IGD Ditutup, Pasien Covid-19 di RSUD dr Soetomo Menumpuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pemandangan sore hari di halaman RSUD dr Soetomo yang terlihat penuh dengan pasien rawat inap
Pemandangan sore hari di halaman RSUD dr Soetomo yang terlihat penuh dengan pasien rawat inap

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dampak beberapa rumah sakit yang sudah menutup IGD berimbas kepada IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo, Surabaya. Minggu (11/7/2021) siang kemarin, IGD RS milik Pemprov itu terus mengalami penumpukan pasien. Bahkan, penumpukan hingga terjadi di halaman depan RSUD Soetomo. Hal itu lantaran rujukan penderita Covid-19 dengan gejala sedang-berat terus berdatangan.

Dari pantauan Surabaya Pagi di lokasi, Minggu (11/7/2021) siang hingga sore, halaman depan yang beberapa minggu kemarin, tidak sampai meluber pasien. Kini, pasien Covid-19 meluber di teras halaman dekat lobi pintu masuk.

Bahkan, mereka keleleran di lantai dengan tabung oksigen sembari menunggu antrian untuk dirawat. "Ini sudah masuk sejak Sabtu malam, tapi sampai sekarang belum masuk mas. Antri," ucap salah satu keluarga yang ditemui Surabaya Pagi, menunggu diluar halaman, Minggu (11/7/2021).

Kejadian itu dikonfirmasi langsung oleh Dirut RSUD dr Soetomo, dr Joni Wahyuhadi. Selain itu, ia mengatakan penumpukan pasien juga disebabkan karena sejumlah RS lain di Surabaya, tengah menutup layanan IGD-nya karena tak sanggup lagi menampung pasien.

"Banyak RS sekitar kami tutup IGD-nya karena tidak mampu lagi melayani dengan berbagai alasan. Sehingga ke Soetomo semua," kata Joni, Minggu (11/7/2021).

Saat ini, tambah Joni, RSUD dr Soetomo tengah merawat 566 pasien Covid-19. Penumpukan itu bahkan hingga membuat gedung IGD tak muat menampung banyaknya orang yang datang. Sejumlah pasien bahkan harus dirawat di lantai beralaskan kasur, hingga di selasar IGD.

Pihaknya pun membangun kontainer untuk triage yang berlokasi di depan IGD. Jumlah kontainer yang disiapkan sebanyak 5 unit. Masing-masing kontainer mampu menampung 5 pasien Covid-19 dengan gejala sedang.

Hal ini terlihat saat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi dr Joni Wahyuhadi, saat meninjau lebih dekat kondisi kontainer yang disiapkan menampung pasien Covid-19.

"Beberapa hari yang lalu, saya mendapat informasi bahwa UGD di beberapa rumah sakit di Surabaya ditutup karena sudah overloaded. Saya sudah menyampaikan kepada Dokter Joni bahwa UGD RSUD Dr Soetomo harus tetap memberikan layanan. Teman-teman bisa melihat pasien sampai meluber di selasar maka setelah tempat ini siap mereka akan segera dipindahkan ke triage ini," kata Gubernur Khofifah saat melihat kontainer UGD di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Minggu, (11/7).

Di tengah situasi sulit, Gubernur Khofifah bersyukur sekaligus mengucapkan terima kasih karena ada pihak yang menyumbangkan kontainer. Kontainer itu, kata Khofifah, disulap menjadi triage UGD untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala sedang.

Tidak hanya itu, sejak dua pekan lalu, RSUD dr Soetomo juga sedang menyiapkan area parkir sisi utara, untuk memberikan layanan keperawatan bagi pasien Covid-19.  Area parkir ini akan dijadikan ruangan High Care Unit (HCU), untuk pasien bergejala sedang dan berat. Mesin-mesin anestesi yang biasa ada di ICU akan disiapkan untuk membantu kebutuhan intensif care di ruangan ini.

"Mesin anestesi kami punya banyak, mesin-mesin ICU, ventilator kami punya banyak. Hanya tempatnya yang kita relokasi dari ICU pasien non Covid-19 menjadi pasien Covid-19," ucapnya.

Joni mengatakan, ruang perawatan di gedung parkir ini  sanggup menampung hingga 200 pasien. Ia memperkirakan area tersebut bisa mulai beroperasi pada pekan depan.  "Gedung parkir bisa muat 200 tempat tidur. InsyaAllah minggu depan akan teratasi," katanya. ang/by/cr2/rmc

Berita Terbaru

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Rakor Pengawasan Perizinan HOREKA, Ning Ita Dorong Optimalisasi Potensi PAD Kota Mojokerto

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan pengawasan dan monitoring e…

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Enam Jam Lebih Digeledah KPK, Kanwil ATR/BPN Jatim Dijaga Brimob Bersenjata Lengkap

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 17:31 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menggeledah Kantor Wilayah (Kanwil) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional …

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

15 Warga Datangi Perumda Pasar Joyoboyo, Ajukan Permohonan Sewa Kios! Siap Ganti Pedagang Nakal

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sekitar 15 calon pedagang mendatangi kantor Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, Kamis (24/9). Mereka ingin menyewa kios atau los…

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

2.500 Personel Disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 di Madiun Kota

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Sebanyak 2.500 personel gabungan TNI, Polri, dan instansi terkait disiagakan dalam Operasi Aman Mataraman Semeru 2026 untuk m…

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

KPK Telusuri Aset Maidi, Jemakir Ditanya Soal Alfamart 

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:46 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aset milik Wali Kota Madiun nonaktif Maidi. Dalam pemeriksaan ter…

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Evaluasi Satgas MBG Ponorogo, IPAL dan SDM Jadi Catatan

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, memimpin langsung rapat evaluasi penting terkait percepatan pembangunan dapur…