Nunggak Sejak Awal 2021, DPRD Surabaya Minta Insentif Nakes Segera Dicairkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tenaga kesehatan membutuhkan dukungan berupa insentif yang menunggak sejak awal 2021. SP/ME/ARIE BASUKI
Tenaga kesehatan membutuhkan dukungan berupa insentif yang menunggak sejak awal 2021. SP/ME/ARIE BASUKI

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Sekretaris Komisi B DPRD Surabaya Mahfudz meninta agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera mencairkan insentif para tenaga kesehatan yang bertugas menangani pasien COVID-19 di rumah sakit dan puskesmas di Kota Surabaya. Karena dinilai saat ini tenaga kesehatan membutuhkan dukungan berupa insentif yang menunggak sejak awal 2021.

"Dukunglah nakes dengan cara mencairkan insentif bukan dengan tulisan-tulisan (karangan bunga). Kasihan nakes, belum terima insentif mulai Januari sampai sekarang," kata Mahfudz di Surabaya,kemarin.

 Menurut dia, pihaknya berani mengatakan seperti ini karena beberapa hari yang lalu berkeliling di puskesmas-puskesmas yang membuka pelayanan 24 jam.  "Salah satu yang dikeluhan para nakes di puskesmas adalah insentif belum dibayar," ujaranya.

Mahfudz mencontohkan, kasus ini terjadi di Puskesmas Pucang Sewu dan Puskesmas Ngagel Rejo, yang menjadi sasaran pantauannya. "Insentif mereka di bulan November dan Desember 2020 baru di bayarkan bulan ini. Sedangkan insentif mulai awal tahun 2021 belum dibayar," katanya.

Untuk itu, lanjut dia, tidak cukup memberikan semangat kepada nakes dengan kata-kata atau tulisan dalam karangan bunga, melainkan dengan mencairkan insentif mereka. "Mereka (nakes) ini bekerja taruhannya nyawa," katanya.

Meski demikian, Mahfudz mengapresiasi kebijakan Pemkot Surabaya yang telah membuka lowongan tenaga kesehatan di tengah kondisi darurat COVID-19.  "Akan tidak manusiawi ketika puskesmas buka 24 jam namun jumlah nakesnya tetap. Setidaknya ditambah 4 sampai 6 orang," katanya.

Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan saat di konfirmasi wartawan melalui Whatsapp mengaku pihaknya akan menindaklanjuti persoalan tersebut. Namun, Hendro mengatakan yang pasti insentif nakes itu sudah dianggarkan. "Saya belum cek, tapi alokasi anggaran sudah ada semua. Pencairan ada di Dinkes dan BPKPD," katanya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama jajarannya di Pemkot Surabaya sebelumnya telah mengirim karangan bunga ke rumah sakit dan puskesmas di Surabaya. Karangan bunga yang terdapat tulisan bermacam-macam itu, merupakan bentuk dukungan terhadap nakes yang selama ini sudah berjibaku dalam menangani COVID-19. 

Adapun tulisan dalam karangan bunga itu bermacam-macam di antaranya "Teruntuk semua tenaga medis di puskesmas, pahlawan kemanusiaan sejati di masa pandemi COVID-19", "Mari bersama, kita lawan COVID-19", "Dari kami yang selalu bersamamu dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta jajaran pemkot Surabaya".sb3/na

Berita Terbaru

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…