POGI dan WHO Rekomendasikan Vaksin Sinovac Aman Bagi Ibu Hamil

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu ibu hamil yang tengah disuntik vaksin asal China, Sinovac. SP/ SBY
Salah satu ibu hamil yang tengah disuntik vaksin asal China, Sinovac. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) telah mengeluarkan rekomendasi agar ibu hamil untuk segera divaksinasi Covid-19. Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), vaksin seperti Pfizer, Moderna, AstraZeneca hingga vaksin Sinovac, aman digunakan untuk ibu hamil.

Sekjen POGI, dr Budi Wiweko, SpOG(K)-FER, MPH menuturkan, vaksin berteknologi inactivated telah terbukti aman bagi ibu hamil.

"Vaksin yang selama ini ibu hamil dapatkan adalah vaksin batuk pertusis, vaksin influenza itu sangat amat tidak ada KIPI yang bermakna sehingga jelas digarisbawahi bahwa ibu hamil tidak boleh mendapatkan vaksin yang berasal dari atau virus yang hidup," kata Wiweko, Minggu (11/7/2021).

Sementara itu, WHO menyatakan vaksin Sinovac aman untuk ibu hamil. "Dari leaflet-nya WHO di interm guidance WHO disebut kan bahwa Sinovac itu aman, tidak ada efek yang membahayakan pada studi binatang yang hamil jadi tidak ada efek menghambat pertumbuhan janin dan lainnya," ungkap Wiweko.

Kendati demikian, pemberian vaksin pada ibu hamil nantinya juga tidak boleh sembarangan, karena tetap memerlukan skrining kesehatan terlebih dulu. Selain itu, pemberiannya pun harus dilakukan di bawah pengawasan dokter kandungan.

Namun, mengacu pada studi di the New England Journal of Medicine, semua non-live vaccine atau vaksin dengan virus yang sudah mati bisa diberikan untuk ibu hamil.

"Vaksin Covid-19 yang saat ini sudah disetujui seperti Pfizer, Moderna, Astrazeneca, Sinovac, dan Sinopharm aman diberikan kepada ibu hamil," kata dia.

"Kami tinggal menunggu dukungan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)," lanjut dia.

Meski demikian, POGI tetap mengimbau ibu hamil dengan komorbid untuk tetap memeriksakan diri ke petugas kesehatan sebelum divaksinasi.

Selain itu, dia mengatakan, kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) pada ibu hamil yang divaksin juga lebih rendah dibandingkan kelompok orang yang tidak hamil.

"Data yang kami terima dari ibu hamil yang diberikan vaksin Pfizer dan Moderna sebagian besar hanya mengalami nyeri pada lokasi penyuntikan saja." "Tidak ada efek berbahaya lainnya," kata dia.

Selain itu, Ditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi meminta ibu hamil dan anak-anak disiplin menerapkan protokol kesehatan dan tetap tinggal di rumah. Ia mengingatkan bahwa belakangan ini terjadi peningkatan kasus Covid-19 pada kelompok tersebut.

"Mengimbau masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat dan untuk tetap di rumah saja, terutama pada kelompok usia anak-anak dan ibu hamil mengingat kasus Covid-19 pada kelompok ini cenderung meningkat," kata Nadia. Dsy14

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…