Makin Melempem, Dikritik Masalah Konsistensi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Paul Pogba. SP/ Getty Image
Paul Pogba. SP/ Getty Image

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Paul Pogba baru saja menerima kritikan dari Mikael Silvestre mengenai masalah konsistensi. Ia mengklaim Prancis dan Manchester United masih belum menikmati performa terbaik mantan gelandang Juventus itu.

Terlihat saat mantan pemain Juventus itu tidak menunjukkan performa yang sama dalam pertandingan melawan Hungaria dan Portugal. Meski begitu, Pogba mampu mengantarkan Les Bleus lolos ke babak 16 besar.

Silvestre sama sekali tidak meragukan kemampuan yang dimiliki Pogba. Namun, masalah utama sang pemain pada saat ini hanyalah konsistensi

"Satu-satunya masalah Paul Pogba hanyalah konsistensi," kata Silvestre, Jumat (25/6/2021).

"Ketika dia sedang dalam puncak performa, dia seperti berada di level yang lain, namun dia kerap kesulitan untuk mengulangi penampilannya di pertandingan lain.

"Saya melihat dia seperti ini. Dia pemain kelas dunia dan tentu saja dia memiliki semua atribut sebagai pemain kelas dunia. Tapi pertanyaannya, bisakah dia mengulangi penampilannya setiap tiga hari sekali? Saya tidak yakin dia bisa.

"Dia belum melakukannya untuk Man United, saya juga tidak yakin dia bisa melakukannya untuk timnas Prancis."

Silvestre tentu tidak ingin melihat Pogba keluar dari tim baik untuk Prancis atau Setan Merah. Namun, dia berharap Pogba bisa selalu menunjukkan performa terbaiknya.

Mantan bek Setan Merah itu berbicara kepada Ladbrokes dan merasa Pogba belum tampil maksimal di level internasional maupun klub: "Masalah Paul Pogba itu ia tidak konsisten."

"Saat sedang ganas-ganasnya, ia luar biasa, tapi ia kesulitan untuk mengulanginya dari laga ke laga."

"Menurut saya begini; ia pemain kelas dunia, punya kualitas kelas dunia. Pertanyaannya: bisakah ia mengulanginya tiap tiga hari? Saya rasa tidak."

"Ia belum melakukannya bagi Man United, saya tak yakin dia akan melakukannya bagi Prancis."

 “Saya tidak tahu apakah itu masalah psikologis atau fisik. Saya seorang pendukung Man United dan pendukung Prancis, jadi saya selalu berharap bahwa siapa pun yang dia wakili, kami melihat yang terbaik darinya, karena kami melihat saat melawan Jerman betapa banyak yang bisa dia berikan kepada tim." Dsy19

 

 

Berita Terbaru

Trump, Ancam Pengusaha SPBU Turunkan BBM

Trump, Ancam Pengusaha SPBU Turunkan BBM

Selasa, 30 Jun 2026 21:08 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan ultimatum tegas kepada para pengecer BBM atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar…

Kejaksaan Kalah Praperadilan Lawan Mantan Pj Gubernur

Kejaksaan Kalah Praperadilan Lawan Mantan Pj Gubernur

Selasa, 30 Jun 2026 21:06 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 21:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hakim tunggal Pengadilan Negeri Makassar menerima permohonan praperadilan yang diajukan mantan Pj Gubernur Sulawesi Selatan…

Puan Minta Difokuskan Pelatihan Manajerial

Puan Minta Difokuskan Pelatihan Manajerial

Selasa, 30 Jun 2026 21:05 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPR RI Puan Maharani, mulai bicara pelatihan calon manajer yang telah dilakukan. "Pertama-tama, kami di DPR menyampaikan…

BPK Prihatin Belanja Negara Meningkat

BPK Prihatin Belanja Negara Meningkat

Selasa, 30 Jun 2026 21:03 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 21:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Isma Yatun menyoroti peningkatan kebutuhan belanja negara di tengah ruang fiskal yang semakin…

Menkeu Janji tak akan Pajaki eks Lahan PT Lippo Cikarang Tbk

Menkeu Janji tak akan Pajaki eks Lahan PT Lippo Cikarang Tbk

Selasa, 30 Jun 2026 21:00 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan hibah lahan di kawasan Meikarta seluas 30 hektare (Ha) dari PT Lippo Cikarang Tbk…

Ekonomi Nadiem Berkecukupan, Disuruh Bayar Rp 809,5 Miliar

Ekonomi Nadiem Berkecukupan, Disuruh Bayar Rp 809,5 Miliar

Selasa, 30 Jun 2026 20:57 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 20:57 WIB

"Perbuatan dilakukan secara terencana, terstruktur dan sistematis, mengakibatkan kerugian negara yang sangat besar." Purwanto S Abdullah, Ketua Majelis…