebu perdana dalam program bongkar ratoon serentak di Desa Ngletih, K…

Catatan Rahasia Setoran Uang ke Eks Sekda Ponorogo Terbongkar di Sidang KPK, Ternyata Mengalir Dari Sini

Catatan Rahasia Setoran Uang ke Eks Sekda Ponorogo Terbongkar di Sidang KPK, Ternyata Mengalir Dari Sini

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 18:13 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya– Tabir dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kian benderang. Peran mantan Sekretaris Daerah (Sekda) K…

Strategi Vokasi dan Industri Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja di Jatim

Strategi Vokasi dan Industri Dongkrak Penyerapan Tenaga Kerja di Jatim

Sabtu, 23 Mei 2026 17:19 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 17:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jawa Timur pada Februari 2026 tercatat sebesar 3,55 persen. Angka ini turun 0,06 poin d…

Petani Bondowoso Minta Perlindungan dari Peraturan yang Mengancam Tembakau

Petani Bondowoso Minta Perlindungan dari Peraturan yang Mengancam Tembakau

Sabtu, 23 Mei 2026 11:16 WIB

Sabtu, 23 Mei 2026 11:16 WIB

SurabayaPagi, Punjer - Menandai awal musim tanam 2026, ratusan petani tembakau Bondowoso dengan semangat kebersamaan dan optimisme tinggi, siap menabur benih…

Selain Diduga Belum Miliki Andalalin, Izin Usaha PT JPC Kadaluwarsa   ‎

Selain Diduga Belum Miliki Andalalin, Izin Usaha PT JPC Kadaluwarsa  ‎

Jumat, 22 Mei 2026 20:08 WIB

Jumat, 22 Mei 2026 20:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Selain diduga belum memiliki dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), izin berusaha milik PT Jatim Parkir Center (JPC) s…