3 Penipu Penjual Tabung Oksigen di Medsos Ditangkap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat menggelar pres release penipuan penjualan tabung oksigen di medsos.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat menggelar pres release penipuan penjualan tabung oksigen di medsos.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ditengah lonjakan kasus covid-19, kebutuhan tabung oksigen di sejumlah daerah menjadi langka. Kelangkaan tabung oksigen itu malah dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menjual tabung oksigen dengan harga tinggi.

Polisi pun bergerak cepat mengamankan para pelaku yang menjual tabung oksigen dengan harga tinggi di media sosial.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan para pelaku menjual tabung oksigen ukuran 1 meter kubik dengan harga yang tinggi.

"Ada beberapa warga yang merasa ditipu oleh akun ini di media sosial. Harga per tabung sekitar Rp 750 ribu dan kita telah mengamankan tiga tersangka," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/7/2021).

Ketiga tersangka berinisial ATKG, SA, dan AS ini diamankan di daerah Sulawesi Selatan. Ketiganya memasarkan jasa penjualan fiktif tabung gas oksigen mereka lewat akun Instagram @umina_collection99

Kepada polisi, ketiganya memang memanfaatkan situasi kepanikan warga akan kebutuhan tabung gas oksigen. Warga yang tertarik pada penawaran di akun pelaku kemudian mengirimkan sejumlah uang sebagai tanda pembelian.

"Banyak masyarakat yang merasa sulit mencari tabung oksigen, kemudian tiga tersangka ini memanfaatkan momen ini mencari keuntungan dengan menawarkan tabung oksigen melalui akun medsos. Tetapi uang sudah ditransfer tapi barangnya tidak ada," jelas Yusri.

Polisi sendiri kini telah membuat hotline pengaduan atas kasus serupa. Polda Metro Jaya meminta warga segera melapor ke kepolisian agar jaringan penipuan kasus tersebut lainnya bisa dibongkar.

Warga yang pernah tertipu kasus tersebut bisa menghubungi call center atau hotline ke 0811-1311-0110 milik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya atau kontak hotline 110 milik Polri.

Pihak Polda Metro Jaya pun telah mewanti-wanti kepada para oknum kejahatan serupa. Yusri menyebut pihaknya akan mengejar para pelaku yang mencoba mencari keuntungan di tengah pandemi saat ini.

"Jangan cari keuntungan saat masyarakat sedang susah. Pak Kapolda sudah menyampaikan kami akan kejar sampai ke mana pun para pelaku yang menimbun obat yang dibutuhkan masyarakat rumah sakit. Apalagi tabung gas oksigen yang dibutuhkan, peredaran pun sudah kita awasi semuanya," pungkas Yusri.

Berita Terbaru

Cegah Karhutla, Balai Besar TNBTS Hentikan Sementara Kegiatan Syuting dan Event

Cegah Karhutla, Balai Besar TNBTS Hentikan Sementara Kegiatan Syuting dan Event

Selasa, 08 Sep 2026 11:01 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 11:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Demi meminimalkan risiko kebakaran hutan yang kian meningkat akibat kondisi cuaca kemarau ekstrem, Balai Besar Taman Nasional Bromo…

Tekan Sampah Sekali Pakai, Pemkab Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill

Tekan Sampah Sekali Pakai, Pemkab Banyuwangi Kembangkan Sistem Refill

Selasa, 08 Sep 2026 10:42 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Sebagai langkah strategis dalam mengurangi sampah kemasan sekali pakai sejak dari sumbernya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Atasi Kemiskinan, Pemkab Madiun Percepat Penanganan Ribuan Unit RTLH

Atasi Kemiskinan, Pemkab Madiun Percepat Penanganan Ribuan Unit RTLH

Selasa, 08 Sep 2026 10:26 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, mempercepat penanganan unit rumah warga setempat yang…

Fenomena Antrean BBM Makin Panjang, Pemkab Jember Siapkan Skema WFH

Fenomena Antrean BBM Makin Panjang, Pemkab Jember Siapkan Skema WFH

Selasa, 08 Sep 2026 10:10 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Menindaklanjuti antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) semakin…

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Nganjuk Batasi Bawang Merah Masuk dari Luar Daerah

Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Nganjuk Batasi Bawang Merah Masuk dari Luar Daerah

Selasa, 08 Sep 2026 10:01 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 10:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan melindungi hasil produksi petani lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk, membatasi…

Bantu Warga Akses Harga Bapok Terjangkau, Pemkab Pasuruan Gencarkan Pasar Murah

Bantu Warga Akses Harga Bapok Terjangkau, Pemkab Pasuruan Gencarkan Pasar Murah

Selasa, 08 Sep 2026 09:56 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 09:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Melalui pasar murah yang digelar di Kecamatan Grati, pada 7-9 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan berkomitmen…