Imbas Kericuhan Penertiban PPKM di Bulak Banteng Baru, Begini Penampakannya. Ngeri!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kaca Mobil Patroli Polsek Kenjeran yang rusak akibat amukan masa. SP/ Ang
Kaca Mobil Patroli Polsek Kenjeran yang rusak akibat amukan masa. SP/ Ang

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kericuhan yang terjadi pada hari Sabtu, (10/7/2031) dini hari, di  Jl. Bhinneka Raya, (perbatasan suropati dan bulak banteng baru) mengakibatkan dua mobil petugas rusak akibat lemparan batu dari masyarakat 

Pantauan Surabaya Pagi, kericuhan tersebut dipicu saat petugas hendak memberikan sanksi penyitaan KTP terhadap salah satu warung di wilayah tersebut. Pemilik warung yang tidak terima di tertibkan langsung berteriak menantang petugas sehingga mengundang masa. Sontak, masa yang melihat langsung mengerumuni petugas dan meneriaki petugas dengan kata - kata kasar.

"Duh duh nyare pesse cek mlarattah mak gik eyojeh deyeh (Duh duh nyari uang susah banget gini kok masih diusir seperti ini)", ujar salah satu warga.

Petugas sempat kesulitan meloloskan diri dari kejaran warga. Kerumunan warga menghalang - halangi jalan petugas, bahkan didepan mobil polisi warga sempat memalangkan kursi kayu panjang guna menghalang mobil berjalan. melihat situasi yang semakin tidak kondusif petugas pun memutuskan mundur.

Dalam pantauan Surabaya Pagi, mulanya oknum warga sempat melempar gelas air mineral dan mengenai salah satu petugas. Petugas sudah meminta untuk tidak ada aksi lempar tetapi tidak digubris.

"Sudah setop sudah setop jangan jadi lempar lempar", ujar salah satu petugas.

Warga yang jumlahnya jauh lebih banyak daripada petugas terus mendesak bahkan merusak mobil polisi. Kaca belakang mobil polisi pecah diduga karena dipukul menggunakan sadel sepeda yang terdapat besi hingga kaca belakang pecah. Selain mobil polisi, mobil operasional kecamatan pun menjadi sasaran kemarahan warga. Lemparan batu mendarat di mobil berwarna hitam tersebut sehingga menyebabkan kaca belakang pecah.

Menanggapi kejadian ini, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan bahwa pihaknya masih menindak lanjuti kejadian ini.

"Masih kami tindak lanjuti mas", ujar Ganis singkat saat dihubungi via whatsapp oleh Surabaya Pagi, Minggu (11/7/2021). (ang/cr/dsy)

Berita Terbaru

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Minat Konsumen Nyaris Nol, Lamborghini Batalkan Peluncuran Konsep Mobil Listrik Murni

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru-baru ini, merek kendaraan mewah Lamborghini membuat kejutan dengan memperkenalkan konsep mobil listrik, arah strateginya kini…

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Honda Navi Tetap Jadi Motor Mini Favorit di AS, Hadirkan Warna Baru 2026

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Honda dalam beberapa tahun terakhir menjadi salah satu sepeda motor kecil paling menonjol dan…

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Libatkan Peran PA Kota Madiun, Pemkot Komitmen Tingkatkan Edukasi Hukum Islam

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dalam rangka penguatan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di bidang hukum islam, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur yang…

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

PT Weichuang Kantongi Izin Kawasan Berikat, Serap 120 Tenaga Kerja

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 12:00 WIB

‎SURABAYA PAGI, Ngawi – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melalui Kanwil DJBC Jawa Timur II menerbitkan izin fasilitas Kawasan Berikat pertama tahun 2026…

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Lewat Program ‘Wenak’ Banyuwangi Bantu Ribuan Usaha Warung Rakyat

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Dalam rangka mengembangkan usaha pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha yang masih berkembang, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,…

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Cegah Potensi KLB Terkait Keamanan Pangan, Pemkab Ponorogo Perketat Operasional SPPG

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 11:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Guna mencegah potensi kejadian luar biasa (KLB) akibat persoalan keamanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa…