Pemkab Kucurkan Rp 456.290.000 Untuk 93 KK Korban Gempa Bumi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati serahkan bantuan secara simbolis. SP/DIR
Bupati serahkan bantuan secara simbolis. SP/DIR

i

SURABAYAPAGI,  Pasuruan - Sebanyak 93 kepala keluarga korban gempa bumi yang berada di empat kecamatan yakni, Kecamatan Puspo, Lumbang, Tutur, dan Kecamatan Tosari mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Bantuan diberikan secara simbolis oleh Bupati Pasuruan H.Irsyad Yusuf, Wakil Bupati Pasuruan H. Mujib Imron serta pimpinan Forkopimda Kabupaten Pasuruan kepada lima orang perwakilan korban. 

Masing-masing mendapat bantuan uang dalam bentuk tabungan plus sembako. Nilai bantuan tidak sama, tergantung tingkat kerusakannya. Ada yang mendapat bantuan sebesar Rp 13 juta lebih,  juga ada yang mendapat  sebesar Rp 15 juta.

Prosesi pemberian bantuan dilaksanakan di Desa Pusung Malang, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (19/06/21). Desa Pusung Malang, Kecamatan Puspo dan Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang tercatat merupakan korban terbanyak di antara desa-desa korban gempa lainnya. 

Total bantuan sosial rehabilitasi yang disalurkan pemerintah sebanyak Rp 456.290 000. Dengan rincian: Kecamatan Puspo mendapat bantuan dana sebesar Rp 207.521.000, ; Kecamatan Lumbang Rp 76.722.000,; dan Kecamatan Tosari memperoleh bantuan dana sebesar Rp 172.047.000,-.

H.Irsyad Yusuf dalam pidatonya mengatakan, dana tersebut merupakan stimulan untuk memperbaiki rumah korban yang rusak. Dia berpesan agar menggunakan dana tersebut sesuai dengan kebutuhan yaitu merenovasi rumah, tidak untuk dibelanjakan yang lainnya."Saya pesan bagi yang diberi bantuan pemerintah agar benar-benar dipakai untuk merenovasi rumah jangan dibelanjakan yang lainnya," pesannya kepada penerima bantuan.

Sebelum menutup pidatonya Irsyad berkelakar soal kondisi jalan akses dari  Kecamatan Puspo menuju Desa Pusung Malang. Dia terkesan dengan kondisi jalan yang katanya sangat menantang." Akses jalan dari Puspo menuju kesini (Desa Pusungmalang) sangat menantang. Kalau menurut saya jalan itu tidak rusak, tapi hancur!,"ucapnya disambut tawa hadirin.

Dia pun berjanji akan membangun jalan satu-satunya masyarakat Desa Pusung Malang menuju ibukota Kecamatan Puspo. "Saya akan anggarkan untuk membangun jalan ini. Meski banyak anggaran yang dikepras untuk Covid-19. InsyAallah tahun depan sudah dimulai pembangunannya," tutup Irsyad.

Selain dari pemerintah, bantuan juga mengalir dari Bank Jatim dan Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Pasuruan. Tidak ketinggalan, Kodim 0819 Pasuruan juga akan memberikan bantuan tenaga untuk membantu merehabilitasi rumah korban. Rencananya kegiatan Bhakti sosial TNI tersebut akan dilangsungkan pada tanggal 28 Juni nanti.

Diketahui, Akibat gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar,  berdampak pada beberapa kawasan di Kabupaten Pasuruan. Gempa bumi yang terjadi dua kali pada tanggal 10 Mei dan 21 April 2021 lalu dengan kekuatan 6,7 dan 6,2 skala Richter, merontokan sejumlah rumah dan fasilitas umum di  Empat kecamatan yang berdekatan dengan kabupaten Malang. Tercatat total 93 rumah dan 9 fasilitas umum (fasum) rusak. Ada yang rusak parah maupun kerusakan sedang. 

Korban rumah rusak yang paling banyak berada di kecamatan Puspo sebanyak 38 rumah, kemudian  Kecamatan Tutur sebanyak 25 rumah, di Kecamatan Tosari 16 rumah dan di Kecamatan Lumbang sebanyak 14 rumah. Namun beberapa rumah yang mengalami kerusakan paling parah ada di Kecamatan Puspo dan Kecamatan Lumbang. ( dir)

Berita Terbaru

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Benahi Profesi dari Dalam — Ketua Umum AAI Tjandra Sridjaya Dorong Advokat Perkuat Kompetensi dan Kebersamaan

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 12:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Pembenahan profesi advokat tidak cukup hanya dengan memperkuat organisasi. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), k…

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Kick Off Hari Santri di Lamongan, Diawali Jelajah Santri Sako Pramuka Pandu Ma’arif

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kick off peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Lamongan, diawali dengan kegiatan Jelajah Santri Sako Pramuka P…

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Puluhan Ribu Alumni Gontor Padati Pondok Jelang Peringatan 100 Tahun

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 10:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Puluhan ribu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari berbagai penjuru dunia memadati kawasan pondok untuk mengikuti…

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Minat Investasi Emas Menguat, HSBC Indonesia Hadirkan Reksa Dana Saham Syariah

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 09:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Meningkatnya perhatian investor terhadap emas sebagai bagian dari diversifikasi portofolio mendorong PT Bank HSBC Indonesia (HSBC I…

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Gugatan Sengketa Lahan Tidak Diterima, Kiagus : Silahkan Ambil Lahan, Ganti Investasi Kami

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 21:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun — Direktur PT Jatim Parkir Center (JPC), Kiagus Firdaus, membuka peluang penyelesaian sengketa lahan melalui negosiasi setelah Pen…

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Bangun Sinergi Kejar Target PAD Rp 1 Triliun, Bapenda Lamongan dan MGN Mulai Petakan Potensi Pendapatan Daerah

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 17:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sinergi semua pihak terus dibangun oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamongan, agar target Pendapatan Asli Daerah…