Pulang Nyate, Warga Probolinggo Tewas Ditusuk Preman Mabuk

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Preman pelaku penusukan diamankan polisi.
Preman pelaku penusukan diamankan polisi.

i

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Hendrik (24), warga Desa Randupitu, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo tewas usai ditusuk preman saat pulang usai acara bakar sate bersama teman klub motornya.

Aksi penusukan tersebut terjadi di traffic light jalan Panglima Sudirman, Kota Probolinggo pada Kamis (22/7) dini hari.

Korban tewas setelah banyak kehabisan darah akibat mengalami lima luka tusuk. Tiga di bagian perut dan dua di kepala.

Tak kurang dari 24 jam, preman pelaku penusukan berhasil diamankan. Pelaku yang diketahui bernama Novan (22) warga Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polres Probolinggo Kota di jalan lereng Gunung Arjuno, Kabupaten Pasuruan. Ia hendak ke rumah temannya untuk sembunyi.

Pelaku merupakan residivis. Pelaku pernah ditahan dalam kasus penganiayaan terhadap temannya di traffic light, Kelurahan Pilang.

Saat menusuk korban dini hari tadi, Novan mengaku mabuk habis pesta miras bersama temannya. Ia sempat mengira bahwa korban merupakan temannya.

"Saat itu saya duduk habis pesta miras, dan kondisi mabuk, korban melintas saya kira teman saya. Saya kejar dan akhirnya terlibat perkelahian, dan langsung menusuk dengan pisau ke tubuh korban hingga berkali-kali saya lupa," ujar Novan di mapolresta, Kamis (22/7/2021).

Paur Humas Polres Probolinggo Kota Aipda Choirul menjelaskan Sebelumnya, korban mengikuti acara bakar sate dengan teman-teman klub motor. Saat pulang, korban dan seorang temannya melintas di traffic light daerah pertokoan King.

Di lokasi, ada seseorang yang mengacungkan pisau lipat. Pelaku mengejar korban menggunakan motor bebek hingga terjadi duel berdarah. Usai menusuk korban, pelaku kabur.

Tim identifikasi Satreskrim Polres Probolinggo Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi. Dari olah TKP, polisi mengamankan pisau lipat yang digunakan pelaku untuk menusuk korban hingga tewas.

“Kita masih melakukan penyelidikan dan anggota Opsnal Stareskrim Polres Probolinggo Kota masih memburu eksekutor dan 2 teman lain yang ikut mengejar korban. Satu orang kita amankan,” ujar Choirul.

Berdasarkan keterangan sekuriti bank di lokasi, awalnya terdengar suara pemuda cekcok. Saat ia mendekat, korban sudah terkapar dengan luka tusuk di perut dan kepala.

Sementara itu, saksi dan teman korban juga menerangkan, pelaku penusukan memiliki ciri bertato di wajah. Pelaku merupakan preman yang mangkal di pasar Gotong Royong.

"Saat perjalanan pulang, tepat di pertigaan traffic light di depan pertokoan King, gerombolan preman mengacungkan pisau. Nggak dihiraukan ternyata pelaku mengejar naik motor 2 berboncengan semua. Dan di TKP pelaku sama korban adu mulut dan terjadi perkelahian. Dan korban ditusuk oleh pelaku pakai pisau lipat. Pelaku kabur dan satu teman pelaku langsung saya amankan," kata teman korban, Roni Rudianto.

Wakapolres Probolinggo Kota, Kompol Mohamad Khoiril mengatakan, pelaku penusukan dijerat Pasal 338 KHUP subsider Pasal 351 KHUP Ayat 3 subsider Pasal 354 KHUP penganiayaan yang menyebabkan orang meninggal dunia. Dengan ancaman paling lama 8 tahun penjara.

Berita Terbaru

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Siswa SMPN 1 Jabon Sidoarjo yang Tak ikut ODL ke Jogja, Laksanakan ODL Mandiri di Griya Batik Sidoarjo

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

Rabu, 04 Feb 2026 08:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Siswa Siswi SMPN 1 Jabon Kabupaten Sidoarjo kelas 9 berangkat ke Yogjakarta untuk mengikuti kegiatan ODL (Outdoor Learning) pada…

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…