Kantor Inspektorat Trenggalek Lockdown Sementara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengumuman penghentian sementara aktivitas di Kantor Inspektorat Trenggalek.
Pengumuman penghentian sementara aktivitas di Kantor Inspektorat Trenggalek.

i

SURABAYAPAGI.COM, Trenggalek - Lima pegawai terkonfirmasi positif covid-19 membuat kantor Inspektorat Trenggalek lockdown sementara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Trenggalek Edif Hayunan Siswanto, mengatakan penutupan sementara kantor inspektorat dilakukan selama 14 hari, terhitung mulai 12-26 Juli. Seluruh pegawai wajib menjalankan isolasi mandiri (isoman) di tempat tinggal masing-masing.

"Karena pegawai yang positif itu tersebar di semua bidang, ada kemungkinan meluas, sehingga kebijakan kantornya ditutup sementara," kata Edif, Senin (12/7/2021).

Menurutnya pascapenutupan kantor inspektorat, Satpol PP dan Kebakaran Trenggalek melakukan upaya sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan. Tak hanya Inspektorat, disinfeksi juga dilakukan di kantor diskominfo serta Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Trenggalek.

Edif menambahkan dalam lingkup perkantoran di sekitarnya, hanya inspektorat yang ditutup, sedangkan kantor lain masih tetap buka seperti biasa. "Seperti kantor kami di kominfo menerapkan 25 : 75, artinya 25 persen WFO dan 75 persen WFH," jelasnya.

Lebih lanjut mantan Camat Panggul ini menjelaskan, paparan COVID-19 tidak hanya terjadi di Kantor Inspektorat Trenggalek , namun juga terjadi di kantor dinas pendidikan pemuda dan olahraga (Disdikpora).

"Di disdikpora dilaporkan ada 12 orang yang positif COVID-19, namun empat orang sudah selesai isolasi mandiri, sehingga sekarang tinggal 8 orang," jelasnya.

Sementara di lingkup Pemkab Trenggalek saat ini juga tengah dilakukan pembatasan aktivitas perkantoran. Beberapa kantor organisasi perangkat daerah menerapkan WFO 25 persen, namun untuk kantor layanan masih diizinkan untuk WFO 100 persen.

"Dinas yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat masih bisa masuk 100 persen, tapi dengan protokol kesehatan yang ketat," imbuhnya.

 

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…