Langgar Prokes, Wisuda TK Mojosari Dibubarkan Paksa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Satgas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto melakukan pembubaran wisuda dan perpisahan Raudlatul Athfal (RA) Perwanida yang dianggap tak terapkan prokes 5M. SP/Dwy AS
Satgas Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto melakukan pembubaran wisuda dan perpisahan Raudlatul Athfal (RA) Perwanida yang dianggap tak terapkan prokes 5M. SP/Dwy AS

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Satgas Gugus Tugas Covid-19 paksa wisuda dan perpisahan Raudlatul Athfal (RA) Perwanida di Oshilova Garden Resto, Jalan Gajahmada, Randubango, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Senin (21/6). 

Selain karena menimbulkan kerumunan, pembubaran itu dilakukan karena acara tersebut tidak mengantongi izin dan melanggar protokol kesehatan.

"Kegiatan ini melanggar protokol kesehatan. Yang dimaksud oleh masyarakat hanya memakai masker, cuci tangan sudah aman. Padahal ada 5M," ungkap Kapolsek Mojosari Kompol Heru Purwandi.

Ia menyebutkan kegiatan penerimaan ijazah RA Perwanida yang beralamat di Desa/Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto tidak  memiliki izin dari Satgas Gugus Tugas Covid-19 kecamatan ataupun kabupaten.

"Tadi tidak menghindari kerumunan, dan malah ini mendatangkan warga. Ini tidak ada izin dan melanggar prokes. Lebih dari 80 orang dengan kapasitas kemungkinan 50 orang. Kami lakukan pendalaman dan sanksi jelas pasti ada yang diterapkan dengan pelanggaran protokol kesehatan," bebernya.

Sementara, Kasatpol PP Kabupaten Mojokerto Nurhono menambahkan pihaknya sebagai penegak Perda akan melakukan pendalaman ijin usaha. Jika terbukti tak ada ijinnya maka akan dilakukan penyegelan Oshilova Garden Resto. "Kita lihat proses pendalaman jika tidak ada ijin usaha maka akan ditindaklanjuti,  sementara disegel dulu," tukasnya.

Terpisah, Manajer Oshilova Garden Resto Didin Adi menampik bila pihaknya tak menerapkan protokol kesehatan dengan ketat ketika para undangan penerimaan ijazah RA Perwanida datang. Bahkan ruangan yang mereka miliki masih bisa menampung.

"Kami sudah terapkan prokes sebaik mungkin, semua peserta memakai masker, face shield, saat masuk di thermogun untuk kapasitas tempat kami masih bisa menampung karena peserta diatas 70 siswa dan wali murid. Tempat kami masih bisa menampung, karena daya tampung 150 sampai 200 orang. Ini kelalaian kami juga belum mengajukan izin atas kegiatan tersebut," memungkasi. Dwy

 

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…