Periode 2019-2020, Kasus Penikahan Anak di Jatim Naik 300 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Berdasarkan data DP3AK Jatim, saat ini terdapat 24.714 pernikahan anak. SP/ DP3AK Jatim
Berdasarkan data DP3AK Jatim, saat ini terdapat 24.714 pernikahan anak. SP/ DP3AK Jatim

i

SURABAYAPAGI, Surabaya – Selama periode 2019-2020, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Jawa Timur mendata kasus pernikahan anak di wilayah setempat naik 300 persen. Berdasarkan data DP3AK Jatim, saat ini terdapat 24.714 pernikahan anak.

“Padahal sebelumnya kasus pernikahan anak tercatat hanya sekitar 8 ribuan. Ini kan cukup memprihatinkan, apalagi sempat ada sinetron di salah satu stasiun TV swasta yang kontroversi, membiarkan artis remaja berusia 15 tahun berperan jadi istri ketiga,” jelas Andriyanto Kepala DP3AK Jatim, kemarin.

Pernikahan anak yang dimaksud, pihak mempelai yang melaksanakan akad masih berusia di bawah usia minimal yang ditentukan Undang-Undang 16/2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang 1/1974 tentang Perkawinan, yakni 19 tahun.

Menyikapi sinetron kontroversi berjudul ‘Suara Hati Istri: Zahra’, Andriyanto setuju dengan langkah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang kini telah menghentikan sementara proses penayangannya. Sinetron ini banyak dikritik masyarakat karena ada adegan yang dinilai tak pantas untuk diperankan perempuan berusia 15 tahun.

 Andriyanto menilai sinetron ini sangat bertentangan dengan upaya pemerintah untuk menekan terjadinya pernikahan anak. “Artis remaja berusia 15 tahun berperan jadi istri ketiga, seolah-olah membenarkan terjadinya pernikahan anak. Tentu saja sangat bertentangan dengan upaya pemerintah menekan terjadinya pernikahan anak,” katanya.

Dia bilang, pernikahan anak di Indonesia menjadi masalah serius. Berdasarkan data, seperempat dari jumlah penduduk di Indonesia berusia remaja.

Jika upaya pencegahan pernikahan anak tak dilakukan maka di Indonesia terancam akan terjadi lost generation.“Satu generasi akan hilang jika kasus pernikahan anak tak dicegah,” tegasnya.

Andriyanto pun berharap upaya pemerintah dalam mencegah terjadinya pernikahan anak, salah satunya lewat program Kota Layak Anak (KLA), didukung semua pihak tak terkecuali media.

“Media massa baik cetak, elektronik, maupun online harusnya turut berperan dalam mendukung program pemerintah,” kata Andriyanto.ss/na

Berita Terbaru

Warga Mutiara Regency dan Pengacara Kompak Hadapi Arogansi Banding Bupati Subandi

Warga Mutiara Regency dan Pengacara Kompak Hadapi Arogansi Banding Bupati Subandi

Minggu, 19 Jul 2026 19:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 19:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Secara kompak warga perumahan Mutiara Regency akan totalitas menghadapi langkah Bupati Sidoarjo Subandi yang kalah melawan…

Kronologi Terungkapnya Kasus Objektifikasi Seksual di Unesa, Berawal dari Laporan Grup Percakapan

Kronologi Terungkapnya Kasus Objektifikasi Seksual di Unesa, Berawal dari Laporan Grup Percakapan

Minggu, 19 Jul 2026 18:26 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:26 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kasus dugaan objektifikasi seksual yang menyeret enam mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bermula dari l…

Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf Minta Premanisme Parkir Liar di Surabaya Ditindak Tegas

Ketua DPRD Jatim Musyafak Rouf Minta Premanisme Parkir Liar di Surabaya Ditindak Tegas

Minggu, 19 Jul 2026 18:16 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:16 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Praktik parkir liar dan pungutan liar (pungli) yang disertai intimidasi masih menjadi persoalan yang mengganggu kenyamanan warga…

DPRD Jatim Kawal Proyek Strategis Transportasi, Hidayat: Infrastruktur Harus Berdampak pada Ekonomi Rakyat

DPRD Jatim Kawal Proyek Strategis Transportasi, Hidayat: Infrastruktur Harus Berdampak pada Ekonomi Rakyat

Minggu, 19 Jul 2026 18:13 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 18:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – DPRD Jawa Timur menyatakan siap mengawal percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang menjadi hasil pembahasan Gubernur J…

Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Lumajang Pastikan Perubahan APBD 2026 

Perkuat Kualitas Pelayanan Publik, Pemkab Lumajang Pastikan Perubahan APBD 2026 

Minggu, 19 Jul 2026 15:20 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan Perubahan Anggaran…

Pangkas Waktu Lebih Cepat, Petani Trenggalek Pakai Drone Untuk Semprot Sawah

Pangkas Waktu Lebih Cepat, Petani Trenggalek Pakai Drone Untuk Semprot Sawah

Minggu, 19 Jul 2026 15:19 WIB

Minggu, 19 Jul 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Penerapan teknologi kini mulai dirasakan di sektor pertanian. Bagaimana tidak, baru-baru ini para petani di Kabupaten Trenggalek…