Tiduri Anak Kandung Usia 13 Tahun, Diadili

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
MT Ayah Bejat, saat ditangkap oleh tim dari Polda Jatim di dekat kontrakannya, di Surabaya. SP/Budi Mulyono 
MT Ayah Bejat, saat ditangkap oleh tim dari Polda Jatim di dekat kontrakannya, di Surabaya. SP/Budi Mulyono 

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seorang ayah berinisial MT asal Sidoarjo tega berbuat mesum kepada anaknya sendiri. Ia meniduri anaknya sendiri yang bernama Bunga pada saat korban masih berusia 13 tahun atau sejak 2017. Kejadian ini bermula karena Bunga sering tidur bersama orangtuanya.

Saat itu, MT yang tidur bertiga bersama sang istri dan anaknya  tiba tiba pindah ke samping Bunga. Awalnya, MT hanya meraba raba tubuh anaknya. Namun hal itu tidak berlangsung lama karena sang ibu sempat terbangun dan memutarkan badannya.

“Saya tidur bersama ayah dan ibu. Waktu itu ayah di pojok dekat tembok disampingnya ada ibu. Lalu tengah malam ayah pindah ke samping saya. Kemudian ia tiba tiba mengelus badan saya dan saya kaget. Dan waktu itu ayah menyuruh saya tidak boleh teriak,” ujar Bunga di Polda Jatim pada Rabu (02/06/2021).

Tak hanya sekali, ayahnya semakin menjadi jadi. Tindakannya bahkan sudah diluar batas. Pada suatu malam, ayahnya tega memaksa Bunga untuk melakukan hubungan suami istri. Bahkan hal itu dilakukan hampir setiap hari. Hal itu lantaran ayah Bunga adalah seorang pengangguran. Dan ibunya pukul 6 pagi sudah berangkat bekerja. Bunga sendiri tidak sekolah karena tidak ada biaya. Dia hanya menyelesaikan pendidikan hingga Taman Kanak Kanak (TK). Sehingga, kesempatan ini sering dimanfaatkan oleh MT untuk memaksa anaknya berhubungan badan.

Bunga sendiri sempat menolak ajakan tersebut, namun ayahnya terus memarahi dan mengancam akan menghabisi Bunga beserta ibu dan adiknya. Bahkan, dia sempat dipukul oleh ayahnya.

“Sebenarnya saya ada niatan untuk melaporkan perbuatan ayah. Tapi saya juga memikirkan perasaan ibu saya. Nanti pasti dia kecewa berat. Dan saya juga takut dengan ancaman ayah,” lanjutnya.

Setelah tiga tahun berjalan, pada tahun 2020 bulan Desember Bunga mulai bekerja. Dia kemudian menceritakan permasalahan ini pada teman kerjanya. Karena kasihan melihat Bunga, teman kerja bunga lalu mengenalkannya pada pengacara di Surabaya.

Febri Kurniawan Pikulun dan May Cendy Aninditya adalah dua orang pengacara yang mendapat laporan atas kasus yang dialami Bunga. Mereka pun melaporkan perbuatan MT ke Polda Jatim pada Mei 2021. Mereka terus mendesak Polda Jatim untuk mengusut kasus ini.

Akhirnya, pada Rabu (2/6) tim dari Polda Jatim bergerak setelah mendapat informasi lokasi keberadaan MT dari dua pengacara tersebut. MT dan istrinya ternyata berada di Mojokerto.

“Ketika kami tiba di Mojokerto, ternyata MT dan istrinya berada di Surabaya tepatnya di kontrakannya. Sehingga saya langsung mengabarkan kepada Polda Jatim tentang informasi keberadaan tersangka,” terang Febri.

Sesampainya di kontrakan tersebut, ternyata MT sedang tidak berada disana. Tim dari Polda Jatim hanya bertemu dengan istri tersangka. Istri tersangka pun menelpon MT dan menyuruhnya kembali. Dan akhirnya tim dari Polda Jatim langsung menangkap pelaku seusai sampai di dekat kontrakannya.

Saat ini, kondisi Bunga masih dalam keadaan tertekan. Namun, Polda Jatim terus mendampinginya dan memberikan fasilitas psikoterapi. nbd

Berita Terbaru

Antisipasi Potensi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siap Percepat Tanam Padi

Antisipasi Potensi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siap Percepat Tanam Padi

Minggu, 17 Mei 2026 11:45 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 11:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu upaya mengantisipasi potensi kemarau panjang atau El Nino pada 2026, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Hingga Akhir 2026, Pemkab Madiun Targetkan Penemuan 1.892 Kasus Baru TBC

Hingga Akhir 2026, Pemkab Madiun Targetkan Penemuan 1.892 Kasus Baru TBC

Minggu, 17 Mei 2026 11:21 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 11:21 WIB

SURABAYAPAGI,com, Madiun - Menindaklanjuti kasus lonjakan Tuberkulosis (TBC), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur menargetkan penemuan kasus…

Pesta Babi dan Kritik Pembangunan, Akademisi: Jangan Hanya Eksekusi Tanpa Dialog

Pesta Babi dan Kritik Pembangunan, Akademisi: Jangan Hanya Eksekusi Tanpa Dialog

Minggu, 17 Mei 2026 10:33 WIB

Minggu, 17 Mei 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Nobar film dokumenter Pesta Babi di Kota Madiun memunculkan diskusi kritis soal dampak pembangunan dan Proyek Strategis Nasional…

Ponorogo Geger!  Jasad Bayi Hugel Dibuang di Selokan 

Ponorogo Geger!  Jasad Bayi Hugel Dibuang di Selokan 

Sabtu, 16 Mei 2026 21:28 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 21:28 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Warga Desa Trisono, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digemparkan oleh penemuan jasad bayi yang sudah membusuk di …

Dari Lapangan ke Pariwisata, MLSC Surabaya Serap Ribuan Peserta dan Penonton

Dari Lapangan ke Pariwisata, MLSC Surabaya Serap Ribuan Peserta dan Penonton

Sabtu, 16 Mei 2026 19:43 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 19:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Turnamen sepak bola putri usia dini MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 2 2025–2026 tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet, tet…

Libatkan Konten Kreator, DPR Dorong Branding Pariwisata Jatim Tembus Pasar Global

Libatkan Konten Kreator, DPR Dorong Branding Pariwisata Jatim Tembus Pasar Global

Sabtu, 16 Mei 2026 15:30 WIB

Sabtu, 16 Mei 2026 15:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya penguatan sektor pariwisata di Jawa Timur terus didorong melalui pemanfaatan teknologi digital dan keterlibatan masyarakat. S…