Tak Hanya SMK, Dindik Jatim Kembangkan Vokasi Bagi SMA dan SLB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT. SP/Lady Yuvinda
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT. SP/Lady Yuvinda

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Wahid Wahyudi, meyakini bahwa pendidikan vokasi akan melahirkan tenaga-tenaga terampil dan ahli sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Dalam rangka mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh Jawa Timur, Wahid Wahyudi ingin melakukan revitalisasi pendidikan dengan membidik pendidikan vokasi. Salah satu caranya, menghapus stigma dunia usaha bahwa pendidikan vokasi hanya ada di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 

Bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Wahid optimis dapat mengembangkan pendidikan vokasi di Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga Sekolah Luar Biasa (SLB). Hal ini dilakukannya agar kemampuan yang dimiliki oleh lulusan SMK, SMA, maupun SLB dapat selaras dengan kebutuhan industri.

"Saya ingin membuat pergerakan vokasi. Jadi yang diberikan vokasi tidak hanya SMK. Tapi anak SMA dan SLB juga harus diberikan keterampilan. Karena apa, kalau anak SMK lulus sudah pasti punya keterampilan. Tapi anak-anak SMA 67% itu tidak melanjutkan ke perguruan tinggi padahal tidak ada keterampilan apapun. Akhirnya yang SMA kerjanya serabutan," tutur Wahid Wahyudi saat diwawancarai Surabaya Pagi, Kamis (3/6/2021)

Untuk mendukung langkahnya tersebut, Wahid mendorong agar sekolah-sekolah khususnya di wilayah Jawa Timur bersedia mengadakan ekstrakurikuler pengembangan keterampilan. Ekstrakurikuler ini tetap dapat diikuti bagi mereka yang memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Masih berdasarkan penuturannya, siswa yang telah mengikuti ekstrakurikuler tersebut akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang nantinya dapat menjadi penunjang di dunia kerja. Wahid Wahyudi berharap program ini tidak hanya memudahkan generasi muda mencari pekerjaan, namun juga menginisiasi para anak muda untuk menghadirkan lapangan kerja baru.

“Jadi, cara yang terlihatnya simpel ini ternyata berpengaruh besar bagi kehidupan anak-anak muda, terutama pada masa pandemi yang serba sulit ini,” tandasnya.la

Berita Terbaru

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat Berkah: Maulud di Solo

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:38 WIB

MAULID Nabi adalah hari untuk mengingat kelahiran dan akhlak mulia Nabi Muhammad SAW. Di Indonesia, tradisi maulid sering diadakan pada bulan Rabiul Awal dalam…

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Ngaku Uangnya Miliaran Digelapkan Pegawai

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:36 WIB

SURABAYAPAGI.com - Konten kreator Meicy Villia atau yang lebih dikenal dengan nama Vilmei, mendatangi Polres Metro Bekasi Kota bersama kuasa hukumnya, Koko…

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

BEM UI dan BEM-SI tak Mau Demo

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:33 WIB

SURABAYAPAGI.com - BEM UI, dan BEM Seluruh Indonesia (BEM-SI) menyatakan masih pikir-pikir ikut serta dalam aksi ini, tanpa menentang rencana aksi 27…

HINGGA SEMALAM JAKARTA AMAN

HINGGA SEMALAM JAKARTA AMAN

Jumat, 28 Agu 2026 04:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:31 WIB

SURABAYAPAGI.com - Hingga pukul 21.00 wib semalam, kota Jakarta aman. Polda Metro Jaya mengungkap adanya sejumlah kelompok yang terafiliasi anarko yang diduga…

Anggota DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Warga Ajak Kepung

Anggota DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Warga Ajak Kepung

Jumat, 28 Agu 2026 04:27 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Rapat digelar ketika massa Demo 27 Agustus menyampaikan aspirasi di depan kompleks parlemen, Senayan, Jakarta. Namun, agenda tersebut masih…

BGN Terus Bersih-bersih Dapur

BGN Terus Bersih-bersih Dapur

Jumat, 28 Agu 2026 04:25 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 04:25 WIB

SURABAYAPAGI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan sementara penambahan unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi G…