Usai Bikin Dapur Umum, Risma Bantu RS Lapangan Tembak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan Risma, di Surabaya, menjadi koki di Dapur Umum darurat di Convention Hall Surabaya Jl Arif Rahman Hakim, dan meninjau langsung persiapan Rumah Sakit Lapangan Tembak di Kedung Cowek. SP/Alqomar
Kegiatan Risma, di Surabaya, menjadi koki di Dapur Umum darurat di Convention Hall Surabaya Jl Arif Rahman Hakim, dan meninjau langsung persiapan Rumah Sakit Lapangan Tembak di Kedung Cowek. SP/Alqomar

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menteri Sosial Tri Rismaharini, Senin (5/7/2021) kemarin kembali "menjadi Wali Kota Surabaya" lagi. Maksudnya, Dalam dua hari ini, Risma, membuka dapur umum untuk layanan tanggap darurat pandemi Covid-19 di Gresik, Surabaya dan Sidoarjo selama PPKM Darurat ini. Selain itu, Risma besama Wali Kota Surabaya asli, Eri Cahyadi, meninjau persiapan Rumah Sakit Lapangan Tembak di Kedung Cowek.

Mulai dari hari Minggu, Risma sibuk menjadi "koki" untuk menyiapkan kebutuhan pangan selama PPKM Darurat berlangsung. Mulai dari memotong bahan makanan, hingga memasak dan membagikan.

“Saya sudah belanja bahan-bahan untuk nasi dan kotaknya. ulai penyaluran dan tadi ada permintaan dari Sidoarjo 1.500, Gresik 1.500, dan Surabaya 2.000,” ujar Risma disela-sela kunjungan Risma meninjau Rumah Sakit Lapangan Tembak bersama Eri Cahyadi, Senin (5/7/2021).

Makanan siap saji, kata Risma, berasal dari dapur umum agar bisa meringankan para tenaga kesehatan (nakes) dan para pasien yang tengah terbaring di rumah sakit.

“Dapur umum juga telah didirikan di Jakarta yang melayani Bekasi, Bandung melayani Bandung Raya serta Solo melayani Klaten dan sekitarnya,” ungkap Mensos.

 

Selain aktif mempersiapkan dapur umum, Risma pun mengapresiasi langkah Wali Kota Eri untuk menyiapkan rumah sakit lapangan bagi para pasien Covid-19 yang tanpa gejala.

Rumah Sakit Lapangan di Lapangan Tembak Kedung Cowek itu, rencananya, akan diberi bantuan dari Kemensos RI, terutama 250 bed dan 50 velbed.

Wali Kota Eri pun menyatakan, perbaikan Rumah Sakit Lapangan Tembak itu dikebut, agar ketika ada pasien Covid-19 masuk, sudah bisa nyaman untuk ditinggali. “Sekarang sudah sekitar 90 persen persiapannya, dan terus kami kebut,” kata Wali Kota Eri.

Sebab, ia ingin IGD dan beberapa ruangan akan segera difungsikan terlebih dahulu, kemudian ruangan lainnya akan menyusul.

“Sudah banyak yang menyampaikan untuk masuk ke situ, banyak antri. Bahkan, di Hotel Asrama Haji itu sudah ada 700 yang antri. Kalau nanti sudah dibuka, maka kami ambil yang parah dulu, kalau OTG di Asrama haji dan di rumah,” ujarnya.

Oleh karena itu, Wali Kota Eri juga berharap kepada semua warga Kota Surabaya yang punya gejala Covid-19, harus segera tes swab PCR dan isolasi mandiri. Ia memastikan, akan sekuat tenaga untuk menarik dan dibawa untuk isolasi mandiri. “Supaya kami lebih mudah kontrolnya, karena menyelamatkan nyawa lebih penting, tapi kalau isolasi mandiri sendiri kan jumlahnya banyak dan tidak terarah, tidak ada yang kontrol,” imbuhnya.

Selain itu, Wali Kota Eri juga menyampaikan bahwa sudah ada 2.000 relawan yang sudah di tes swab dan sudah divaksin. Mereka nanti akan membantu sosialisasi ke tingkat bawah supaya warga selalu patuh protokol kesehatan. “Tentunya, sosialisasinya dengan cara humanis dan tidak boleh dengan kekerasan, saya sudah minta mereka seperti itu,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini setelah meninjau beberapa ruangan di Rumah Sakit Lapangan Tembak itu bersyukur karena Surabaya bakal punya tempat untuk isolasi. Meski begitu, ia berharap Rumah Sakit Lapangan Tembak itu tidak dipakai, karena dia juga berharap kasus Covid-19 di Surabaya semakin landai, sehingga tidak membutuhkan lagi rumah sakit lapangan. “Alhamdulillah, tapi mudah-mudahan gak kepakai,” kata Mensos Risma. alq/cr3/ana

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

‎SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…