ANALISA BERITA

Pengumuman Menkeu Tambah Picu Keresahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agus Mahfudz Fauzi

Sosiolog Universitas Negeri Surabaya
Agus Mahfudz Fauzi Sosiolog Universitas Negeri Surabaya

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saya menilai situasi di lapangan akibat PPKM ini menimbulkan akumulasi kemarahan dimana- mana. Mereka yang marah karena merasa terganggu kehidupannya, salah satu tentang usaha dan pekerjaannya. Namun mereka ini adalah  sebagian masyarakat yang belum bersinergi dengan program pemerintah.

Saya melihat simpul problemnya bagi sebagian yang marah karena kerugian mereka tidak diganti secara langsung. Pemerintah yang tak siapkan bantuan lebih dulu.

Seandainya diganti pun belum tentu semua terselesaikan. Sebab ini kehidupan yang tidak seperti biasanya atau kehidupan normal seperti sebelumnya.

Disaat kondisi rakyat seperti ini, Menkeu malah mengumumkan pandemi bakal panjang dan pertumbuhan ekonomi melamban. Secara psikologis, pengumuman dari Menkeu bisa tambah memicu keresahan publik.

Menurut saya, lebih baik pemerintah memberikan solusi-solusi bagi problem masyarakat sekarang. Pengumuman meresahkan dari pemerintah harus diimbangi solusi yang menggembirakan untuk masyarakat.  

Saat ini yang terpenting bisa mengubah mindset masyarakat bahwa Covid-19 adalah musuh bersama, sehingga masyarakat bisa terlibat. Sayangnya pemerintah membuat hal yang membuat masyarakat merasa minta diperhatikan.

Saran saya, apa yang menjadi kebijakan pemerintah dahulu yaitu berdamai dengan Covid-19, atau hidup bersama Covid-19 dalam New Normal itu perlu dijadikan mindset, sebab kalau kita merespon Covid-19 seperti virus lainnya maka kehidupan kita sudah antisipatif dengan pandemi covid 19.  ana/cr3/rmc

Berita Terbaru

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Kesehatan Gigi Jadi Kunci Tumbuh Kembang Anak, Ketua TP PKK Madiun Ingatkan Peran Ibu

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 20:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kesehatan gigi dinilai menjadi salah satu faktor penentu untuk mencegah stunting dan mendukung tumbuh kembang anak. Karena itu K…

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Komisi D Segera Turun Tangan Atasi Kelangkaan Solar di Tingkat Petani dan Nelayan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – Komisi D DPRD Jawa Timur memastikan akan turun tangan menyikapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar yang t…

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAI.com, Blitar – Gempa berskala 5.6 SR di Pacitan sore tadi ( Sabtu 27 Juni 2026), pihak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun p…

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Kode "PWL" Terungkap di Sidang, Saksi Sebut Proyek PL Dikonsultasikan ke Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 16:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sidang dugaan korupsi berkedok CSR yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi mengungkap adanya kode “PWL” atau Petunjuk Pak Wali…

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Rochim Kerjakan Urugan TPA Tanpa Kontrak, Saksi Sebut Atas Petunjuk Maidi

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 15:27 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Maidi disebut memberi petunjuk langsung terkait pengerjaan urugan di TPA Winongo senilai Rp600 juta yang diklaim sebagai CSR dari PT…

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

DPRD Jatim Soroti Serapan APBD Tidak Maksimal di Proyek Infrastruktur dan BTT

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

Sabtu, 27 Jun 2026 12:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA – DPRD Jawa Timur menyoroti masih adanya anggaran daerah senilai Rp2,05 triliun tidak terserap hingga akhir Tahun Anggaran 2025. R…