Covid Melonjak, Ketua DPRD Minta Pekerja Pabrik Segera di Vaksin

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Caption: H. Abdul Ghofur ketua DPRD Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN
Caption: H. Abdul Ghofur ketua DPRD Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

i

SURABAYA PAGI, Lamongan - Kasus covid di Lamongan belakangan terus melonjak, bahkan rumah sakit milik pemerintah dan swasta mulai overload, karena itu ketua DPRD, H. Abdul Ghofur meminta pekerja dan buruh pabrik untuk dilakukan vaksinasi.

"Melonjaknya kasus positif covid, saya minta vaksinasi untuk digencarkan dan menyasar semua kalangan, lebih-lebih para pekerja dan buruh pabrik, agar lonjakan covid bisa diminimalisir," kata Ghofur yang juga ketua DPC PKB Lamongan ini menegaskan.

Vaksin ini kata Ghofur sangat dinantikan oleh masyarakat, lebih-lebih situasi sekarang seperti ini, dimana kasus yang terpapar covid-19 cukup meningkat. "Kami ingin agar semua masyarakat Lamongan segera mendapatkan vaksin. Apalagi para pekerja di pabrik-pabrik. Karena itu, kami juga meminta kepada Pemerintah untuk menambah jumlah vaksin," ujarnya.

Lebih jauh kata Ghofur menyebutkan, pihaknya mendukung penuh upaya pemerintah dalam percepatan vaksinasi Covid-19 guna memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Lamongan. 

Menurutnya vaksinasi harus segera dilakukan, namun karena jumlah terbatas, belum semua masyarakat mendapatkan Covid-19 itu, khususnya para pekerja yang rawan tertular. "Dari sekian jumlah vaksin yang didatangkan, sebagian besar sudah terpakai sampai saat ini. Ini masih kurang untuk kebutuhan masyarakat secara keseluruhan," katanya.

Ghofur juga menilai, bahwa para pekerja dan buruh merupakan instrumen masyarakat dalam percepatan pemulihan ekonomi. "Pemerintah harus melihat mereka sebagai bagian dari instrumen percepatan pemulihan ekonomi," jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya terus berkomunikasi dengan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi untuk segera menambah jatah vaksinasi Covid-19 bagi Lamongan. "Harapan kami agar semua masyarakat Lamongan bisa segera divaksin. Namun hal ini juga tergantung kepada pemerintah selaku penyedia," sambungnya.

Sementara itu, data dari Dinas Kesehatan semula pada Senin (21/6/2021) menyebutkan, yang terkonfirmasi positif Covid di Lamongan berjumlah 104 orang, kini naik 8 orang menjadi 112 orang pada (24/6/2021). Sedangkan yang isolasi mandiri yang sebelumnya 173 orang menjadi 249 orang, atau naik 67 orang selama 4 hari ini,  baik isolasi mandiri di rumah maupun  isolasi di rumah sakit.jir

Berita Terbaru

Awal Ramadhan, Bulog Catat Permintaan MinyaKita di Banyuwangi Naik 50 Persen

Awal Ramadhan, Bulog Catat Permintaan MinyaKita di Banyuwangi Naik 50 Persen

Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Berdasarkan catatan Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Banyuwangi peningkatan permintaan mencapai 50% di mana sejak awal…

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Lewat ‘Si Samawa’, Pemkot Madiun Integrasikan Layanan Nikah hingga Adminduk Lebih Cepat

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui aplikasi "Si Samawa" atau Sistem Informasi Kerja Sama Kepala Kantor Kementerian Agama dengan Wali Kota, Pemerintah Kota…

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Siapkan Skema Intervensi Pangan Terpadu

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember telah berkomitmen dengan menyiapkan skema intervensi pangan terpadu…

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Bojonegoro Komitmen Jaga Pasokan Bapok

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 11:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Selama Bulan Ramadhan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, bakal menggelar gerakan pangan murah di sejumlah wilayah…

Penganggaran JKN Rp38 Miliar Dinkes Madiun Dipersoalkan

Penganggaran JKN Rp38 Miliar Dinkes Madiun Dipersoalkan

Kamis, 26 Feb 2026 09:17 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 09:17 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun - Polemik penganggaran swakelola di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun kembali mencuat. Setelah sorotan terhadap input swakelola…

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kejati Jatim Ungkap Skema Rangkap Jabatan Guru dan Pendamping Desa di Probolinggo

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

Kamis, 26 Feb 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya — Penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penerimaan gaji atau honor ganda akibat rangkap jabatan di Kabupaten P…