Temui Yayasan dan Keluarga Pendiri, Presiden Arema FC Siap Siap Akhiri Dualisme

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Dalam sebuah Press Conference peresmian masuknya Diego Michiels sebagai rekrutan baru pada Rabu (16/6/2021), Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana membahas tentang siasat menuntaskan dualisme yang terjadi pada Arema.

Diketahui ada dua tim dengan nama Arema saat ini. Di Liga 1 ada Arema FC sementara di Liga 3 ada Arema Indonesia. Dualisme di tubuh Arema ini sudah berjalan sekiranya satu dekade dan berbagai cara penyatuan telah mengalami kebuntuan.

Langkah penyelesaian yang ditawarkan Gilang adalah dengan penggabungan dua aktifitas pengelolaan sepakbola itu menjadi satu, yakni dengan cara membeli Arema Indonesia yang kini bermain di Liga 3 Regional Jatim.

"Kami sangat membuka diri dan mengajak bersama agar Arema Indonesia menjadi kesatuan besar klub yang dibanggakan Aremania. Ini itikad baik dan jalan kami yang terasa paling tepat untuk menyatukan Arema dengan cara menjadi satu pengelolaan," ujarnya.

Dengan langkah tersebut menurutnya akan lebih mudah pula pihaknya untuk berkoordinasi dengan banyak pihak yang menjadi stakeholder Arema.

Arema Indonesia disebutnya adalah bagian penting sebagai klub yang akan mencetak para pemain muda Arema. Apalagi sekarang Arema FC juga membina usia dini dan remaja yang juga mengikuti kompetisi resmi Elite Pro Academy usia 16, 18, dan 20 tahun.

"Kompetisi Liga 3 menjadi area menambah jam terbang bagi pemain-pemain muda dalam meniti karier di sepak bola. Apalagi ada momentum akan mendekati kompetisi Liga 3 yang segera digelar," tuturnya.

Gilang mengaku inisiatif ini murni datang dari dirinya sebagai Aremania. Terlebih para Aremania di luar sana yang sangat mengharap ada langkah kongkrit yang dilakukan karena dualisme tak kunjung usai.

“Saya gabung di sini berangkat dari seorang Aremania dan bukan figur yang selama ini terlibat dalam dualisme. Ini murni untuk menjalani amanah dari Aremania,”

Novi Zaenal selaku istri mendiang Lucky Acub Zaenal atau Sam Ikul menanggapi rencana jalan penyelesaian prahara dualisme dari Gilang.

"Arema Not For Sale (Arema tidak untuk dijual)," kata Novi kepada media, Kamis (17/6/2021).

Novi menyatakan belum ada pembicaraan apapun kepada pihaknya. Sementara Gilang menyatakan siap jika harus bertemu dengan organ Yayasan Arema termasuk dengan keluarga besar pendiri seperti Acub Zaenal dan Lucky Acub Zaenal.

Gioang menambahkan bahwa jalan menuntaskan dualisme ini akan ditempuh dengan cara bermartabat dan menjunjung tinggi prinsip kekeluargaan.

“Tentu kami selalu bersedia menyelesaikannya dengan cara yang bermartabat dan menjunjung tinggi prinsip kekeluargaan. Kami sangat membuka diri diskusi bersama pihak Yayasan Arema termasuk keluarga besar pendiri,” pungkasnya. By

Berita Terbaru

Lewat Bunda Jelita, Disdukcapil Surabaya Permudah Layanan Sejak Masa Kehamilan

Lewat Bunda Jelita, Disdukcapil Surabaya Permudah Layanan Sejak Masa Kehamilan

Senin, 21 Sep 2026 10:39 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Melalui inovasi Bersama Urus Kelahiran dan Identitas Anak Jejaring Lintas Layanan Kependudukan dan Kesehatan (Bunda Jelita), Dinas…

Genjot Hilirisasi Tembakau Lokal, Produk Cerutu Jember Tembus 45 Negara

Genjot Hilirisasi Tembakau Lokal, Produk Cerutu Jember Tembus 45 Negara

Senin, 21 Sep 2026 10:35 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Guna mengukuhkan diri sebagai daerah pengisi pasar ekspor cerutu terbesar di Indonesia, Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut bahwa…

Khusus Desil 1-4, 144.540 Keluarga di Lumajang Terima Bantuan Pangan Beras

Khusus Desil 1-4, 144.540 Keluarga di Lumajang Terima Bantuan Pangan Beras

Senin, 21 Sep 2026 10:27 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Per alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, sebanyak 144.540 keluarga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menerima bantuan pangan…

Daging sapi dan Telur Ayam, Naik!

Daging sapi dan Telur Ayam, Naik!

Senin, 21 Sep 2026 08:51 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:51 WIB

SURABAYAPAGI.com - Komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga antara lain beras, cabai, daging sapi dan telur ayam. Berdasarkan Pusat Informasi Harga…

Proyek Pengolahan Sampah Senilai Rp 2,8 T Dimulai

Proyek Pengolahan Sampah Senilai Rp 2,8 T Dimulai

Senin, 21 Sep 2026 08:49 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:49 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pembangunan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Galuga, dengan nilai investasi senilai Rp 2,8 triliun…

6 WNI China Buka Usaha Foto di Tanggerang, Seminggu Cuan Rp 14 Juta

6 WNI China Buka Usaha Foto di Tanggerang, Seminggu Cuan Rp 14 Juta

Senin, 21 Sep 2026 08:47 WIB

Senin, 21 Sep 2026 08:47 WIB

SURABAYAPAGI.com - Enam warga negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) diketahui membuka usaha fotografi secara ilegal, dideportasi. Total enam warga China…