Suwandi Wibowo dan Irwan Suwandi, Divonis 10 Bulan Penjara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sidang perkara penipuan pembayaran order sarung wadimor senilai Rp. 22,1 Miliar, dengan terdakwa Suwandi Wibowo dan Irwan Suwandi ( berkas terpisah ), diruang Sari 1,PN.Surabaya. SP/Budi Mulyono
Sidang perkara penipuan pembayaran order sarung wadimor senilai Rp. 22,1 Miliar, dengan terdakwa Suwandi Wibowo dan Irwan Suwandi ( berkas terpisah ), diruang Sari 1,PN.Surabaya. SP/Budi Mulyono

i

Tipu Pembayaran Order Sarung Wadimor Sebesar Rp. 22,1 Miliar

 

 

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjatuhkan vonis pada dua terdakwa kasus penipuan pembelian sarung Wadimor senilai Rp 22 miliar. keduanya dinilai melanggar pasal 378 Junto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP Jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP.

Kedua terdakwa adalah Suwandi Wibowo dan Irwan Suwandi (berkas terpisah), diganjar hukuman penjara hanya 10 bulan.

Putusan itu sangat jauh dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak yakni 4 tahun penjara pada Suwandi Wibowo dan 2 tahun penjara untuk Irwan Suwandi.

Dalam putusan tersebut, majelis hakim sependapat dengan pasal yang didakwakan Jaksa. Namun, dalam menjatuhkan lamanya hukuman majelis hakim memberikan lebih banyak keringanan.

"Menghukum terdakwa Suwandi Wibowo dan terdakwa Irwan Suwandi masing-masing dengan hukuman penjara 10 bulan penjara," kata hakim Suparno dalam amar putusannya, Selasa (06/07/2021).

Terhadap vonis tersebut kedua terdakwa langsung menerima. Sementara JPU lebih memilih mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi.

Untuk diketahui, dalam dakwaan, Beny Prayogi, direktur PT Nugraha Sentosa Kencana (NSK) Jalan Slompretan No 36 Surabaya bersama ayahnya, Suwandi Wibowo dan Irwan Suwandi, didakwa menipu PT Sukorejo Indah Textile (SIT) milik Mohammad Jamil.

Awalnya ketiga terdakwa memesan 24.237,83 kodi sarung Wadimor senilai Rp 22,1 miliar pada akhir 2019. Rencananya untuk dikirim pada Maret hingga Juni 2020.

Untuk pesanan sarung Wadimor tersebut diberikan jaminan berupa 5  lembar BG Bank Nobu  dengan nilai total sebesar Rp.23,4 miliar.

Saat BG tersebut akan jatuh tempo, pihak Bank Nobu memberitahukan kepada PT. Sukorejo Indah Textile bahwa BG tersebut tidak dapat dicairkan dikarenakan saldo tidak cukup. 

Selanjutnya para Terdakwa mengatakan menganti 5 lembar BG Bank Nobu tersebut dengan BG Bank BCA dengan tanggal jatuh tempo 20 Mei 2020, 26 Mei 2020, 28 Juli 2020, 30 Juli 2020 dan 20 Agustus 2020 serta 22 Agustus 2020.

Celakanya pada saat BG-BG itu jatuh tempo dan dilakukan kliring mendapatkan penolakan dari Bank  dengan keterangan bahwa saldo tidak mencukupi.

Dikonfirmasi terkait ringannya putusan tersebut, hakim Suparno berpendapat bahwa para terdakwa sudah membayar sebesar 3,3 miliar rupiah kepada korban Mohammad Jamil.

Selain itu, hakim juga menilai bahwa para terdakwa juga sudah beritikad baik dengan menyerahkan rumahnya seharga kurang lebih Rp 10 miliar agar dijual, meskipun penyerahan rumah tersebut ditolak dan korban Mohammad Jamil lebih memilih dibayar secara tunai.

Sebelumnya terdakwa Beny Prayogi Nyotoraharjo (berkas terpisah) anak dari terdakwa Suwandi Wibowo yang juga diseret perkara penipuan ini, oleh Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik diputus hukuman 10 bulan penjara. nbd

Berita Terbaru

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Amicus Curiae Mantan Menteri, Bela Wartawan

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:28 WIB

Jaksa Dakwa Direktur Pemberitaan Jak TV, Buat Program dan Konten Bentuk Opini Negatif di Publik Terkait Penanganan Tiga Perkara Korupsi Minyak…

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Prabowo tak Sungkan Akui Praktik ilegal di Depan Pengusaha AS

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:27 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden Prabowo Subianto mengakui saat ini Indonesia masih dipenuhi dengan praktik ilegal. Ia memberikan beberapa contoh…

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

PDIP Usik Kekuasaan Jokowi, Revisi UU KPK

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan pembicaraan undang-undang di DPR bukan terkait selera kekuasaan. "Bagi saya,…

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

AKBP Didik Tersangka Narkoba, Juga Disidang Etik

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, jalani sidang etik terkait kepemilikan barang bukti narkotika . "(Sidang etik…

Pengusir Nenek Elina Widjajanti Minta Damai, Tapi Ditolak

Pengusir Nenek Elina Widjajanti Minta Damai, Tapi Ditolak

Kamis, 19 Feb 2026 18:20 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ingat  kasus yang menimpa Elina Widjajanti (80), yang menyita perhatian publik karena peristiwa kekerasan yang dialaminya. …

Maghfirah

Maghfirah

Kamis, 19 Feb 2026 18:18 WIB

Kamis, 19 Feb 2026 18:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sebagai manusia biasa, melakukan kesalahan dan dosa tentunya hal yang wajar. Namun, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa …