PN Surabaya Perpanjang Lockdown

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Martin Ginting, Humas PN Surabaya. SP/Budi Mulyono
 Martin Ginting, Humas PN Surabaya. SP/Budi Mulyono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memperpanjang pembatasan pelayanan (lockdown terbatas) hingga 20 Juli 2021 mendatang. Keputusan tersebut disampaikan oleh Humas PN Surabaya Martin Ginting saat ditemui di ruangannya. 

" Setelah menerapkan lockdown terbatas terhitung sejak 2 hingga 9 Juli 2021, maka setelah dievaluasi atau diamati situasi dan kondisi secara menyeluruh terhadap para hakim dan ASN serta tenaga honorer, ternyata masih banyak yang terpapar. Maka dari itu, Bapak Ketua PN Surabaya memutuskan untuk memperpanjang lockdown hingga 20 Juli 2021," tutur Ginting, Jumat (9/7).

Selain itu, kata Ginting, dikarenakan melihat juga situasi dan kondisi pada masyarakat yang cenderung masih cukup tinggi terpapar virus Covid-19 itu." Oleh karena itu kita akan mendukung adanya kebijakan pemerintah yang melakukan PPKM secara ketat di pulau Jawa dan Bali," kata Ginting.

Ginting menambahkan alasan memperpanjang lockdown terbatas itu khususnya di Kota Surabaya telah dilakukan penyekatan yang sangat ketat. Maka agar program pemerintah tersebut berjalan maksimal untuk memutus mata rantai penyebaran virus di tengah masyarakat lebih berhasil PN Surabaya mendukung sepenuhnya.

" PN Surabaya dipandang perlu dan pentingnya tetap memberlakukan lockdown terbatas agar menghindari adanya penumpukan massa di areal PN SBY yang berpotensi besar menjadi klaster Covid-19 varian baru," imbuhnya.

Langkah kebijakan tersebut, mendapat dukungan penuh dari pimpinan Pengadilan Tinggi (PT) Jawa Timur setelah berkoordinasi sebelumnya. Dukungan itu dimaksudkan agar para hakim dan ASN di PN sby terhindar dari wabah virus yg meluas.

" Usulan Ketua PN Surabaya didukung penuh oleh para pimpinan PT Jatim. Sehingga, lockdown terbatas diperpanjang," ujarnya.

 Lebih lanjut, Ginting menegaskan jika pelayanan publik di PN Surabaya tetap berlaku seperti lockdown sebelumnya. ASN PN Surabaya yang aktif setiap hari kerja hanya 25 % saja dengan work from office (WFO). Sedangkan selebihnya tetap bekerja dari rumah ( WFH). 

" Kebijakan perpanjangan lockdown terbatas di PN Surabaya ini semata mata atas pertimbangan untuk menyelamatkan jiwa para hakim dan ASN maupun masyarakat sebagai pengguna jasa PN SBY," tegasnya.

Pimpinan PN Surabaya mengharapkan melalui program PPKM darurat yang diberlakukan saat ini dapat menekan angka penyebaran virus Covid-19 seminimal mungkin ditengah masyarakat. 

" KPN Surabaya telah menginstruksikan kepada jajarannya agar pasca lockdown nanti para hakim di himbau untuk mengatur jadwal persidangan sebaik mungkin agar tidak terjadi penumpukan para pencari keadilan di area PN SBY dengan cara mempercepat pelayanan sidang," ucapnya. 

Demikian juga kepada sekuriti PN Surabaya telah di instruksikan agar pasca lockdown nanti tetap diperketat dan dibatasi pihak-pihak yang tidak urgent hadir di PN Surabaya." Bagi yang tidak berkepentingan sekali maka dilarang masuk ke PN Surabaya hingga wabah virus corona di Surabaya dan sekitarnya telah dinyatakan oleh pemerintah telah menurun atau mereda dan terkendali," bebernya.

Sementara itu, Ginting juga menyampaikan bahwa selama pemberlakuan lockdown di PN Surabaya, tingkat kehadiran publik di area PN SBY pada jam pelayanan benar-benar berkurang.  Dari jumlah kehadiran publik maksimal 20 orang ( wartawan, yang bersidang dan pengguna jasa  Pengadilan) setiap harinya dan khusus untuk layanan PTSP dilayani di pos pelayanan sementara di bagian depan PN SBY.

" Seluruh ruangan di PN Surabaya setiap harinya dilakukan penyemprotan sanitasi oleh petugas sebagai upaya mensterilkan area PN dari virus corona dan juga virus lainnya," tandasnya. nbd

Berita Terbaru

Siapkan Pendampingan dan Rehabilitasi, Pemkab Bojonegoro Bebaskan 15 ODGJ dari Pasung

Siapkan Pendampingan dan Rehabilitasi, Pemkab Bojonegoro Bebaskan 15 ODGJ dari Pasung

Kamis, 29 Okt 2026 15:09 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Salam rangka memperingati Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui sinergi Dinas…

Harga Sayuran di Pasar Bunulrejo Malang Naik 2 Kali Lipat Pasca Diguyur Hujan

Harga Sayuran di Pasar Bunulrejo Malang Naik 2 Kali Lipat Pasca Diguyur Hujan

Kamis, 29 Okt 2026 15:03 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 15:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Pasca wilayah Malang Raya diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, sejumlah harga sejumlah komoditas sayuran di Pasar…

Angin Kencang Terjang 4 Desa di Jombang, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Angin Kencang Terjang 4 Desa di Jombang, Pohon Tumbang dan Atap Beterbangan

Kamis, 29 Okt 2026 14:37 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 14:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebanyak empat desa di Jombang, baru saja diterjang angin kencang hingga menyebabkan sejumlah atap rumah dan kios beterbangan serta…

Polres Blitar Berhasil Ringkus 5 Kasus Narkotika dan Okerbaya, 8 Orang Jadi Tersangka

Polres Blitar Berhasil Ringkus 5 Kasus Narkotika dan Okerbaya, 8 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 29 Okt 2026 14:35 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 14:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Polres Blitar dalam waktu singkat berhasil mengungkap dan tangkap lima kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika serta obat keras…

Pasca Kebakaran, Pemkab Jombang Percepat Pemulihan Aktivitas Pasar Cukir

Pasca Kebakaran, Pemkab Jombang Percepat Pemulihan Aktivitas Pasar Cukir

Kamis, 29 Okt 2026 14:29 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 14:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Setelah insiden kebakaran menghanguskan puluhan lapak pedagang di Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Cegah Perkawinan Anak, Pemkab Probolinggo Fasilitasi Pembinaan Remaja dan Calon Pengantin

Cegah Perkawinan Anak, Pemkab Probolinggo Fasilitasi Pembinaan Remaja dan Calon Pengantin

Kamis, 29 Okt 2026 14:23 WIB

Kamis, 29 Okt 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dalam rangka mencegah perkawinan anak, memperkuat ketahanan keluarga serta mendukung penurunan stunting dan angka kematian ibu…