Rilis Sayembara Lukisan, Dikritik Habis-Habisan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vanessa Angel. SP/ JKT
Vanessa Angel. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Vanessa Angel baru saja merilis sayembara berhadiah kepada netizen yang dapat membuat lukisan foto keluarganya yang berisi suami serta anaknya, Bibi Ardiansyah dan Gala Sky Andriansyah.

"Guys, info dong kalau ada akun teman kalian yang bisa melukis foto kami di canvas ukuran size (p) 135 x 105 (L) atau ukuran lebih gede dari itu juga boleh banget," tulis Vanessa Angel di Instagram dan Twitter, Jumat (23/7/2021).

Selain itu, Vanessa juga akan memberikan hadiah Rp250 ribu untuk netizen yang mau merekomendasikan temannya kepada dirinya.

"Yg rekomendasiin temennya di komen & terpilih jg aku kasih uang 250.000. Makasih," tutup Vanessa.

Sementara untuk sayembara ini Vanessa Angel menjanjikan hadiah sebesar Rp 5 juta bagi karya terbaik yang dipilih sendiri oleh dirinya.

Meskipun sekilas sayembara itu terlihat keren dan seru, rupanya, sayembara Vanessa Angel menuai kritik dari salah satu seniman lukis, Guruh Ramdani.

Seniman yang juga seorang dosen ini sebenarnya mengapresiasi hadiah yang ditawarkan Vanessa Angel. Tetapi akan menjadi masalah bagi mereka yang karyanya tidak dipilih dan kemungkinan bisa sia-sia.

Guruh merasa bahwa Vanessa Angel akan mendapatkan banyak sekali karya dengan hanya membayar satu karya yang ia rasa terbaik.

"5 juta lumayan terutama bagi teman-teman yang sedang merintis karir berkesenian. Yang jadi masalah adalah, ini bukan order yang pasti, tapi seperti lomba, alias sudah berkarya mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya sendiri namun sama sekali tidak ada jaminan diapresiasi," tulis Guruh Ramdani.

Lebih lanjut Guruh mengimbau agar sayembara Vanessa Angel tersebut tidak usah diladeni karena tidak setara antara modal, proses pengkaryaan dengan apresiasi yang diberikan.

"Mintanya karya yang terbaik pula. Kalau mintanya yang terbaik, penghargaannya juga ya harus yang terbaik juga. Kalau seperti ini caranya, ya tidak usah diladenin", katanya.

"Dia hanya mengeluarkan secuil, namun akan banyak sekali karya yang terkumpul dan disia-siakan," pungkas Guruh. Dsy17

Berita Terbaru

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…