ANALISIS BERITA

Ortu Harus Bangun Komunikasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bukik Setiawan (kiri) dan Edward Dewaruci (kanan)
Bukik Setiawan (kiri) dan Edward Dewaruci (kanan)

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerhati anak Bukik Setiawan menghimbau, agar orang tua terus meningkatkan komunikasi dengan anak. Komunikasi yang dimaksud adalah komunikasi terkait bahaya virus covid-19 terhadap anak hingga pentingnya protokol kesehatan (prokes) bagi anak.

"Sudah sepatutnya orangtua meningkatkan kewaspadaan anak. Ajak bicara anak-anak tentang kondisi pandemi saat ini. Apa yang terjadi? Apa penyebabnya? Apa yang bisa dilakukan untuk mencegahnya? Kemudian ajak anak untuk berlatih melakukan protokol kesehatan," kata Bukik Setiawan kepada Surabayapagi

Untuk membangun komunikasi dengan anak kata Bukik, bisa dimulai dari obrolan-obrolan remeh antara orang tua dan anak. Tatkala komunikasi komunikasi tersebut mulai terbangun, maka orang tua akan dengan mudah mengarahkan anaknya untuk memperketat prokes. "Sudah selayaknya orangtua berdiskusi dengan anak tentang isu-isu penting. Bukan menyuruh atau menceramahi anak. Saya lihat ini yang justru belum dilakukan orang tua," akunya

Apabila sudah berdiskusi. Orangtua dan anak bisa membuat misi bersama untuk mengajak lebih banyak orang untuk mengikuti protokol kesehatan.  "Semisal, menggambar dan mewarnai masker agar menarik, kemudian divideokan sehingga menarik perhatian banyak orang," pungkasnya.

 

Peran Serta Orang Tua

Senada juga diucapkan Edward Dewaruci, Pembina Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jatim. Pria yang disapa Teted ini sangat prihatin, bahwa lebih banyak anak yang positif Covid-19 dan harus menjalani isolasi.

Menurut Teted, sudah sepatutnya anak menjadi tanggung jawab orangtua dan orangtua harus menjaga anak dari risiko penularan Covid-19 saat anak berada di luar rumah.

Pria yang juga seorang advokat ini melihat, selama pelaksanaan sekolah daring sejak tahun 2020 lalu, otomatis anak lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Yang mulanya anak berada di sekolah di bawah pemantauan guru, saat ini anak sepenuhnya dibawah pengawasan orang tua. Sehingga ada masanya, orangtua kewalahan lalu ingin membiarkan anak mereka bermain di luar tanpa pengawasan.

Atau ada juga, lanjutnya, orangtua yang melihat anak mereka bosan berkegiatan di rumah lalu mengajak mereka berlibur atau jalan-jalan. Padahal di sisi lain, pandemi Covid-19 belum berakhir dan beberapa waktu terakhir terjadi tren peningkatan kasus.

“Kalau dalam prosesnya keberatan, anak-anak di rumah dirasa merepotkan. Atau bosan di rumah lalu diajak jalan-jalan sedangkan situasi tidak memungkinkan. Harusnya orangtua yang membuat bagaimana caranya anak mau dan bertahan di rumah,” kata Teted, kemarin.

Salah satunya dengan memberikan alternatif permainan atau belajar bersama di rumah. Jangan sampai, ketika anak bosan di rumah, lalu orangtua merasa keberatan, lalu orangtua melakukan pembiaran kepada anak-anak mereka. “Pandemi ini ibarat perang, anak-anak dilepas ke garis depan medan perang. Harusnya anak-anak di rumah dengan tanggung jawab orangtua,” ujarnya.

Untuk itu iga menghimbau kepada pemerintah untuk rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Menurut Teted, PTM untuk anak-anak lebih baik ditunda selama kasus Covid-19 belum tuntas. sem/cr2/rmc

Berita Terbaru

Kades Lus'ari Raih Penghargaan Desa Kendalpecabean Sebagai Pionir Desa Informatif

Kades Lus'ari Raih Penghargaan Desa Kendalpecabean Sebagai Pionir Desa Informatif

Selasa, 13 Okt 2026 08:15 WIB

Selasa, 13 Okt 2026 08:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pemerintah Desa Kendalpecabean, Kecamatan Candi kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai Pionir D…

Lagi, Siswa SMP di Ponorogo Tewas Tenggelam saat Mandi di Bawah Bendungan Bendo

Lagi, Siswa SMP di Ponorogo Tewas Tenggelam saat Mandi di Bawah Bendungan Bendo

Senin, 12 Okt 2026 21:22 WIB

Senin, 12 Okt 2026 21:22 WIB

SURABAYAPAGI, Ponorogo – Kecelakaan air kembali terjadi di Ponorogo. Kali ini menimpa Aditya (13) pelajar kelas VII SMPN 3 Sambit. Warga Dukuh Ringin S…

Pemesanan Digital Sumbang Lebih dari 40 Persen, Bluebird Perluas Layanan MyBluebird

Pemesanan Digital Sumbang Lebih dari 40 Persen, Bluebird Perluas Layanan MyBluebird

Senin, 12 Okt 2026 19:43 WIB

Senin, 12 Okt 2026 19:43 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pemesanan melalui aplikasi MyBluebird kini berkontribusi lebih dari 40 persen terhadap total pemesanan Bluebird dari seluruh k…

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan DPD REI Jawa Timur, Percepat Penyaluran Kredit Perumahan

Bank Jatim Perkuat Sinergi dengan DPD REI Jawa Timur, Percepat Penyaluran Kredit Perumahan

Senin, 12 Okt 2026 17:56 WIB

Senin, 12 Okt 2026 17:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pengembang perumahan…

Demi Keselamatan, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Operasional Lewat Sidak Malam

Demi Keselamatan, KAI Daop 7 Madiun Perketat Pengawasan Operasional Lewat Sidak Malam

Senin, 12 Okt 2026 16:01 WIB

Senin, 12 Okt 2026 16:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperketat pengawasan operasional dan menegaskan komitmennya,…

Kantor Imigrasi Blitar Permudah Pengurusan Paspor melayani Masyarakat Lewat PASPORIA di CFD

Kantor Imigrasi Blitar Permudah Pengurusan Paspor melayani Masyarakat Lewat PASPORIA di CFD

Senin, 12 Okt 2026 15:59 WIB

Senin, 12 Okt 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar menghadirkan layanan PASPORIA (Paspor Ceria) di kawasan Car Free Day (CFD) Tulungagung, pada…