Dana BOS tak Maksimal, Guru Honorer Wadul Dewan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah guru honorer mengadu sial optimalisasi honor GTT/PTT ke Komisi IV DPRD Bondowoso.
Sejumlah guru honorer mengadu sial optimalisasi honor GTT/PTT ke Komisi IV DPRD Bondowoso.

i

SURABAYAPAGI.COM, Bondowoso - Dinilai dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk guru honorer yang belum maksimal, sejumlah guru honorer yang tergabung dalam Forum honorer nonkategori (FHNK) mengadu ke Komisi IV DPRD Bondowoso.

Ketua FHNK, Syaifullah mengatakan pihaknya meminta agar pengoptimalan dana BOS untuk guru honorer betul-betul dilaksanakan.

Petunjuk teknis pengelolaan dana BOS reguler tertuang pada Permendikbud nomor 6 Tahun 2021.

"Banyak kurang singkron di juknisnya. Kadang-kadang di juknisnya sekian, tetapi diterimanya tidak sama," katanya, Senin (21/6).

Ia menjelaskan, berdasar Permendikbud nomor 6 Tahun 2021, penganggaran dana BOS untuk honor guru honorer maksimal 50 persen.

Namun, kenyataannya dana BOS untuk guru honorer di bawah 50 persen.

"Kami ingin sesuai Permendikbud (50 persen). Persentase 50 persen itu untuk honorer yang ber-NUPTK. Kalau yang non-NUPTK ada kebijakan lain. Perihal pembagian, itu kebijakan per lembaga," jelasnya.

Ia menyebut, total, ada sekitar 1.470 guru honorer nonkategori di Kabupaten Bondowoso.

Dari jumlah tersebut sekitar 800 orang yang punya Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Sementara sisanya belum memiliki NUPTK.

Anggota Komisi IV sekaligus Anggota Fraksi PPP, Sahlawi Zain mengungkapkan, memang penggunaan dana BOS untuk guru honorer bervariatif, tetapi tidak sampai angka maksimal 50 persen.

"Dalam petunjuk teknis penggunaan dana BOS untuk guru honorer 50 persen. Tetapi minimalnya tak diatur, artinya bergantung sekolah masing-masing," urainya.

Bila dinominalkan, lanjutnya, besaran honor mereka juga terbilang variatif.

Kalau sekolah dengan jumlah murid cukup banyak, maka mereka bisa menerima Rp 300 ribu per bulan. Ia menerangkan, sebenarnya pemaksimalan penggunaan BOS untuk honorer bergantung kepala sekolah di masing-masing satuan pendidikan.

"Memang Permendikbudnya begitu, tidak salah jika 50 persen digunakan untuk honor," paparnya.

Terkait hal ini, pihaknya bakal berupaya agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Bondowoso menerbitkan surat ederan (SE) untuk mendorong kepala sekolah mengambil opsi maksimal dana BOS dalam pembiayaan honor guru honorer.

"Selain dana BOS, kami mendorong agar ada insentif daerah nanti," tandasnya.

 

 

Berita Terbaru

Santoso Utomo dituntut 2 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Kesalahan Administratif Bisa Diperbaiki Tanpa Penjara

Santoso Utomo dituntut 2 Bulan Penjara, Kuasa Hukum: Kesalahan Administratif Bisa Diperbaiki Tanpa Penjara

Kamis, 15 Okt 2026 21:42 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya– Kuasa hukum Direktur Utama PT Bentang Persada Internusa (BPI), Santoso Utomo Tjioe, meminta majelis hakim Pengadilan Negeri S…

Konsisten Kawal Aspirasi, Deni Wicaksono Terima Emas Jer Basuki Mawa Beya

Konsisten Kawal Aspirasi, Deni Wicaksono Terima Emas Jer Basuki Mawa Beya

Kamis, 15 Okt 2026 21:20 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 21:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono, menerima Lencana Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Kategori …

HUT ke-81 Jatim, Musyafak Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

HUT ke-81 Jatim, Musyafak Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat

Kamis, 15 Okt 2026 20:25 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Ketua DPRD Jawa Timur Musyafak Rouf menegaskan pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan pembangunan dan p…

Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Kamis, 15 Okt 2026 20:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Dana Cadangan Pilkada 2029 disiapkan Rp75 Miliar. Hal tersebut dinyatakan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melalui Wakil…

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Menyusuri Lima Ruas PISEW yang Menguatkan Program Jamula

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pada 2026, lima ruas jalan di Kabupaten Lamongan dibangun melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah…

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Klunting, Senjata Ampuh PKK Tekan Stunting

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

Kamis, 15 Okt 2026 18:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Upaya penurunan stunting di Kabupaten Lamongan menunjukkan capaian positif. Prevalensi stunting yang mencapai 27,5 persen pada…