Kasus Aktif Covid-19 Surabaya Naik Capai 190 Orang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemkot Surabaya  berupaya terus mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 dengan melakukan swab test (tes usap) massal. SP/Humas Pemkot Surabaya
Pemkot Surabaya  berupaya terus mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 dengan melakukan swab test (tes usap) massal. SP/Humas Pemkot Surabaya

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota  Surabaya,  kasus aktif Covid-19 di Kota pahlawan mengalami kenaikan dari sebelumnya yang hanya 170 orang hingga Rabu (16/6) mencapai 190 orang.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya  berupaya terus mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.  "Kami terus berkomitmen mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 dengan melakukan swab test (tes usap) massal tidak hanya di pasar tapi juga di pusat perbelanjaan," katanya, Kamis (17/6).

Menurut Cak Eri-sapaan akrab Wali Kota Eri, Dinkes Surabaya terus menggelar tes Covid-19 baik tes cepat antigen maupun tes usap secara massal di sejumlah tempat keramaian, seperti halnya Pasar Atom pada Senin (14/6) dan Pusat Grosir Surabaya (PGS) pada Selasa (15/6) dan Mal BG Junction Surabaya pada Rabu (16/6).

"Tes usap massal itu menyasar kepada seluruh pegawai serta pengunjung mal. Ini sebagai salah satu upaya untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di Surabaya," ujarnya.

Selain itu, Cak Eri  menyatakan, bahwa Satgas Covid-19 Surabaya meminta kepada seluruh warga untuk memperketat protokol kesehatan dimanapun berada.

Ia juga memastikan, untuk tes usap massal yang digelar di mal tersebut, menyasar kepada seluruh pedagang dan pengunjung. "Kalau pengunjung diambil secara acak. Kami gunakan tes usap PCR jadi mudah-mudahan hasilnya cepat keluar," katanya.
 
Selain itu, kata dia, percepatan vaksinasi juga terus dilakukan dengan menyasar di berbagai kalangan. Terbaru, Cak Eri juga sudah meminta Kepala Dinkes Surabaya untuk melakukan pendataan bagi masyarakat berusia di atas 18 tahun. 

Melalui pendataan itu, lanjut dia, maka diketahui berapa jumlah masyarakat yang mendaftar vaksinasi Covid-19 dengan sasaran 18 tahun ke atas. Nantinya data tersebut akan dikirimkan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) agar mendapatkan jumlah vaksinasi sesuai sasaran yang diperlukan.

Sehingga tujuan percepatan vaksinasi bagi seluruh lapisan masyarakat bisa tercapai. "Saya sampaikan, meskipun warga telah mendapatkan vaksin bukan berarti abai pada protokol kesehatan (prokes). Mari sama-sama menjaga kota ini, tolong prokesnya," katanya.
 
Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Surabaya Febria Rachmanita sebelumnya mengatakan, jumlah sasaran tes usap massal di Mal BG Junction Surabaya mencapai 418 orang. Dari jumlah tersebut, terdiri dari 370 orang karyawan dan 48 orang lainnya adalah pengunjung mal.  "Untuk yang KTP Surabaya ada 250 orang. Kemudian KTP non-Surabaya 168 orang," katanya.sb1/na

Berita Terbaru

Bupati Fauzi Turun Langsung ke Jakarta, Kawal Kebutuhan Transportasi Laut Warga Kepulauan Sumenep

Bupati Fauzi Turun Langsung ke Jakarta, Kawal Kebutuhan Transportasi Laut Warga Kepulauan Sumenep

Selasa, 25 Agu 2026 11:07 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 11:07 WIB

SUMENEP surabayapagi.com - Komitmen Bupati Sumenep *Achmad Fauzi Wongsojudo* untuk membenahi layanan transportasi warga kepulauan kembali dibuktikan dengan…

Bebas Masalah Sampah, Pemkot Madiun Siap Cairkan Dana Operasional per RT Rp10 Juta

Bebas Masalah Sampah, Pemkot Madiun Siap Cairkan Dana Operasional per RT Rp10 Juta

Selasa, 25 Agu 2026 11:00 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Guna mewujudkan target kota setempat bebas masalah sampah 2027, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun siap mencairkan dana operasional…

VinFast Siap Hadirkan Pengalaman Elektrifikasi Menyeluruh di GIIAS  Surabaya 2026

VinFast Siap Hadirkan Pengalaman Elektrifikasi Menyeluruh di GIIAS Surabaya 2026

Selasa, 25 Agu 2026 10:59 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pergelaran otomotif Surabaya akan segera diramaikan oleh energi hijau. Pada 26–30 Agustus 2026, VinFast akan hadir di GIIAS Surabaya 2026 d…

Wujudkan Daerah Kreatif, Pemkab Magetan Bakal Siapkan Peta Jalan Ekraf 2027

Wujudkan Daerah Kreatif, Pemkab Magetan Bakal Siapkan Peta Jalan Ekraf 2027

Selasa, 25 Agu 2026 10:46 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dalam rangka mewujudkan kabupaten yang kreatif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, Pemerintah Kabupaten…

Curanmor di Parkiran Minimarket Terbongkar, Motor Korban Berhasil Dikembalikan

Curanmor di Parkiran Minimarket Terbongkar, Motor Korban Berhasil Dikembalikan

Senin, 24 Agu 2026 19:52 WIB

Senin, 24 Agu 2026 19:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di halaman sebuah minimarket di Dusun Lekerrejo, Desa Dadapkuning, Kecamatan Cerme, K…

PCNU Lamongan Desak Pemerintah dan Aparatur Hukum Hentikan Peredaran Miras yang Kian Marak di Masyarakat

PCNU Lamongan Desak Pemerintah dan Aparatur Hukum Hentikan Peredaran Miras yang Kian Marak di Masyarakat

Senin, 24 Agu 2026 19:33 WIB

Senin, 24 Agu 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lamongan secara tegas Mendesak dan meminta kepada Pemerintah daerah, untuk…