Kekurangan Siswa, 43 SMPN di Ponorogo Kembali Buka Jalur Zonasi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
43 SMP negeri di Bumi Reog, kekurangan siswa dalam menyambut tahun ajaran baru 2021/2022.SP/TMI/Evita Mukharomah
43 SMP negeri di Bumi Reog, kekurangan siswa dalam menyambut tahun ajaran baru 2021/2022.SP/TMI/Evita Mukharomah

i

SURABAYAPAGI, Ponorogo - Dari 56 SMP Negeri di Ponorogo hanya 13 SMP Negeri yang memenuhi pagu dalam Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB 2021.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Ponorogo, Soiran mengatakan, 43 SMP negeri di Bumi Reog, kekurangan siswa dalam menyambut tahun ajaran baru 2021/2022."Pagu total seluruh SMPN kita di tahun 2021 adalah 8.256 siswa. Tapi dalam PPDB kemarin yang daftar hanya 6.552," kata Soiran, kemarin.

Dari jumlah pendaftar tersebut, menurut Soiran, hanya sekitar 34 siswa yang tertolak atau terpental dari PPDB SMP Ponorogo tahun 2021."13 sekolah yang pagunya terpenuhi ini mayoritas berada di daerah padat penduduk, misalnya di kecamatan kota (Ponorogo) lalu Kecamatan Kauman," ucap Soiran.

Namun ada juga SMPN di wilayah kecamatan pinggiran yang pagunya juga terisi penuh, misalnya di Kecamatan Balong."Kalau di kecamatan kota yang pagunya terisi penuh adalah SMPN 1 Ponorogo, lalu SMPN 2 Ponorogo, SMPN 5 Ponorogo, dan SMPN 6 Ponorogo," jelas Soiran.

Sementara untuk sekolah di luar kecamatan kota yang pagunya terpenuhi adalah SMPN 1 Kauman, SMPN 2 Kauman, dan SMPN 2 Balong.

Menurut Soiran, jumlah pendaftar siswa SMP di Ponorogo tahun ini tidak begitu jauh berbeda dibandingkan tahun lalu."Hanya selisih 50 siswa saja. Jika dibandingkan tahun sebelumnya ada 6.600, tahun ini hanya 6.552 siswa yang mendaftar," tambahnya.

Bagi SMP negeri yang pagunya belum terpenuhi, Dinas Pendidikan Ponorogo masih memberikan kesempatan untuk kembali membuka pendaftaran.

Walaupun banyak sekolah yang kekurangan muridnya hanya sekitar 4-6 siswa. "Ikutnya jalur zonasi, jadi berapapun jarak rumah dengan sekolah, jika sekolah yang dituju belum memenuhi pagu, siswa yang mendaftar tersebut pasti akan diterima," pungkasnya.pn1/na

Berita Terbaru

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Pemkab Bojonegoro terima penghargaan EPPD 2025 Status Kinerja Tinggi

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:30 WIB

SurabayaPagi.com : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menerima penghargaan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025 dengan Status …

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Awak pekan ini polisi menangkap tersangka inisial MH (29) berikut barang bukti 420 cartridge Etomidate.Ditrektur Reserse Narkoba Polda Riau…

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Hai! Gubernur Jangan Berorientasi Pada Fasilitas

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:15 WIB

SURABAYAPAGI : Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengatakan Kemendagri menurunkan tim Inspektorat Jenderal (Itjen) untuk memantau aktivitas Gubernur Kaltim.…

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Didemo Gunakan Anggaran Rumah Dinas Rp 25 M, Mobil Mewah Rp 8,5 M dan Konsumsi Rp 10 Miliar

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:05 WIB

SURABAYAPAGI : Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, menggunakan anggaran jumbo hingga berujung aksi demo mahasiswa pada 21 April lalu.Aksi 21 April Rakyat…

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Oknum Polisi Main dengan Markus, Greedy

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:03 WIB

Institusi Polri diguncang anggotanya lagi. Terbaru, mantan Kanit Narkoba Polresta Pulau Ambon berinisial IT ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkoba. Pelaku…

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Berebut Mahasiswa Baru, PTN Jadi Lembaga Pelatihan Kerja

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

Senin, 27 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI-JAKARTA : Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco ancang ancang hentikan prodi yang kurang peminat. Badri Munir, berharap…