Dalam 5 Bulan, 98 Warga Probolinggo Terkena DBD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nyamuk aedes aegypti yang menyebabkan penyakit DBD.
Nyamuk aedes aegypti yang menyebabkan penyakit DBD.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Memasuki musim penghujan, Demam berdarah Dengue (DBD) menjadi salah satu momok yang ditakuti warga. Selain pandemi covid-19 yang masih belum usai, DBD kini menambah kekhawatiran warga.

Di kabupaten Probolinggo sendiri sudah ada 98 orang yang terkena DBD. Bahkan satu diantaranya meninggal dunia akibat penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegypti.

Ke-98 warga yang terserang DBD dicatat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dalam 5 bulan. Pada Januari ada 6 warga terjangkit DBD, Februari 19 kasus, Maret 53 kasus dengan 1 kematian, April 8 kasus dan Mei dengan 11 kasus.

“Bulan Juni belum diketahui berapa jumlah warga yang terserang DBD, rekapnya baru di awal bulan depan,” sebut Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Kabupaten Probolinggo, dr. Dewi Vironica pada Jumat, (18/6).

Ia menyebut merebaknya kasus DBD dikarenakan musim pancaroba atau peralihan musim. Di sisi lain, masyarakat cenderung abai ketika musim pancaroba tiba. Mereka menyepelekan bahayanya serangan DBD. Padahal peningkatan kasus bisa terjadi saat awal musim.

Karenanya Dinkes meminta warga untuk memperhatikan kebersihan lingkungan. 

Untuk mengantisipasi hal itu, pihaknya melakukan pengasapan (Fogging) di berbagai wilayah Kabupaten Probolinggo untuk mengantisipasi peningkatan pasien DBD. Namun diluar itu, peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan lebih utama. Sebab, fogging bukanlah solusi utama.

“Untuk fogging nantinya akan kami lakukan di beberapa lokasi di Kabupaten Probolinggo untuk mengurangi peningkatan pasien DBD. Akan tetapi kesadaran masyarakat lebih penting untuk memberantas jentik-jentik nyamuk,” tandas perempuan asal Kota Balikpapan itu. 

Berita Terbaru

DPR Bikin MBG Watch

DPR Bikin MBG Watch

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - “Kita sudah banyak dengar masukan, input, saran, dan ya terima kasih sudah mau secara gamblang sampaikan apa yang dirasakan dan dipelajari t…

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesta pecah setelah Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu dalam pertandingan di Atlanta, Amerika…

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Warga Buenos Aires, Rayakan Kemenangan Dikaitkan Malvinas

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:20 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kemenangan emosional Argentina, dirayakan secara masif di ibu kota Buenos Aires, karena dianggap sebagai pembalasan yang lebih dari sekadar…

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

SPANYOL UKIR ULANG FINAL 2010, MESSI PEMBEDANYA

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina akan diselenggarakan pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB akan datang.…

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

PEREBUTAN TEMPAT KETIGA, TETAP BERGENGSI

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Laga perebutan tempat ketiga akan mempertemukan Inggris melawan Perancis di Miami Stadium, Florida, pada Sabtu (18/7/2026) waktu setempat…

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat Berkah, Oknum Polisi Rekayasa Perkara

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:10 WIB

SURABAYAPAGI.com – POLISI atau oknum yang mencoba merekayasa perkara sering melupakan agamanya. Ini terkait manipulasi bukti, alibi palsu, atau skenario yang d…