Jokowi Dikelilingi Oligarki Rakus dan Politisi Korup

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Abdillah Toha

Politisi senior PAN
Abdillah Toha Politisi senior PAN

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saya menilai bahwa Indonesia saat ini tengah dilanda multi krisis.

Dimana multi krisisnya? Diantaranya mulai dari pandemi Covid-19 yang semakin mengganas, ekonomi merosot, hingga rakyat kecil yang kian menderita.

Jadi kita saat ini sedang menghadapi multi krisis dan belum tampak tanda mereda.

Pandemi makin mengganas, ekonomi merosot, penegakan hukum gagal, fiskal terancam bangkrut, rakyat kecil menderita,”

Menurut penilaian saya keadaan pemerintahan Jokowi sekarang makin diperburuk oleh orang-orang disekelilingnya.

Dan orang-orang tersebut mulai dari staf-staf yang tidak kompeten, oligarki yang rakus, dan politisi yang korup.

Tidak hanya itu, keadaan pemerintahan Jokowi saat ini juga diperburuk dengan hukum yang gembos, komunikasi yang buruk, serta buzzer yang justru menjerumuskan.

Sementara itu, Jokowi dikelilingi oleh staf yang tidak kompeten,oligarki yang rakus,politisi korup dan sudah mulai kampanye pilpres.

KPK dan hukum yang gembos, komunikasi yg buruk, buzzer yang menjerumuskan,dan lain-lain.

Sebagai mantan anggota DPR saya menyarankan presiden Jokowi untuk berani mengambil sikap tegas dengan membersihkan pihak-pihak tersebut.

Satu-satunya nya jalan harus ada keberanian bersikap tegas dan membersihkan lingkungan bapak yang sakit.

Saya menyatakan seperti ini, karena Indonesia tengah dilanda pandemi Covid-19 yang semakin mengganas, hingga banyak menyebabkan kematian.

Keadaan ini makin diperburuk dengan masalah lain seperti ekonomi, dan lain sebagainya akibat dari pandemi Covid-19.

Berdasarkan data dari worldmometers.info pada Rabu, 07 Juli 2021, Indonesia menepati ranking ketiga di dunia dalam hal penambahan kasus harian Covid-19 sebanyak 34.379 kasus.

Sementara di urutan pertama ada Brazil dengan 54.002 kasus harian dan kedua India dengan 45.196 kasus.

Saya nyatakan tes seorang pemimpin adalah saat masa krisis. Ia meminta Jokowi tegas agar rakyat tetap mendukung.

Bapak presiden Jokowi yang saya hormati. Tes seorang pemimpin adalah pada masa krisis. Kita sedang menghadapi multi krisis dan belum tampak tanda mereda. Pandemi makin mengganas, ekonomi merosot, penegakan hukum gagal, fiskal terancam bangkrut, rakyat kecil menderita.

Menurut saya jika Jokowi tegas maka rakyat Indonesia akan mendukung Jokowi. Dan hal itu bisa membuat Indonesia keluar dari krisis.

Bila Jokowi bersikap tegas dan jelas, insyaAllah seluruh rakyat akan berada dibelakang bapak. Bapak tidak dipilih oleh partai tapi oleh rakyat. Jokowi bukan petugas partai. Sumber kekuasaan Jokowi dari rakyat, bukan partai. Hanya dengan itu kita semua akan keluar selamat dari krisis ini.

Sekali lagi saya katakan presiden Jokowo sekarang ini dikelilingi oleh staf-staf yang tidak kompeten, oligarki yang rakus, politisi korup dan sudah mulai kampanye pilpres, KPK dan hukum yang gembos, komunikasi yang buruk, buzzer yang menjerumuskan, dll. Satu-satunya jalan harus ada keberanian bersikap tegas dan membersihkan lingkungan Jokowi yang sakit.

(Abdillah Toha, menyatakan melalui cuitan di akun Twitter @AT_AbdillahToha, pada Kamis, 08 Juli 2021)

Berita Terbaru

Imbas Tak Penuhi Standar MBG, 10 Dapur SPPG di Beberapa Lokasi Bondowoso Kena Suspend

Imbas Tak Penuhi Standar MBG, 10 Dapur SPPG di Beberapa Lokasi Bondowoso Kena Suspend

Jumat, 13 Mar 2026 13:57 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 13:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Viralnya berbagai menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang viral di media sosial (medsos), kini sedikitnya operasional sebanyak 10…

Puskeswan di Surabaya Kebanjiran Penitipan Anabul Jelang Mudik Lebaran 2026

Puskeswan di Surabaya Kebanjiran Penitipan Anabul Jelang Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Mar 2026 13:48 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menjelang arus mudik lebaran 2026, salah satu di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) milik Pemerintah Kota Surabaya di Jalan Ikan…

Jelang Lebaran, Walikota Ning Ita Pastikan PNS hingga PPPK Paruh Waktu Terima THR

Jelang Lebaran, Walikota Ning Ita Pastikan PNS hingga PPPK Paruh Waktu Terima THR

Jumat, 13 Mar 2026 13:44 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 13:44 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kabar gembira bagi aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto. Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, memastikan seluruh…

Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, PLN Salurkan 1.000 Mushaf Al-Qur'an

Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, PLN Salurkan 1.000 Mushaf Al-Qur'an

Jumat, 13 Mar 2026 13:29 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 13:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Usung semangat berbagi dan menebar kebaikan di bulan Ramadhan, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melalui Yayasan Baitul Maal…

Program MBG Disorot, Emil Dardak Apresiasi Ketegasan BGN Suspend SPPG Bermasalah

Program MBG Disorot, Emil Dardak Apresiasi Ketegasan BGN Suspend SPPG Bermasalah

Jumat, 13 Mar 2026 13:11 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur merespons langkah pemerintah pusat yang melakukan penghentian sementara terhadap sejumlah Satuan…

Heboh! Polemik Aturan Nisan 'Dicoret Tanda Silang Merah' di TPU Kludan Sidoarjo

Heboh! Polemik Aturan Nisan 'Dicoret Tanda Silang Merah' di TPU Kludan Sidoarjo

Jumat, 13 Mar 2026 12:51 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Baru-baru ini warga di sekitaran Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Kludan, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo dihebohkan…