SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebagai cendikiawan saya juga tertarik menyoroti aksi yang dilakukan oleh BEM UI.
Dan menurut saya kritik yang disuarakan oleh BEM UI adalah himbauan dan kekuatan moral.
Hal ini adalah sesuatu yang langka dan keluar dari menara gading. Ingat kita saat ini semakin banyak kritisme disrupsi.
Selain itu juga ada disorientasi oligarkipolitik dinastik nepotis disaat ini.
Jadi menurut saya, kritik BEM UI adalah himbauan dan kekuatan moral yang kian langka keluar dari menara gading.
Saat ini, kita memerlukan semakin banyak kritisisme di tengah distorsi dan disorientasi oligarki politik dinastik nepotis dewasa ini. (Cendikiawan Muslim Prof Dr Azyumardi Azra, dari akun Twitternya @Prov_Azyumardi pada 28 Juni 2021)
Editor :
Moch Ilham
Berita Terbaru
Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB
Sabtu, 02 Mei 2026 17:23 WIB
SURABAYAPAGI.com, Madiun - Berbagai insiden yang terjadi di perlintasan sebidang akhir akhir ini terus menjadi sorotan serius bagi masyarakat dan seluruh…
Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB
Sabtu, 02 Mei 2026 17:17 WIB
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program beasiswa Pendidikan Terintegrasi dan Gratis (Perintis), hingga Gerakan Aksi Bersama Integrasi Penuntasan Anak Tidak…
Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB
Sabtu, 02 Mei 2026 16:40 WIB
SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Mojokerto dalam menindaklanjuti upaya pencegahan …
Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB
Sabtu, 02 Mei 2026 09:56 WIB
SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Selalu perkuat komitmen kesejahteraan bagi para pekerja, menjadi upaya skala prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Lamongan, dalam…
Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB
Jumat, 01 Mei 2026 20:40 WIB
SurabayaPagi, Surabaya - Dalam upaya memperkuat sinergi dan meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali…
Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB
Jumat, 01 Mei 2026 20:34 WIB
SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dengan menggelar syukuran bersama ribuan pekerja d…