Persembunyian Pelaku Penganiayaan Bocah Kupang Krajan Terlacak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pelaku penganiayaan kepada bocah SD, berinisial JM, 12 tahun, Jalan Kupang Krajan V-A Surabaya menemui titik terang.
Pelaku penganiayaan kepada bocah SD, berinisial JM, 12 tahun, Jalan Kupang Krajan V-A Surabaya menemui titik terang.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Upaya pencarian pelaku yang melakukan penganiayaan kepada bocah SD, berinisial JM, 12 tahun, Jalan Kupang Krajan V-A Surabaya menemui titik terang. Saat ini Pihak Kepolisian sudah mendapatkan informasi dimana pelaku berada. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian.

"Betul, kami sudah mengantongi tempat persembunyian pelaku," kata AKBP Oki.

Oki mengatakan, saat ini pihaknya telah menerjunkan personel menuju lokasi persembunyian terduga. Agar nantinya dapat langsung dilakukan penangkapan.

"Tim kami sedang merapat ke sana," jelasnya.

Akan tetapi, Oki mengaku masih belum bisa menjelaskan secara detail di mana terduga tersebut melarikan diri, usai melakukan penganiayaan terhadap bocah SD di kamar kosnya.

"Yang jelas tempat persembunyiannya di luar kota Surabaya," ucapnya.

Ketika berhasil diamankan, Oki berjanji akan langsung membuka kepada masyarakat, mengenai identitas pelaku penganiayaan hingga menewaskan seorang anak belasan tahun itu.

"Ditunggu saja semoga segera ditemukan," kata dia.

Polisi tengah selidiki pelaku penganiayaan bocah SD, berinisial JM, 12 tahun, yang ditemukan dalam keadaan bersimbah darah di bagian kepala, di sebuah kamar kos, Jalan Kupang Krajan V-A Surabaya.

Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksana mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk menemukan bukti terkait dugaan penganiayaan tersebut.

"Kami akan segera memanggil saksi dari keluarga korban. Kita sudah koordinasi dengan keluarga korban. Kami selidiki dulu," kata Arief.

Sementara itu, kasus tersebut terbongkar usai paman korban, Fugita Purnama, 36 tahun, melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polrestabes Surabaya, Jumat, 28 Mei 2021, lalu.

Kejadian itu, kata Fugita, pertama diketahui oleh kakek korban pada Rabu, 26 Mei 2021, sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, JM dicari oleh keluarganya karena tidak kunjung pulang hingga pukul 12.00 WIB.

"Diduga keponakan saya dihantam paving," kata Fugita.

Fugita berpikiran jika pelaku yang menganiaya ponakannya tersebut adalah penghuni kos, yang berinisial WB, warga Garut, Jawa Barat, yang tinggal bersama istri beserta dua orang anaknya.

"Itu orang baru, saat kejadian tidak ada tetangga yang tahu. Namun, ada saksi yang melihat mereka buru-buru keluar kamar kos," jelasnya.

Berita Terbaru

Sindir Anggaran Misi Dagang ke Luar Negeri, Blegur : Lebih Baik Lewat TikTok 

Sindir Anggaran Misi Dagang ke Luar Negeri, Blegur : Lebih Baik Lewat TikTok 

Selasa, 09 Jun 2026 06:22 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 06:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Alokasi anggaran misi dagang ke luar negeri miliaran rupiah dibahas serius dalam  Rapat koordinasi Banggar dan TAPD Pemprov Jatim. …

Tampil Seksi , Kim Kardashian, Jadi Perhatian Penonton Formula 1

Tampil Seksi , Kim Kardashian, Jadi Perhatian Penonton Formula 1

Selasa, 09 Jun 2026 05:58 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM :  Kim Kardashian terlihat mendukung langsung pembalap Formula 1, Lewis Hamilton, pada balapan F1 Monaco yang berlangsung baru-baru …

Cegah Kebocoran Lindi, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Truk Sampah

Cegah Kebocoran Lindi, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Truk Sampah

Selasa, 09 Jun 2026 05:57 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:57 WIB

Surabaya Pagi.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap armada truk pengangkut sampah yang melayani pengangkutan…

Prabowo Minta, Bereskan Berbagai Persoalan di BGN Bertahap

Prabowo Minta, Bereskan Berbagai Persoalan di BGN Bertahap

Selasa, 09 Jun 2026 05:55 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari, menegaskan salah satu mandat yang diberikan kepada pimpinan baru BGN adalah…

Mahfud MD: Dadan Terasa Ugal ugalan

Mahfud MD: Dadan Terasa Ugal ugalan

Selasa, 09 Jun 2026 05:48 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:48 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Menko Polhukam sekaligus pakar hukum tata negara RI, Mahfud MD menilai eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana adalah…

Istana Tegaskan tak Bekerja Atas Isu

Istana Tegaskan tak Bekerja Atas Isu

Selasa, 09 Jun 2026 05:44 WIB

Selasa, 09 Jun 2026 05:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan tak ada rencana pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Prasetyo…