Bosan Merantau, Sukses Bisnis Kerupuk Singkong

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Muhammad Ishak Abdul Aziz. SP/ SBY
Muhammad Ishak Abdul Aziz. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Muhammad Ishak Abdul Aziz adalah seorang pengusaha Kerupuk singkong “Ewong” yang ia kembangkan dan inovasi hingga mampu menembus pasar regional.  Penjualannya mampu menjangkau di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat. 

Bisnis itu bermula saat Ia merasa bosan karena terus merantau dengan hasil yang masih dibilang kurang. Karena menurutnya bertahan di desa tanpa pekerjaan jelas, sama halnya merawat kemiskinan.

Lalu, Ishak melihat potensi panen singkong yang melimpah di desanya. Sementara harga singkong selalu jatuh setiap kali panen raya. Ia berinisiatif mengolahnya untuk meningkatkan nilai jual produk itu.

Bahan baku untuk membuat kerupuk tersebut memang berasal dari singkong (ketela). Namun karena cara mengolah dan memasaknya diberi bumbu khusus, maka citarasa kentang akan muncul. “Makanya kerupuk kami dikenal dengan istilah kerupuk singkong rasa kentang,” ujarnya.

Mengenai pemasaran, Ishak mengaku tidak mengalami hambatan. Pasalnya para pembelinya langsung datang ke rumahnya dengan memesannya, sehingga Ishak tinggal mengirim ke alamat para distributor. Respon pasar terhadap kerupuk mentahnya ternyata bagus. Kerupuknya diakui enak dan renyah.

Berkat kegigihan Ishak, usahanya terus berkembang seiring dengan naiknya permintaan. Karena itu, Ishak bisa merekrut banyak pemuda dan ibu rumah tangga di desanya untuk bekerja di pabriknya.

Dari 10 kilogram perhari di awal merintis usaha, kini ia rata-rata memproduksi 1,5 ton singkong pertiga hari. Kerupuk Ewong dikirim ke berbagai daerah hingga Bandung dan Jakarta. Ia bisa menjual 10 ribu bungkus krupuk singkong mentah perbulan dengan harga perbungkus Rp 4500. Pengusaha sukses yang satu ini mampu meraih omzet hingga Rp 45 juta per bulan.

Ishak kini bukan hanya berhasil mandiri di desa tanpa merantau, namun juga membuat warga lain yang bekerja padanya tak lagi tertarik merantau ke kota.

Ishak berhasil menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga desa, bahkan yang tenaganya sudah tak laku di luar. Dari puluhan orang yang bekerja dengannya, beberapa di antaranya adalah wanita lanjut usia (lansia). Dsy3

Berita Terbaru

Manfaatkan Momentum Harga Cabai Melonjak Naik, Petani di Jember Pilih Panen Lebih Awal

Manfaatkan Momentum Harga Cabai Melonjak Naik, Petani di Jember Pilih Panen Lebih Awal

Senin, 02 Feb 2026 12:51 WIB

Senin, 02 Feb 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat momentum harga cabai merah jenis sret yang saat ini melonjak naik membuat sejumlah petani di cabai di Desa Tanjungrejo,…

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Percepatan Digitalisasi dan Sertifikasi Aset Pemprov Jatim Mendesak

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Percepatan Digitalisasi dan Sertifikasi Aset Pemprov Jatim Mendesak

Senin, 02 Feb 2026 12:41 WIB

Senin, 02 Feb 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menilai percepatan digitalisasi dan sertifikasi aset Pemprov Jatim sebagai langkah mendesak…

Eksekutif dan Legislatif Belum Satu Frekuensi, Pansus BUMD DPRD Jatim Angkat Alarm

Eksekutif dan Legislatif Belum Satu Frekuensi, Pansus BUMD DPRD Jatim Angkat Alarm

Senin, 02 Feb 2026 12:21 WIB

Senin, 02 Feb 2026 12:21 WIB

Surabaya, SURABAYAPAGI.COM — Panitia Khusus (Pansus) BUMD DPRD Jawa Timur menyoroti rendahnya kontribusi sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap P…

Warga Bojonegoro Berburu Janur dan Ketupat Jelang Malam Nisfu Syaban

Warga Bojonegoro Berburu Janur dan Ketupat Jelang Malam Nisfu Syaban

Senin, 02 Feb 2026 11:59 WIB

Senin, 02 Feb 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Di sejumlah pasar tradisional banyak para penjual janur dadakan sudah mulai memenuhi lapak menjelang bulan Ramadhan di…

DPRD Gresik Pilih Tahan Pencairan Pokir Usai Dapat Masukan KPK

DPRD Gresik Pilih Tahan Pencairan Pokir Usai Dapat Masukan KPK

Senin, 02 Feb 2026 11:53 WIB

Senin, 02 Feb 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — DPRD Kabupaten Gresik mengonfirmasi bahwa anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan masih tercantum dalam dokumen p…

BPBD Catat Puluhan Rumah Warga di Pamekasan Diterjang Hujan dan Angin Kencang

BPBD Catat Puluhan Rumah Warga di Pamekasan Diterjang Hujan dan Angin Kencang

Senin, 02 Feb 2026 11:49 WIB

Senin, 02 Feb 2026 11:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pamekasan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan mencatat sebanyak puluhan rumah warga, lembaga pendidikan hingga…