Stok Menipis, JCI Chapter East Java Gelar Donor Plasma Konvalesen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota JCI mendonorkan Plasma Konvalesen pada acara pengumpulan darah konvalesen PMI di Gedung Srijaya, Surabaya, Minggu (4/7/2021).SP/ARLANA  
Anggota JCI mendonorkan Plasma Konvalesen pada acara pengumpulan darah konvalesen PMI di Gedung Srijaya, Surabaya, Minggu (4/7/2021).SP/ARLANA  

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Guna mendorong ketersediaan stok plasma darah konvalesen yang kosong di PMI Kota Surabaya. Junior Chamber International (JCI) Chapter East Java menggelar donor konvalesen di gedung Srijaya Surabaya. Minggu (4/6/2021).

Kegiatan sosial JCI Chapter East Java ini merupakan realisasi organisasi pengusaha muda tersebut untuk mengumpulkan darah konvalesen yang kosong stoknya di PMI, sedangkan banyak pasien Covid-19 membutuhkan transfusi darah dari penyintas virus SARS - Cov-2.

"Targetnya kita bisa menjangkau semua penyintas Covid-19 di Surabaya yang sudah berhasil memenangkan pertarungan melawan Covid-19 untuk mau menyumbangkan plasma konvalesen mereka. Supaya kita itu bisa memenuhi stok dari PMI Surabaya ini yang sedang krisis," kata Direktur Pelaksana donor plasma konvalesen JCI East Java Yohan Tanoko.

Yohan menerangkan, dari kegiatan yang dijadwalkan seminggu sekali ini.  JCI East Java menargetkan 100 pendonor plasma konvalesen yang lolos screening PMI, karena dari darah plasma mereka dapat membantu menyelamatkan sekitar 300 pasien yang sedang berjuang sembuh melawan  Covid-19.

"Karena dari tiap pendonor darah plasma konvalesen itu bisa mengumpulkan setidaknya untuk dua atau tiga pasien Covid-19, jadi kita targetnya kita bisa menyiapkan donor plasma konvalesen itu untuk 200 -300 orang," terangnya.

Di tempat yang sama, Executive Vice President JCI East Java Inggrid Chandranata memperoleh data bahwa sekarang stok plasma darah di PMI sudah kosong sedangkan permintaan mengalami peningkatan. Sehingga dirinya bersama anggota organisasi pengusaha muda ini menjalin kerjasama dengan beberapa pihak untuk memotivasi penyintas Covid-19 untuk mendonorkan plasma darah, dan memberikan uang tunai sebesar Rp.250 Ribu sebagai penghargaan atas semangat kepahlawanan mereka membantu sesama.

"Pengen memotivasi dengan memberikan uang tunai juga kepada masyarakat supaya mereka mau, karena pada saat ini banyak yang nggak mau untuk mendonor. Itu kesusahannya adalah di pendonornya juga," kata Inggrid.

JCI East Java juga terus mensosialisasikan pentingnya donor plasma darah konvalesen untuk membantu penyembuhan pasien Covid-19 dan berkontribusi mengatasi pandemi virus SARS - Cov 2,. Termasuk memberikan edukasi bahwa donor plasma tidak menyebabkan turunnya antibodi.

"Jadi mereka kalau datang ke sini mungkin mereka juga takut, mereka juga mungkin takut antibodi turun atau takut hal-hal lain. Kita juga mengantisipasi kita akan menggerakkan edukasi untuk plasma konvalesen," terang Inggrid.

Ketakutan turunnya antibodi ini tak dirasakan oleh Gracia Veronica yang mendonorkan darah plasmanya, karena sebagai penyintas Covid-19, dia merasa prihatin dengan banyaknya berita kematian. Sehingga dirinya merasa terpanggil untuk membantu pasien Covid-19 tanpa melihat penghargaan yang diperolehnya.

"Alasan saya donor plasma sendiri, saya juga nggak mau kalau tiap hari sekarang cuma dengar orang meninggal, kayak sedih gitu. Kalau bisa darah saya bisa dipakai menolong orang kenapa nggak. Terus waktu saya kena Covid itu nggak enak rasanya, memang benar-benar disaat itu saya mikir, sudah jangan anggap enteng hal ini memang kita harus aware kalau Covid itu ada dan membahayakan kita semua," tuturnya.

Di hari pertama donor plasma konvalesen, JCI East Java hanya mendapatkan dua pendonor dari delapan orang. Sehingga diharapkan kegiatan sosial tanpa batas waktu ini bisa diikuti lebih banyak penyintas Covid-19 untuk membantu pasien yang sedang berjuang untuk hidup mereka agar terbebas dari penyakit berbahaya tersebut. By

Berita Terbaru

Polri dan BGN Temukan Jual Beli Dapur MBG

Polri dan BGN Temukan Jual Beli Dapur MBG

Minggu, 24 Mei 2026 20:35 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 20:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM: Saat ini, Polresta Barelang bersama BGN bergerak cepat dalam mengembangkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan terkait jual beli titik…

Tuntaskan Perbaikan Gangguan Kelistrikan di Jatim, PLN Komitmen Hadirkan Pasokan Listrik Berkualitas

Tuntaskan Perbaikan Gangguan Kelistrikan di Jatim, PLN Komitmen Hadirkan Pasokan Listrik Berkualitas

Minggu, 24 Mei 2026 20:23 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 20:23 WIB

SurabayaPagi, Ngimbang — PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Timur dan Bali (UIT JBM) berhasil memulihkan gangguan kelistrikan yang terjadi di Subsistem …

Bank Dunia Terapkan Akses Pendanaan

Bank Dunia Terapkan Akses Pendanaan

Minggu, 24 Mei 2026 20:15 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Bank Dunia (World Bank), bakal menerapkan instrumen krisis untuk mengakses pendanaan tersebut. Hal ini diketahui dari dokumen internal yang…

Cara Selegram Rayakan Kemenangan Persib

Cara Selegram Rayakan Kemenangan Persib

Minggu, 24 Mei 2026 20:15 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.com  : Persib Bandung resmi menjadi jawara Super League Indonesia musim 2025/2026. Klub yang dibela Thom Haye ini cuma butuh hasil imbang saat …

Legislator PKB Tabrakan di Probolinggo, 2 Stafnya Tewas

Legislator PKB Tabrakan di Probolinggo, 2 Stafnya Tewas

Minggu, 24 Mei 2026 20:10 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 20:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mobil rombongan anggota DPR RI Muhammad Hilman Mufidi atau Gus Hilman kecelakaan di Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) menewaskan dua…

Jelang Idul Adha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Guna Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli Warga

Jelang Idul Adha, Khofifah Gelar Pasar Murah di Kediri Guna Tekan Inflasi dan Jaga Daya Beli Warga

Minggu, 24 Mei 2026 18:14 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 18:14 WIB

SurabayaPagi, Kediri – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar pasar murah di Kelurahan Semampir, Kota Kediri, Sabtu (23/5) sore, sebagai l…